OREZINC

Farmasi-id.com > Sistem Gastrointestinal & Hepatobilier > Antidiare > OREZINC

Kandungan

Zn sulphate monohydrate.

Indikasi

Terapi komplementer untuk diare pada anak, dalam kombinasi dengan terapi garam rehidarasi oral.

Efek Samping

Penggunaan dosis tinggi & jangka panjang.

Interaksi Obat

Fe, tetrasiklin, kuinolon.

Dosis

Anak 6 bln-5 thn:

5 mL

<6 bln:

2.5 mL.

Semua dosis diberikan 1 x/hari.

Pemberian Obat

Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan: Paling baik diberikan selambat-lambatnya 1 jam sblm atau 2 jam sesudah makan. Dpt diberikan bersama makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI.

Kemasan dan Sediaan

Dus, botol @ 60 ml, sirup 20 mg/5 ml

Izin BPOM

DTL1233527637A1

Harga

Rp 25.000/botol

Produsen

Novell Pharmaceutical

Sekilas Tentang Zinc Sulphate

Zinc merupakan salah satu bentuk mineral yang dibutuhkan dalam jumlah kecil oleh tubuh. Zinc dibutuhkan untuk berbagai fungsi tubuh seperti memproduksi hormon, proses tumbuh kembang, sistem imunitas, dan proses pencernaan. Zinc juga bertindak sebagai agen anti inflamasi dan juga digunakan dalam terapi penyakit kronis seperti kanker dan penyakit jantung.

Keberadaan zinc di dalam tubuh ada di dalam jaringan dan dibutuhkan sel agar tetap sehat. Fungsinya seperti antioksidan dengan melawan radikal bebas, mencegah kerusakan sel, dan memperlambat penuaan. Kekurangan zinc dapat meningktkan risiko ketidaksuburan dan diabetes. Zinc tersedia dalam berbagai macam bentuk seperti zinc gluconate, zinc sulfate atau zinc acetate, namun kesemuanya memiliki keunggulan dan cara kerja yang sama.

Berikut adalah beberapa manfaat dari zinc sulphate:


  1. Meningkatkan imunitas dan menyembuhkan flu.

  2. Antioksidan.

  3. Menyeimbangkan hormon.

  4. Membantu melawan diabetes.

  5. Memelihara kesehatan jantung dan pembuluh darah.


  1. Mencegah diare.

  2. Meningkatkan kesuburan baik pria maupun wanita.

  3. Membantu penyerapan nutrisi dan proses pencernaan.

  4. Meningkatkan kesehatan hati.

  5. Membantu perkembangan dan perbaikan otot tubuh.

Sumber: tiram, daging merah, unggas, seafood (kepiting dan lobster), sereal, kacang-kacangan, biji-bijian, produk susu.

Sekilas tentang diare

Diare merupakan penyakit di mana penderita mengalami buang air besar yang sering dan masih memiliki kandungan air berlebihan. Kondisi ini dapat merupakan gejala dari luka, penyakit, alergi (fructose, lactose), penyakit dari makanan atau kelebihan vitamin C dan biasanya disertai sakit perut, dan seringkali enek dan muntah. Diare dapat disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, cacing dan jamur, intoksikasi makanan yang mengandung bakteri atau toksin (makanan beracun), alergi susu sapi atau makanan tertentu, gangguan penyerapan (malabsorbsi) karbohidrat, lemak dan protein.

Diare (bahasa Inggris: diarrhea) juga didefinisikan sebagai sebuah penyakit di saat tinja atau feses berubah menjadi lembek atau cair yang biasanya terjadi paling sedikit tiga kali dalam 24 jam.

Di negara berkembang, diare adalah penyebab kematian paling umum kematian balita, dan juga membunuh lebih dari 2,6 juta orang setiap tahunnya.
sekilas tentang obat antidiare

Antidiare adalah obat tertentu yang menghentikan atau memperlambat diare. Antidiare hanya meredakan gejala diare, seperti peningkatan frekuensi dan urgensi ketika buang air besar, antidiare tidak menghilangkan penyebabnya. Hal ini berarti bahwa segera setelah Anda berhenti mengonsumsi antidiare, diare akan kembali muncul kecuali dan belum berhenti sebelum penyebabnya diatasi. Antivirus dapat bekerja dengan memperlambat kontraksi usus, meningkatkan waktu yang dibutuhkan untuk eksresi. Usus akan melakukan penyerapan, mengurangi kadar air tinja. Agen lain bekerja dengan mengangkat tinja, menambah volume dengan zat seperti serat.

Agen rehidrasi oral (oralit) juga dapat disebut sebagai antidiare; namun, ini tidak menghentikan atau memperlambat diare selain mengganti cairan yang keluar selama diare. Agen lain yang digunakan untuk membantu meringankan gejala diare termasuk agen antimotilitas atau agen antispasmodik. Agen antibakteri kadang-kadang dapat digunakan untuk mengobati diare yang disebabkan oleh infeksi spesifik, seperti campylobacter atau giardia; namun, ini tidak sering direkomendasikan atau dibutuhkan.