OSCETIN

Kandungan, Indikasi, Efek Samping, Kontra, Interaksi, Dosis, Obat Apa | FARMASI-ID.COM > Antiinfeksi (Sistemik) > Kloramfenikol > OSCETIN

Komposisi

Tiap kapsul mengandung 

Chloramphenicol 250 mg

Indikasi

Bruselosis, pneumonia bakteri, pertusis, meningitis non-TBC, demam tifus dan paratifus, skrub tipus, tifus epidemi, limfogranuloma inguinale, gastroenteritis pada bayi, laringotrakeobronkitis, disentri basil, demam Q, ornitosis, sifilis, gonore, tularemia, prostatitis, epididimitis bertukak, kolitis bertukak, trakom, pembantu pada operasi dan kebidanan.

Cara Kerja Obat

Chloramphenicol (Kloramfenikol) adalah antibiotik yang digunakan secara luas pada infeksi bakteri. Chloramphenicol adalah antibiotika jenis bakteriostatik dengan menghambat sistesis protein dengan cara menghambat aktivitas peptidil transferase dari ribosom bakteri, secara spesifik mengikat residu A2451 dan A2452 dari 23s rRNA subunit ribosom 50s untuk mencegah terjadinya ikatan peptida.

Kontra Indikasi

Oscetin (chloramphenicol) dikontraindikasikan terhadap pasien yang hipersensitf terhadap Chloramphenicol dan derivatnya. Sebaiknya tidak diberikan kepada pasien dengan gangguan fungsi ginjal dan hati. jangan menggunakan Oscetin (chloramphenicol) untuk pengobatan influenza, batuk pilek dan faringitis.

Efek Samping

Efek samping yang paling serius dari Oscetin (chloramphenicol) adalah anemia aplastik, meskipun jarang tetapi secara umum sangat fatal bila terjadi. Oscetin (chloramphenicol) juga menyebabkan tertekannya sumsum tulang belakang selama pemakaian, dan bisa menyebabkan leukemia (kanker darah atau kanker sumsum tulang) pada pemakaian dalam jangka waktu lama. pemberian secara Intravena bisa menyebabkan sindrom abu-abu pada bayi baru dilahirkan ataupun bayi prematur. efek lain Oscetin (Chloramphenicol) adalah hipersensitivitas, ruam,urtikaria, mual, muntah, diare, sakit kepala dan super infeksi.

Keamanan Penggunan Pada Wanita Hamil

Studi pada reproduksi hewan telah menunjukkan chloramphenicol memberikan efek buruk pada janin. tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi manfaat penggunaan obat lebih tinggi pepmebrian pada ibu hamil dapat diberikan meski terdapat potensi resiko.

Peringatan dan Perhatian

Oscetin (chloramphenicol) terdeteksi ikut keluar bersama ASI, sehingga jika memungkinkan pemakaian Oscetin (chloramphenicol) selama menyusui sebaiknya dihindari. Hati-hati memberikan Oscetin (chloramphenicol) kepada wanita hamil, pasien dengan fungsi ginjal yang buruk, neonatus, dan bayi prematur. Pemakaian dengan jangka waktu lama perlu dilakukan pemeriksaan hematologik berkala. Hati-hati terhadap kemungkinan super infeksi dengan jamur dan bakteri.

Interaksi Obat

Oscetin (Chloramphenicol) berinteraksi dengan obat-obat seperti : dikumarol, fenitoin,tolbutamid,fenobarbital dan sejenisnya

Dosis

Dewasa, Anak, bayi > 2 minggu 50 mg/kg BB/hari dalam 3-4 dosis bagi, bayi < 2 minggu dan prematur 25 mg/kg BB/hari dalam 4 dosis.

Kemasan dan Sediaan

Dus, botol plastik @ 100 kapsul 250 mg

Izin BPOM

DKL0033200201A2

Produsen

Promedrahardjo Farmasi Industri