Ob-ivy

By | Maret 6, 2021 |

Apa Kandungan dan Komposisi Ob-ivy?

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Ob-ivy adalah:

Per 100 mL Ekstr kering daun ivy 0.7 g, sorbitol soln 70%, K sorbate 0.134 g, citric acid.

Sekilas Tentang Citric Acid (Asam Sitrat) Pada Ob-ivy
Citric acid (asam sitrat) merupakan suatu zat yang biasanya terdapat pada buah jeruk, lemon, kiwi, strawberry, dan lain-lain. Asam sitrat memiliki manfaat antara lain:

  • Efektif dalam menghilangkan jerawat

  • Meningkatkan kesehatan ginjal

  • Antioksidan

  • Menyembuhkan infeksi tenggorokan

  • Menghasilkan energi

  • Meningkatkan imun tubuh

  • Menghilangkan sel kulit mati

  • Membantu meningkatkan kesehatan ginjal

  • Meningkatkan penyerapan mineral oleh tubuh

  • Anti aging (diaplikasan dalam bentuk masker wajah)

Sumber: lemon, limau, jeruk, anggur, kiwi, apel, stroberi, pir, ceri, rasberi dan jeruk keprok dan dalam sayuran seperti kentang, kacang polong, jamur, asparagus, dan tomat.

Sekilas Tentang Sorbitol Pada Ob-ivy
Sorbitol adalah suatu zat atau bahan pemanis pengganti gula dengan jumlah kalori yang relatif kecil. Jumlah kalori dalam satu gram sorbitol yaitu sekira 2 kalori saja. Di dalam tubuh, sorbitol diserap hanya sekira 50%-80% dan sisanya akan dipecah oleh bakteri dalam sistem pencernaan dan menghasilkan gas. Sorbitol banyak dijumpai sebagai salah satu komponen dalam komposisi berbagai produk seperti permen, obat-obatan, kosmetik, dan lain-lain. Sorbitol memiliki tingkat kemanisan 60% lebih rendah dari sukrosa dan harganya lebih murah dari xylitol.

Secara almi, sorbitol ini dijumpai pada berbagai buah seperti pir, kismis, aprikot, apel, persik, prem, dan kurma. Sorbitol kebanyakan dihasilkan dari proses sintesa reaksi pengurangan glukosa dari sirup jagung (sirup yang terbuat dari pati jagung). Sorbitol merupakan pemanis yang relatif aman untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Berikut ini beberapa manfaat sorbitol bagi kesehatan:

1. Mengurangi karies gigi akibat pemanis

Umumnya gula pemanis biasa dimetabolisme oleh bakteri pada rongga mulut sehingga bakteri berkembang biak dan menyebabkan karies dan plak. Dengan menggunakan pemanis alternatif seperti sorbitol, bakteri pada rongga mulut tidak dapat memetabolismenya sehingga mengurangi risiko karies dan plak sehingga aman bagi kesehatan gigi.

2. Mengatasi konstipasi

Sorbitol memiliki efek laksatif (pencahar) pada mereka yang terkena konstipasi. Sorbitol dapat menahan air dalam feses sehingga feses lebih lembut dan mempermudah pengeluarannya dari dalam tubuh.

3. Pemanis alternatif untuk penderita diabetes

Sorbitol hanya diserap sekira 50%-80% oleh sistem pencernaan dan kemudian dikonversi mejadi glikogen di dalam hati. Menurut penelitian, sorbitol tidak menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan tidak bergantung pada insulin untuk penyerapannya serta tidak menyebabkan hiperglikemia (tidak seperti glukosa atau sukrosa).

4. Menjaga kesehatan kulit

Sorbitol dapat melindungi keratinosit epidermis dari toksisitas osmotik yang diinduksi oleh sodium chloride sehingga secara signifikan meningkatkan kelembaban dan memperbaiki sel kulit yang rusak.

5. Menjaga kesehatan rambut dan kulit kepala

Sorbitol yang sering dijumpai ada pada komponen shampoo mampu mengikat kotoran dan minyak pada kulit kepala sehingga kotoran tadi lebih mudah larut dalam air dan menjaga kebersihan kulit kepala. Selain itu sorbitol dapat menjaga kulit kepala tetap lembab mencegahnya dari kekeringan, kotoran, dan risiko infeksi.

Sorbitol relatif aman jika digunakan hanya dalam jumlah kecil, namun jika digunakan terlalu banyak (20 g-50 g) dapat menimbulkan overdosis dengan gejala seperti diare, kram perut, dan masalah pencernaan lainnya.

Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Ob-ivy?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Ob-ivy adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Membantu meredakan batuk yang disertai dahak,

Sekilas tentang batuk
Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya.

Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernapasan, bahkan telinga). Kemudian reseptor akan mengalirkan lewat saraf ke pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan memberi sinyal kepada otot-otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi, hingga terjadilah batuk.

Berapa Dosis dan Bagaimana Aturan Pakai Ob-ivy?

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Ob-ivy:

Dws 5-7.5 mL 3 x/hari. Remaja >10 tahun & anak 6-9 tahun 5 mL 3 x/hari, 2-5 thn 2.5 mL 3 x/hari.

Bagaimana Cara Pemberian Obat Ob-ivy?

Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan.

Bagaimana Kemasan dan Sediaan Ob-ivy?

OB-Ivy soln, 100 mL x 1’s

Apa Nama Perusahaan Produsen Ob-ivy?

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Ob-ivy:

Ikapharmindo

Sekilas Tentang Ikapharmindo Putramas
PT Ikapharmindo Putramas merupakan suatu perusahaan farmasi yang didirikan oleh Drs. Titianus Winata pada 1969. Awalnya perusahaan ini hanyalah suatu toko ritel bahan kimia kemudian menjadi usaha apotek Santi dan kemudian berkembang dan mulai beroperasi sebagai perusahaan farmasi pada 1972. Produk yang dihasilkan seperti obat resep, obat OTC, produk kosmetik, produk perawatan bayi, dan lain-lain.

PT Ikapharmindo Putramas telah mendapatkan sertifikat GMP (Good Manufacturing Practices) untuk obat-obatan resep, obat bebas, produk nutraceutical dan kosmetik. Perusahaan ini memiliki fasilitas produksi di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.
Komentar

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *