Oncoxin

By | Juli 8, 2019 | Farmasi-id.com > Nutrisi > Suplemen & Terapi Penunjang > Oncoxin

KAPSUL

Merek

SintesaHealth

Klasifikasi Obat

B

Kandungan dan Komposisi Oncoxin

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Berikut adalah kandungan dan komposisi dari Oncoxin:

Green tea extract 7.5 mg, Dry cinnamon extract 0.9 mg, Zinc sulphate 12 mg, Manganese sulphate 3 mg, Arginine 72 mg, Cysteine 25.5 mg, Ascorbic acid 19.8 mg, Pyridoxine 66 mcg, Guar gum 122.7 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Oncoxin

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Oncoxin:

Membantu meningkatkan toleransi tubuh dan mengurangi efek samping akibat terapi kanker.

Dosis dan Aturan Pakai Oncoxin

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Oncoxin:

Stadium Lanjut (Metastasis) : Dewasa : Kapsul : 3 kali sehari 1 kapsul (30 menit sebelum makan), dan Sirup : 3 kali sehari 25 mL (setelah makan) Dosis Pemulihan : Dewasa : 3 kali sehari 1 kapsul

Pemberian Obat Oncoxin

Berikan sebelum makan (Untuk Kapsul) Berikan setelah makan (Untuk Sirup)

Kemasan, Sediaan, dan Harga Oncoxin

Kapsul 300 mg x 90 x 1

 

SYRUP

Merek

SintesaHealth

Klasifikasi Obat

B

Kandungan dan Komposisi Oncoxin

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Berikut adalah kandungan dan komposisi dari Oncoxin:

Green tea extract 25 mg, Dry Cinnamon extract 3 mg, Zinc sulphate 80 mg, Manganase sulphate 4 mg, Arginine 640 mg, Cysteine 204 mg, Ascorbic acid 120 mg, Pyridoxine 4 mg, Glucosamine 2000 mg, Malic acid 1200 mg, Mono-ammonium Glycyrrhizinate 200 mg, Glycine 2000 mg, Calcium panthotenate 12 mg, Folic acid 400 mcg, Cyanocobalamin 2 mcg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Oncoxin

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Oncoxin:

Mengurangi resiko kanker terutama pada orang-orang yang mempunyai faktor resiko tinggi. Membantu meningkatkan toleransi tubuh dan mengurangi efek samping akibat terapi kanker.

Dosis dan Aturan Pakai Oncoxin

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Oncoxin:

Preventif : Dewasa : 1 kali sehari 25 mL Anak 6-12 tahun : 1 kali sehari 12.5 mL. Stadium Awal : Dewasa : 2 kali sehari 25 mL Anak-anak : 2 kali sehari 12.5 mL.

Pemberian Obat Oncoxin

Berikan sebelum makan

Kemasan, Sediaan, dan Harga Oncoxin

Sirup 500 mL x 1

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Oncoxin Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Oncoxin, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Oncoxin?

Jika Anda lupa menggunakan Oncoxin, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Oncoxin Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Oncoxin?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Oncoxin yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2015, 30 Juni). Oncoxin. Diakses pada 6 Juli 2020, dari https://www.farmasi-id.com/oncoxin/


Format MLA (Modern Language Association)

"Oncoxin". Farmasi-id.com. 30 Juni 2015. 6 Juli 2020. https://www.farmasi-id.com/oncoxin/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Oncoxin", 30 Juni 2015, <https://www.farmasi-id.com/oncoxin/> [Diakses pada 6 Juli 2020]


Bagikan ke Rekan Anda