Nutrimax Chitosan Plus

Farmasi-id.com > Nutrisi > Suplemen Pencernaan > Nutrimax Chitosan Plus

By | 07/08/2017 | Berikan Ulasan

Kandungan dan Komposisi Nutrimax Chitosan Plus

  • Chitosan 1000 mg
  • Vitamin C 500 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Nutrimax Chitosan Plus

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Nutrimax Chitosan Plus:

  • Membantu menstabilkan berat badan, mengurangi timbunan lemak dalam tubuh
  • Membantu melancarkan buang air besar
  • Membantu menormalkan kadar kolesterol dan trigliserida darah

Aturan Minum

1-2 kapsul, 30 menit sebelum makan siang/malam (total 2 – 3 kapsul/hari) selama minimal 4 – 6 minggu. Hasil optimal gunakan 4 – 6 bulan.

Perhatian

  • Setiap kali konsumsi ikuti dengan minum 1-2 gelas air putih, dan minumlah air putih  minimal 8 – 10 gelas (2.5-3 liter) perhari
  • Hindari konsumsi berdekatan dengan suplemen asam lemak essential (Omega 3, 6 & 9) maupun vitamin larut lemak (vitamin A, D, E & K)

Kemasan dan Sediaan

1 Botol Plastik @ 30 Kapsul

Izin BPOM

SI164306961

Harga Nutrimax Chitosan Plus

Rp 220.000/botol 30 kapsul

Produsen Nutrimax Chitosan Plus

Bactolac Pharmaceutical INC – United States

Importir

PT Suryaprana Nutrisindo

LAINNYA:  Pelangi Sido Muncul
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Nutrimax Chitosan Plus Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Nutrimax Chitosan Plus, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Nutrimax Chitosan Plus?

Jika Anda lupa menggunakan Nutrimax Chitosan Plus, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Nutrimax Chitosan Plus Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Nutrimax Chitosan Plus?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Nutrimax Chitosan Plus yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Sekilas Tentang Ascorbic Acid (Vitamin C) Pada Nutrimax Chitosan Plus
Ascorbic acid (asam askorbat) adalah suatu nutrisi yang terisolasi dalam komponen vitamin C, namun tidak seluruh ascorbic acid merupakan vitamin C. Kebanyakan orang menganggap ascorbic acid dengan vitamin C adalah sama dan ini sudah sesuatu yang umum dan lumrah.

Berikut adalah manfaat ascorbic acid:

  • Menjaga kulit tetap sehat bersinar

  • Menjaga kesehatan kulit

  • Mencegah penyakit jantung

  • Sebagai antioksidan

  • Mengobati kanker

  • Memerangi stroke

  • Memperbaiki mood

  • Meningkatkan kekebalan tubuh

  • Menyembuhkan luka

  • Menurunkan hipertensi

Sumber: cabai, paprika merah, paprika hijau, kale, brokoli, pepaya, stroberi, kembang kol, kubis brussels, nanas, kiwi, mangga, jeruk.
Sekilas Tentang Vitamin C Pada Nutrimax Chitosan Plus

  • Menjaga kulit tetap sehat bersinar

  • Menjaga kesehatan kulit

  • Mencegah penyakit jantung

  • Sebagai antioksidan

  • Mengobati kanker

  • Memerangi stroke

  • Memperbaiki mood

  • Meningkatkan kekebalan tubuh

  • Menyembuhkan luka

  • Menurunkan hipertensi

Sumber: cabai, paprika merah, paprika hijau, kale, brokoli, pepaya, stroberi, kembang kol, kubis brussels, nanas, kiwi, mangga, jeruk.
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Sekilas tentang nutrisi pencernaan
Masalah pencernaan menjadi salah satu hal yang mengganggu. Masalah pencernaan biasanya dialami orang karena kurang tepat mengkonsumsi makanan tertentu. Untuk mengatasinya, berikut ada ada 8 makanan sehat yang dapat membantu sistem pencernaan Anda tetap baik, seperti disarankan ahli gizi Nmami Agarwal dan mehar Rajput yang dilansir Indian Express.

1. Jahe

Ramuan sehat ini bagus untuk pencernaan, mengurangi peradangan dan sakit maag. Jahe juga menenangkan jalur usus. Minumlah seteguk air jahe dengan beberapa tetes lemon setiap habis makan dan rasakan manfaat ramuan ajaibnya.

2. Biji adas

Fitonutrien dalam adas memiliki khasiat antioksidan dan secara efektif membantu mengurangi gas dan kembung. Mengunyah biji atau membuat teh menggunakan biji adas akan merangsang sekresi enzim pencernaan, yang selanjutnya mengurangi rasa panas, radang perut dan usus. Cobalah satu sendok biji adas setelah setiap kali makan.

3. Jinten

Bahan ini membantu dalam sekresi berbagai enzim pencernaan di pankreas yang membantu dalam pencernaan dan penyerapan nutrisi.

4. Probiotik

Konsumsi makanan ini untuk saluran pencernaan yang dan sistem kekebalan tubuh yang sehat. Probiotik juga dikenal sebagai bakteri yang ramah, sehat dan baik. Kita bisa mendapatkan dosis probiotik yang sehat dalam makanan seperti yogurt, kefir dan kombucha, yang memberikan banyak manfaat kesehatan termasuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, mencegah infeksi saluran kencing, alergi dan dingin.

5. Yogurt

Meskipun kebanyakan produk susu sulit dicerna, namun yogurt bisa memiliki efek sebaliknya. Yogurt mengandung probiotik yang membantu meningkatkan jumlah bakteri baik di usus untuk kesehatan perut, membantu dalam pencernaan dan mengurangi rasa tidak enak badan yang membengkak.

6. Oat

Makanan ini adalah sumber penting dari serat larut dan tidak larut yang penting untuk kesehatan fungsi pencernaan.

7. Pepaya

Buah ini adalah salah satu buah yang populer untuk menyembuhkan sakit perut dan diare. Konsumsi pepaya memudahkan pencernaan dan membantu meredakan sembelit. Keajaiban terletak di enzim papain, enzim pencernaan alami yang memecah makanan yang mengiritasi perut dan chymopapain, membantu memecah protein dan menenangkan perut dengan menciptakan lingkungan asam yang sehat.

8. Pisang

Buah ini yang mudah dicerna ini juga memberi energi instan. Seperti pepaya, pisang juga mengandung pektin, yang membantu memulai gerakan usus secara alami.
Sekilas tentang obesitas

Obesitas atau kegemukan adalah suatu kondisi medis berupa kelebihan lemak tubuh yang terakumulasi sedemikian rupa sehingga menimbulkan dampak merugikan bagi kesehatan, yang kemudian menurunkan harapan hidup dan/atau meningkatkan masalah kesehatan. Seseorang dianggap menderita kegemukan (obese) bila indeks massa tubuh (IMT), yaitu ukuran yang diperoleh dari hasil pembagian berat badan dalam kilogram dengan kuadrat tinggi badan dalam meter, lebih dari 30 kg/m2.

Kegemukan meningkatkan peluang terjadinya berbagai macam penyakit, khususnya penyakit jantung, diabetes tipe 2, apnea tidur obstruktif, kanker tertentu, osteoartritis dan asma. Kegemukan sangat sering disebabkan oleh kombinasi antara asupan energi makanan yang berlebihan, kurangnya aktivitas fisik, dan kerentanan genetik, meskipun sebagian kecil kasus terutama disebabkan oleh gen, gangguan endokrin, obat-obatan atau penyakit psikiatri. Hanya sedikit bukti yang mendukung pandangan bahwa orang yang gemuk makan sedikit namun berat badannya bertambah karena metabolisme tubuh yang lambat; rata-rata orang gemuk mengeluarkan energi yang lebih besar dibandingkan orang yang kurus karena dibutuhkan energi untuk manjaga massa tubuh yang lebih besar.

Pengaturan diet dan aktivitas fisik masih menjadi tata laksana utama kegemukan. Kualitas asupan dapat diperbaiki dengan mengurangi konsumsi makanan padat energi contohnya makanan yang tinggi lemak dan gula, serta dengan meningkatkan asupan serat. Obat-obatan anti-kegemukan dapat dikonsumsi untuk mengurangi selera makan atau menghambat penyerapan lemak, disertai dengan asupan diet yang tepat. Apabila diet, olahraga, dan obat-obatan belum efektif, maka balon lambung dapat membantu mengurangi berat badan, atau operasi dapat dilakukan untuk mengurangi volume lambung dan/atau panjang usus sehingga dapat memberikan rasa kenyang yang lebih dini dan menurunkan kemampuan penyerapan nutrisi dari makanan.
Sekilas tentang pencernaan
Pencernaan merupakan proses di mana makanan dan cairan dipecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil sehingga tubuh dapat menggunakannya untuk membangun dan memelihara sel-sel. Pencernaan dimulai di mulut, tempat makanan dan cairan diambil, dan selesai di usus kecil.

Organ yang termasuk dalam sistem pencernaan terbagi menjadi dua kelompok:

Saluran pencernaan

Saluran pencernaan merupakan saluran yang kontinyu berupa tabung yang dikelilingi otot. Saluran pencernaan mencerna makanan, memecah nya menjadi bagian yang lebih kecil dan menyerap bagian tersebut menuju pembuluh darah. Organ-organ yang termasuk di dalam nya adalah : mulut, faring, esofagus, lambung, usus halus serta usus besar. Dari usus besar makanan akan dibuang keluar tubuh melalui anus.

Organ pencernaan tambahan (aksesoris)

Organ pencernaan tambahan ini berfungsi untuk membantu saluran pencernaan dalam melakukan kerjanya. Gigi dan lidah terdapat dalam rongga mulut, kantung empedu serta kelenjar pencernaan akan dihubungkan kepada saluran pencernaan melalui sebuah saluran. Kelenjar pencernaan tambahan akan memproduksi sekret yang berkontribusi dalam pemecahan bahan makanan. Gigi, lidah, kantung empedu, beberapa kelenjar pencernaan seperti kelenjar ludah, hati dan pankreas.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2017, 7 Agustus). Nutrimax Chitosan Plus. Diakses pada 28 Januari 2020, dari https://www.farmasi-id.com/nutrimax-chitosan-plus/


Format MLA (Modern Language Association)

"Nutrimax Chitosan Plus". Farmasi-id.com. 7 Agustus 2017. 28 Januari 2020. https://www.farmasi-id.com/nutrimax-chitosan-plus/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Nutrimax Chitosan Plus", 7 Agustus 2017, <https://www.farmasi-id.com/nutrimax-chitosan-plus/> [Diakses pada 28 Januari 2020]


Bagikan ke Rekan Anda