Osteofem

Farmasi-id.com > Obat & Nutrisi Tulang / Sendi > Osteofem

By | 22/06/2015

Kandungan
Calcitriol 0,25 mcg.

Indikasi
Osteoporosis Postmenopause.
Osteodistrofi ginjal pada gagal ginjal menahun.
Rakhitis karena kekurangan vitamin D.
Hipoparatiroid pasca bedah.
Hipoparatiroid Idiopatik.
Pseudohipoparatiroidisme.

Kontra Indikasi
Tidak boleh diberikan pada penderita dengan hiperkalsemia dan pada penderita yang hipersensitif terhadap calcitriol.

Kategori Keamanan Kehamilan
Kategori C: Penelitian pada hewan menunjukkan efek samping pada janin ( teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan belum ada penelitian yang terkendali pada wanita atau penelitian pada wanita dan hewan belum tersedia. Obat seharusnya diberikan bila hanya keuntungan potensial memberikan alasan terhadap bahaya potensial pada janin.

Kemasan
Kapsul lunak 0,25 mcg x 30’s

Dosis
Dosis optimal sekali sehari harus ditentukan secara hati-hati untuk setiap penderita berdasarkan nilai kalsium harian.
Osteoporosis Pasca-Menopause :
Dosis 0,25 mcg 2 kali sehari. Kadar kalsium dan kreatin serum harus dimonitor pada 1,3 dan 6 bulan setelah penggunaan dan kemudian tiap 6 bulan berikutnya.
Osteodistrofi Ginjal pada Penderita Dialisis :
Dosis awal 0,25 mcg sehari.
Pasien Lanjut Usia : tidak diperlukan penyesuian dosis khusus untuk pasien ini (hanya dianjurkan melakukan pemantauan kadar kalsium serum dan keratinin serum).
Bayi dan Anak-anak usia 1 sampai 5 tahun (dengan hipoparatiroidisme).
Dosis Lazim : 0,25 sampai 0,75 lg per hari.
Hipoparatiroidisme dan Rakhitis :
Dosis awal 0,25 mcg sehari diberikan pagi hari.

Produsen
Kalbe Farma

HARGA
Rp 165.000

Sekilas Tentang Kalbe Farma

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.