Nutrimax Omega Complex 8 In 1

Farmasi-id.com > Nutrisi > Suplemen dan Nutrisi Jantung > Nutrimax Omega Complex 8 In 1

By | 21/08/2017

Kandungan dan Komposisi

Setiap 1 softgel mengandung:

  • ALA (Alpha Linolenic Acid) 220 mg
  • Salmon Fish Oil 200 mg
  • EPA (Eicosapentaenoic Acid) – Omega 3, 120 mg
  • DHA (Docosahexaenoic Acid) 80 mg
  • GLA (Gamma Linolenic Acid) – Omega 6, 96 mg
  • LA (Linoleic Acid) – Omega 6, 180 mg
  • Oleic Acid-Omega 9 150 mg
  • Natural Vitamin E (d-Alpha tocopherol) 50 IU

Kandungan Lain:

Coviox T-90, Soybean Oil

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

  • Membantu menormalkan kadar kolesterol, LDL/kolesterol jahat & trigliserida darah juga meningkatkan HDL/kolesterol baik
  • Membantu melancarkan sirkulasi darah, mencegah terbentuknya plak pada pembuluh darah, menormalkan tekanan darah dan
  • Mengoptimalkan fungsi jantung.
  • Sebagai prekursor zat prostaglandin (pengatur berbagai proses biokimiawi tubuh) untuk mengatasi peradangan pada penyakit arthritis (tulang dan sendi), alergi, asma dan gejala Pra Menstrual Syndrome/ PMS.

Dosis dan Aturan Pakai

1 kali sehari 1 kapsul lunak.

Pemberian Obat

Setelah makan.

Peringatan dan Perhatian

  • Dapat meningkatkan risiko perdarahan.
  • Hentikan pemakaian 2 minggu sebelum operasi.
  • Suplemen tidak menggantikan nutrisi dari makanan.

Cara Penyimpanan

  • Simpan dibawah suhu 30 derajat Celcius
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Kemasan dan Sediaan

Botol isi 30, 60 softgel

Izin BPOM

SI034304891

Harga

Rp 210.000/botol 30 softgel

Produsen

Bactolac Pharmaceutical INC – United States

Importir

PT Suryaprana Nutrisindo

Sekilas Tentang Vitamin E

  1. Mencegah rambut rontok.

  2. Melancarkan peredaran darah di kulit kepala.

  3. Menyeimbangkan produksi sebum.

  4. Menjaga kadar hormon.

  5. Mengurangi efek samping obat-obatan.


  1. Mengatasi diabetes.

  2. Memperbaiki kualitas sperma.

  3. Mencegah kulit terbakar.

  4. Menjaga kesehatan kuku.

  5. Mengatasi garis-garis halus dan kerutan.

Sumber: kuning telur, tahu, bayam, kacang tanah, kedelai, almond, alpukat, udang, labu, brokoli, dan minyak biji bunga matahari.

Sekilas Tentang D-Alpha Tocopherol (Vitamin E Nabati)

D-alpha tocopherol adalah vitamin E yang bersumber dari bahan-bahan nabati. Vitamin E yang tersedia dalam bentuk ini lebih baik penyerapannya di dalam tubuh dan lebih banyak manfaatnya dibandingkan vitamin E dalam bentuk lainnya.

Berikut beberapa manfaat dari d-alpha tocopherol (vitamin E nabati):


  1. Mencegah rambut rontok.

  2. Melancarkan peredaran darah di kulit kepala.

  3. Menyeimbangkan produksi sebum.

  4. Menjaga kadar hormon.

  5. Mengurangi efek samping obat-obatan.


  1. Mengatasi diabetes.

  2. Memperbaiki kualitas sperma.

  3. Mencegah kulit terbakar.

  4. Menjaga kesehatan kuku.

  5. Mengatasi garis-garis halus dan kerutan.

Sumber: minyak biji gandum, biji bunga matahari (dipanggang kering), kacang almond (dipanggang kering, hazelnut (dipanggang kering), kacang tanah (dipanggang kering), bayam, buah kiwi, mangga, brokoli, minyak jagung, tomat.

Sekilas Tentang Eicosapentaenoic Acid (EPA)

Eicosapentaenoic Acid atau yang disingkat dengan EPA adalah suatu bentuk dari asam lemak omega-3. Peran EPA dalam tubuh sangat vital yakni untuk menjalankan fungsi-fungsi membran biologikal dan sebagai prekursor beberapa regulator lipid dalam metabolisme sel. Beberapa mikroorganisme termasuk mikroalga (Monodus subterraneus, Chlorella minutissima dan Phaeodactylum tricornutum), jamur, dan bakteri laut memiliki atau memproduksi banyak EPA. Oleh sebab itu mikroorganisme ini dijadikan sebagai bahan utama dalam produksi EPA untuk tujuan komersial.

EPA sering digunakan pada produk suplemen dan obat untuk mengurangi kadar trigliserida dan kolesterol dalam darah. Secara umum EPA bermanfaat bagi penderita penyakit jantung, mencegah efek lanjutan akibat serangan jantung, gangguan psikologi dan mental (schizophrenia, gangguan kepribadian, depresi, hiperaktif, ADHD), mencegah darah membeku dengan cepat, mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan, mengurangi gejala menopause. Selain itu EPA juga bermanfaat untuk mempercepat pemulihan setelah operasi, memperkuat memori otak, menjaga kesehatan penderita kanker, dan mengurangi efek obat kemoterapi pada pasien kanker, dan lain-lain.

Jika dikombinasikan dengan DHA (docosahexaenoic acid), maka bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung, mengatasi irama jantung tidak normal, asma, kanker, gangguan menstruasi, hay fever, hipertensi, psoriasis, sindrom Raynaud's, rheumatoid arthritis, penyakit Crohn's, dan kolitis ulseratif. Sedangkan bila dikombinasikan dengan RNA dan L-arginine maka bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka setelah operasi.

Sumber alami yang mengandung EPA biasanya juga mengandung DHA. Beberapa sumber makanan yang kaya akan kandungan EPA seperti ikan makarel, herring, tuna, halibut, salmon, menhaden, dan cod liver.

Sekilas Tentang Minyak Ikan (Fish Oil)

Minyak ikan disebut juga sebagai asam lemak yang berasal dari hati beberapa jenis ikan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar DHA dan EPA dalam ikan atau suplemen minyak ikan memiliki beberapa manfaat, yaitu:


  1. Menurunkan kadar trigliserida.

  2. Memperlambat pembentukan plak pada pembuluh darah.

  3. Menurunkan tekanan darah.

  4. Mengurangi risiko serangan jantung.

  5. Menjaga kulit.

  1. Meningkatkan fungsi otak.

  2. Mencegah dan menunda demensia.

  3. Mencegah terjadinya peradangan.

  4. Melebarkan pembuluh arteri dan vena.

Sumber: ikan mackerel, tuna, salmon, sarden, herring, trout, dan cod.

Sekilas Tentang Docosahexaenoic Acid (DHA)

Docosahexaenoic Acid atau yang lebih banyak dikenal dengan sebutan DHA, adalah suatu jenis asam lemak omega 3. DHA dibutuhkan oleh otak dan juga perkembangan janin selama kehamilan dan bagi bayi. Selain itu secara umum, DHA dibutuhkan oleh segala rentang usia.

Tubuh dapat menghasilkan DHA namun dalam jumlah yang sangat kecil, sehingga diperlukan asupan dari luar baik dari makanan maupun suplemen untuk memenuhinya. Dalam tubuh manusia, DHA utamanya ada di dalam membran sel yang mana ia membuat membran dan ruang diantaranya menjadi lebih cair yang membuat sel saraf mampu mengirim dan menerima sinyal elektrik dengan lebih mudah. Jika jumlah DHA dalam tubuh kita cukup, maka sel saraf akan lebih mudah, lebih cepat, dan lebih efisien dalam berkomunikasi. Bila kita kekurangan DHA yang terjadi adalah akan memunculkan risiko gangguan fungsi otak, penglihatan, dan lain-lain.

Selama masa kehamilan, dibutuhkan DHA yang cukup agar otak janin dapat berkembang dengan baik yang mana DHA berperan penting dalam pembentukan dan perkembangan jaringan otak. DHA akan terakumulasi pada sistem saraf pusat agar mata dan otak dapat tumbuh dengan normal. Selain itu DHA berperan dalam aktivitas otak memproses informasi, mengingat, dan mengekspresikan emosi sehingga juga berpengaruh pada kemampuan individu dalam berinteraksi sosial, mengatasi masalah, perencanaan, dan kondisi emosional lainnya.

DHA mampu memperlambat proses degenerasi otak dan mengurangi risiko demensia pada orang lanjut usia, meningkatkan penglihatan dengan mengaktifkan protein rhodopsin, menjaga kesehatan jantung (dengan mengurangi kadar trigliserida, tekanan darah, kolesterol, dan menurunkan risiko disfungsi endothelial), mengurangi peradangan yang berkaitan dengan arthritis, menghambat pertumbuhan sel kanker, mengurangi gejala asma dengan menghalangi sekresi mucus dan menurunkan tekanan darah.

Sumber alami yang telah diketahui memiliki kadar DHA dalam jumlah tinggi antara lain ikan (makarel, salmon, herring), kerang, caviar, dan minyak ikan cod.

Sekilas tentang penyakit jantung

Penyakit jantung umumnya adalah setiap gangguan yang mempengaruhi jantung. Kadang-kadang istilah “penyakit jantung” digunakan secara sempit sebagai sinonim untuk penyakit arteri koroner. Penyakit jantung dalam arti luas mencakup berbagai jenis penyakit jantung, seperti angina, aritmia, penyakit jantung kongenital, penyakit arteri koroner, kardiomiopati dilatasi, serangan jantung (infark miokard), gagal jantung, kardiomiopati hipertrofik, regurgitasi mitral, prolaps katup mitral, dan stenosis paru.
Sekilas tentang nutrisi jantung

Mengonsumsi makanan sehat untuk jantung dan menjalani pola hidup sehat dapat membuat kita terhindar dari risiko terkena penyakit jantung. Pada saat uang bersamaan, risiko kematian akibat penyakit jantung pun akan berkurang. Selain mengonsumsi makanan sehat untuk jantung, yang tidak kalah penting adalah menghindari makanan siap saji dan serba instan.

Makanan cepat saji yang kaya kolesterol jahat dapat meningkatkan risiko penyumbatan saluran darah yang dapat berujung kepada serangan jantung. Demi menghindari risiko terkena penyakit jantung, kita tentu perlu menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan sehat, olahraga teratur, dan tidak merokok. Salah satu pola hidup sehat yang dapat kita jalani adalah mengonsumsi makanan sehat untuk jantung.

Lantas, apa saja makanan yang dimaksud?

Untuk menyehatkan jantung dan membantunya bekerja dengan kuat, senyawa fitonutrien yang terdapat pada sayur dan buah bisa bermanfaat. Senyawa ini membantu melindungi tumbuhan dari kuman, jamur, dan hama pengganggu. Sedangkan bagi manusia, senyawa ini dapat membantu tubuh bekerja dengan baik.

Berikut ini beberapa makanan yang mengandung fitonutrien.

1. Kacang

Perbanyak makan kacang, misalnya kacang merah, hingga tiga cangkir seminggu. Selain kaya akan fitonutrien yang baik untuk jantung, kacang-kacangan juga kaya akan kandungan serat dan air yang membuat kita cepat kenyang. Kondisi ini tentu membantu kita untuk tidak mengonsumsi lebih banyak kalori. Di samping itu, kacang-kacangan juga kaya antioksidan yang berperan mencegah kerusakan sel akibat paparan radikal bebas sebagai penyebab kanker, penyakit Parkinson, dan Alzheimer.

2. Biji-bijian utuh

Mengonsumsi biji-bijian utuh seperti gandum, beras merah, atau jagung sebagai sumber utama karbohidrat, dapat menurunkan risiko terkena berbagai penyakit. Misalnya, penyakit jantung, diabetes, beberapa jenis kanker, dan obesitas. Hal ini karena biji-bijian tersebut mengandung protein, serat, antioksidan, vitamin B, dan mineral. Mineral yang dimaksud adalah zat besi, zinc, dan magnesium.

3. Apel

Mengonsumsi 1-2 apel per hari diyakini dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Apel efektif mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh dan membantu mengatur gula darah. Hal ini karena terjadi karena selain mengandung fitonutrien, apel juga mengandung senyawa lain yang baik untuk jantung, yaitu epicatechin. Zat ini adalah senyawa yang kaya akan antioksidan dan dapat membantu mengurangi tekanan darah.

4. Bawang putih

Bawang putih diketahui tidak memengaruhi tekanan darah, sehingga dapat sering dikonsumsi. Bawang putih juga dapat menggantikan garam untuk menambah rasa gurih pada makanan. Hal ini baik untuk kesehatan jantung, karena makin banyak konsumsi garam akan makin tinggi risiko terkena tekanan darah tinggi, yang dapat memicu penyakit jantung dan stroke.

5. Anggur

Manfaat anggur diduga berpotensi mencegah penyakit jantung dan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Ini karena buah anggur mengandung serat dan flavonoid yang baik untuk mencegah kerusakan jantung.

6. Buah beri

Ragam buah beri seperti bluberi, stroberi, rasberi, dan blackberry dapat dijadikan camilan sehat. Buah beri yang kaya akan serat dan antioksidan diduga mampu mengurangi peluang terjadinya serangan jantung. Selain itu, rasa manis dalam buah beri tidak memicu diabetes. Meski demikian, penelitian mengenai efek buah beri dalam melindungi kesehatan jantung masih perlu dikaji lebih lanjut.

7. Teh hijau

Berdasarkan hasil penelitian, mereka yang meminum lebih dari lima cangkir teh hijau dalam sehari memiliki risiko sekitar 25 persen lebih rendah mengalami kematian akibat serangan jantung dan stroke.Namun, berhati-hatilah dalam mengonsumsi teh hijau. Minum lebih dari lima cangkir teh hijau tiap hari dapat meningkatkan risiko terkena penyakit batu ginjal. Oleh karena itu, jika mengonsumsi banyak teh hijau, perbanyak juga konsumsi air putih agar terhindar dari dehidrasi dan agar sistem kemih tetap lancar.

Selain mengonsumsi makanan sehat untuk jantung, sebaiknya batasi asupan garam tidak lebih dari 5-6 gram per hari atau setara dengan 2000-2400 mg sodium (natrium) per hari. Sedangkan bagi orang yang memiliki risiko penyakit jantung, konsumsi sodium maksimal adalah 1.500 mg. Kita juga perlu olahraga secara rutin, dan menghindari merokok agar tubuh sehat, dan jantung senantiasa kuat memompa darah ke seluruh tubuh dengan baik.