Obat Tradisional Hepatitis (Lever)

By | September 10, 2020 | Farmasi-id.com > Herbal > Obat Tradisional Hepatitis (Lever)

Pada tulisan kali ini admin akan membahas tentang obat tradisional hepatitis (lever).
Penyakit hepatitis umumnya disebabkan oleh virus yang langsung menyerang hati dan selanjutnya tinggal dan berkembang biak di organ tersebut.

Gejala hepatitis pada bayi dan anak-anak hampulir tidak kelihatan.Kadang hanya kelihatan letih, meriang sedikit, muntah-muntah dan kulit langsung kelihatan kuning.

Gejala hepatitis pada orang dewasa umumnya terlihat cepat lelah, mual, muntah dan meriang.Kadang disertai penurunan napsu makan, kepala pening, perut bagian atas nyeri seperti tertekan, air seni menjadi kuning pekat.Sebaliknya, kotoran BAB berwarna kuning pucat atau putih keabu-abuan.Selanjutnya mata yang berwana putih menjadi kuning.Lama kelamaan kulit juga berubah jadi kuning.Dalam pemeriksaan darah dilaboratorium akan terjadi peningkatan SGPT dan SGOT.Jika radang hati ini dibiarkan berkelanjutan akan terjadi sirosis (pengerasan hati) dan dalam jangka panjang sirosis bisa menjadi kanker hati.

Pantangan:
Sebaiknya penderita tidak memakan makanan berlemak termasuk santan dan gorengan.Makanan lain yang harus di hindari yaitu: Jeroan khususnya usus, kacang tanah, jambu mete dan Makanan pedas.Sebaliknya makanan manis seperti gula aren sangat baik untuk penderita hepatitis.Perbanyak makan buah-buahan dan sayuran kecuali nangka dan durian.

Sampulai saat ini baik secara medis maupun tradisional belum ditemukan obat untuk membunuh virus hepatitis.Pengobatan yang dilakuan hanya menjurus pada penguatan lever (hati) dan menurunkan SGOT dan SGPT menjadi normal.

Obat tradisional hepatitis (lever) yang sering dipakai adalah ramuan yang mengandung temulawak, meniran, sambiloto, pegagan.

Resep 1 Pengobatan Alami  Hepatitis (Lever)
Bahan:
Temulawak sebesar telur itik…………….1 biji (kering -+ 15 gr)
Meniran berikut akarnya………………… 3 batang
Adas manis…………………………………. 1/2 sendok teh
Kulit pulosari…………………………………1/4 jari tangan
Cara Meramu:
Cuci temulawak lalu kupas dan iris tipis. Rebus semua bahan dalam 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas. Angkat dan saring.
Aturan Pakai:
Minum ramuan obat herbal hepatitis  dengan dosis sebagai berikut:
– Anak umur 6-8 tahun, 3 kali sehari masing-masing 1/4 gelas.
– Anak umur 9-12 tahun, 3 kali sehari masing- masing 1/3 gelas.
– Umur 13 tahun keatas, 3 kali sehari @ 1/2 gelas.

Resep 2 Obat Herbal Hepatitis
Bahan:
Akar alang-alang………………………5 jengkal
Daun sanbiloto………………………….17 lembar
Meniran……………………………………2 batang
Temulawak sebesar telur ayam……..1 biji (kering 11 gr)
Cara meramu:
Kupas temulawak, cuci lalu iris tipis.Rebus semua bahan dengan 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas.Angkat dan saring.
Aturan Pakai:
minum ramuan dengan dosis sebagai berikut:
– Anak umur 6-8 tahun, 3 kali sehari @ 1/4 gelas
– Anak umur 9-13 tahun, 3 kali sehari @ 1/3 gelas.
– Umur 13 tahun keatas, 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Catatan:
Pilih resep 1 atau 2 dan lakukan secara teratur selama 2 minggu berturut-turut sesudah makan.Selanjutnya istirahat 2 hari.Setelah itu minum kembali ramuan obat hepatitis tradisional sampai SGPT dan SGOT menjadi normal kembali.

Resep 3 Obat Tradisional Hepatitis (Khusus Balita)
Bahan:
Daun pegagan bersama tangkainya ………. 7 lembar
Temulawak ……………………………………… 1/2 jari tangan
Gula aren dihaluskan …………………………. 1 sendok makan
Cara Meramu:
Kupas temulawak, cuci dan iris tipis.Rebus bersama pegagan dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas.Beberapa menit sebelum diangkat, masukan gula merah.Angkat dan saring.
Aturan pakai:
Minum ramuan obat tradisional hepatitis (khusus balita )dengan dosis sebagai berikut:
– Anak umur 1-2 tahun, 3 kali sehari, masing-masing 1 sendok makan.
– Anak umur 3-5 tahun, 3 kali sehari, masing-masing 2 sendok makan.

Demikian artikel resep obat hepatits tradisional ini.Semoga bermanfaat.

Powered by Farmasi-id.com

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Obat Tradisional Hepatitis (Lever) Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Obat Tradisional Hepatitis (Lever), yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Obat Tradisional Hepatitis (Lever)?

Jika Anda lupa menggunakan Obat Tradisional Hepatitis (Lever), segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Obat Tradisional Hepatitis (Lever) Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Obat Tradisional Hepatitis (Lever)?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Obat Tradisional Hepatitis (Lever) yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 10 September). Obat Tradisional Hepatitis (Lever). Diakses pada 4 Desember 2020, dari https://www.farmasi-id.com/obat-tradisional-hepatitis-lever/


Format MLA (Modern Language Association)

"Obat Tradisional Hepatitis (Lever)". Farmasi-id.com. 10 September 2020. 4 Desember 2020. https://www.farmasi-id.com/obat-tradisional-hepatitis-lever/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Obat Tradisional Hepatitis (Lever)", 10 September 2020, <https://www.farmasi-id.com/obat-tradisional-hepatitis-lever/> [Diakses pada 4 Desember 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Last Updated on

Category: Herbal Produsen, komposisi, dan klasifikasi Obat Tradisional Hepatitis (Lever):