NUTRIMAX B COMPLEX

Farmasi-id.com > Vitamin & Mineral > Vitamin B > NUTRIMAX B COMPLEX

Kandungan

Setiap 1 tablet mengandung:

  • Vitamin B1 (Thiamine HCl) 50 mg
  • Vitamin B2 (Riboflavin) 50 mg
  • Vitamin B3 (Niacinamide) 50 mg
  • Vitamin B5 (pantothenic Acid) 50 mg
  • Vitamin B6 (Pyridoxine HCl) 50 mg
  • Folate (Folic Acid) 400 mcg
  • Vitamin B12 (Cyanocobalamin) 50 mcg
  • Biotin 50 mcg
  • Inositol 50 mg
  • PABA ( Para-aminobenzoic Acid) 50 mg
  • Choline (Bitartate) 50 mg

Kandungan Lain:

Microcrystalline cellulose, stearic acid, magnesium stearate, silicon dioxide, Ac-Di-Sol, dicalcium phosphate, yellow #6, Yellow #5, titanium dioxide

Manfaat

  • Sebagai nutrisi otak & sistem saraf (Neutropik) guna membantu mengatasi kelelahan serta stres fisik dan mental.
  • Membantu metabolisme zat gizi untuk menyediakan energi bagi tubuh.
  • Membantu proses pembentukan sel darah merah
  • Mempercepat masa penyembuhan dari sakit

Aturan Minum

1 – 2 Tablet / hari setelah makan

Kemasan dan Sediaan

Tablet/ Botol plastik @ 30 tablet

Izin BPOM

SI024502811

Harga

Rp 160.ooo

Produsen

Bactolac Pharmaceutical INC – United States

Importir

PT Suryaprana Nutrisindo

Sekilas Tentang Biotin (Vitamin B7)

Biotin adalah salah satu vitamin B, juga dikenal sebagai vitamin B7. dahulu pernah disebut sebagai koenzim R dan vitamin H. H singkatan dari Haar und Haut, yang Jerman untuk rambut dan kulit. Biotin larut dalam air, yang berarti tubuh tidak menyimpannya. Ia memiliki banyak fungsi penting dalam tubuh.

Biotin diperlukan untuk fungsi beberapa enzim yang dikenal sebagai karboksilase. Enzim yang mengandung biotin ini berpartisipasi dalam jalur metabolisme penting, seperti produksi glukosa dan asam lemak. Berikut adalah beberapa manfaat dari biotin (vitamin B7):


  1. Membantu proses produksi energi tubuh.

  2. Membantu memperkuat kuku dari kertapuhan.

  3. Menjaga kesehatan rambut.

  4. Pada kehamilan mampu mencegah bayi cacat lahir.

  5. Mengurangi kadar gula dalam darah pendeirta diabetes.

  6. Menjaga kesehatan kulit.

  7. Mengurangi ririko kerusakan saraf akibat penyakit multiple sclerosis.

Sumber: yogurt, daging ayam, kembang kol, buah berry, alpukat, ikan sarden dan salmon, telur, produk susu, kacang kedelai, kacang-kacangan, daging sapi, jamur, tuna, pisang.

Sekilas Tentang Inositol

Inositol merupakan suatu karbohidrat (gula alkohol) yang memiliki rasa manis, namun tingkat kemanisannya jauh lebih rendah dari sukrosa. Inositol cepat dipecah di dalam tubuh untuk dijadikan sebagai sumber energi. Inositol dahulu pernah disebut sebagai vitamin B8. Inositol digunakan oleh tubuh untuk menjalankan beberapa fungsi penting seperti membangun membran sel, meningkatkan neutransmiter di otak dan meningkatkan mood.

Berikut adalah beberapa manfaat dari inositol:


  1. Meningkatkan kesuburan wanita.

  2. Membantu penyembuhan gangguan mental seperti depresi kepanikan, OCD, PMDD, kecemasan, dan sebagainya.

  3. Membantu pengobatan kanker.

  4. Meningkatkan sensitivitas insulin pada penderita diabetes.

  5. Mengurangi peluang terjadianya diebetes gestasional.


  1. Mengatasi bulimia nervosa.

  2. membantu penyembuhan gejala sindrom gangguan pernapasan pada bayi.

  3. Menurunkan gejala PMS.

Sumber: Kacang, biji-bijian, oat, gila, paprika, tomat, kentang, asparagus, sayuran berdaun hijau (kangkung, bayam, dll.), jeruk, persik, buah pir, blewah, jeruk nipis dan lemon, pisang, daging sapi, telur organik, produk kelapa seperti minyak kelapa, gula kelapa dan amina kelapa (pengganti kelapa untuk kecap).

Sekilas Tentang Niacin (Vitamin B3)

Niacin atau vitamin B3 adalah salah satu dari sekian banyak jenis vitamin B. Vitamin B3 larut dalam air dan tubuh tidak dapat menyimpannya dan harus didapatkan dari luar. Vitamin ini bisa didapatkan melalui makanan dan juga suplemen. Berikut adalah beberapa manfaat dari niacin (vitamin B3):


  1. Menurunkan kolesterol LDL (buruk) dan meningkatkan kolesterol HDL (baik).

  2. Menurunkan kadar trigliserida.

  3. Membantu mencegah penyakit jantung.

  4. Membantu perawatan penderita diabetes tipe 1.

  5. Meningkatkan fungsi dan kerja otak.

  6. Menjaga kesehatan kulit.

  7. Mengurangi gejala arthritis.

  8. Membantu mengobati pellagra.

Sumber: dada ayam, tuna, daging sapi, kacang tanah, salmon..

Sekilas Tentang Vitamin B12

  1. Berperan dalam produksi energi.

  2. Menjaga kinerja sistem saraf.

  3. Menjaga kesehatan kulit, kuku, rambut.

  4. Menghindarkan risiko penyakit jantung.

  5. Menghindarkan risiko penyakit kanker.


  1. Mencegah terjadinya stroke dan tekanan darah tinggi.

  2. Menormalkan sistem metabolisme dalam tubuh.

  3. Berperan dalam produksi DNA dan RNA.

  4. Menjaga kesehatan mata.

  5. Menambah nafsu makan.

Sumber: ikan haring, ikan tuna, kepiting, ikan sarden, caviar, kerang, ikan salmon, daging sapi, daging kambing, ikan kod, keju, telur, daging ayam.

Sekilas Tentang Cyanocobalamin (Vitamin B12)

  1. Berperan dalam produksi energi.

  2. Menjaga kinerja sistem saraf.

  3. Menjaga kesehatan kulit, kuku, rambut.

  4. Menghindarkan risiko penyakit jantung.

  5. Menghindarkan risiko penyakit kanker.


  1. Mencegah terjadinya stroke dan tekanan darah tinggi.

  2. Menormalkan sistem metabolisme dalam tubuh.

  3. Berperan dalam produksi DNA dan RNA.

  4. Menjaga kesehatan mata.

  5. Menambah nafsu makan.

Sumber: ikan haring, ikan tuna, kepiting, ikan sarden, caviar, kerang, ikan salmon, daging sapi, daging kambing, ikan kod, keju, telur, daging ayam.

Sekilas Tentang Thiamine Hydrochloride (Vitamin B1)

Thiamine hydrochloride atau vitamin B1 adalah suatu vitamin yang bermanfaat untuk mengatasi beberapa penyakit seperti beri-beri, optik neuropati, sindrom Wernicke-Korsakoff, dan sebagainya. Vitamin B1 banyak dijumpai pada bahan makanan seperti biji-bijian, polong-polongan, daging, dan ikan. Pemberian vitamin B1 bisa dilakukan melalui mulut, injeksi intravena, dan injeksi intramuskular.

Berikut beberapa manfaat thiamine hydrochloride (vitamin B1):


  1. Mencegah terjadinya beri-beri.

  2. Mencegah terjadinya kerusakan saraf di luar otak (neuritis periferal).

  3. Meningkatkan daya tahan tubuh.

  4. Meningkatkan nafsu makan.

  5. Mencegah perburukan komplikasi ginjal pada penderita Diabetes tipe 2.

  6. Mencegah katarak.

Thiamine hydrochloride pertama kali ditemukan pada tahun 1897 dan pertama kali dibuat versi artifisialnya pada 1936. Thiamine hydrochloride dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh dan keamanan penggunaannya pada wanita hamil oleh FDA dimasukkan dalam kategori A.

Sumber: daging,telur,kacang-kacangan seperti kacang kedelai dan lentil, gandum (sereal, roti, dan pasta), nasi, kembang kol, jeruk, dan kentang.

Sekilas Tentang Pyridoxine Hydrochloride (Vitamin B6)

  1. Menurunkan risiko terkena penyakit jantung koroner, stroke, hingga gagal jantung.

  2. Meningkatkan serta menjaga kesehatan otak dan sistem saraf.

  3. Mengurangi risiko terjadinya insomnia atau kesulitan tidur.

  4. Menghilangkan kecemasan pada kondisi pra menstruasi.

  5. Mengurangi depresi.


  1. Menurunkan risiko penyakit kanker.

  2. Mencegah gangguan pencernaan.

  3. Mengatur keseimbangan gula darah.

  4. Menjaga kepadatan dan kesehatan tulang.

  5. Melancarkan proses metabolisme dalam tubuh.

Sumber: ikan, hati sapi, kentang, daging ayam, kacang-kacangan, alpukat, pepaya, pisang.

Sekilas Tentang Pantothenic Acid (Vitamin B5)

Pantothenic acid (asam pantotenat) atau pantothenate yang lebih familiar dikenal dengan sebutan vitamin B5 adalah salah satu bentuk vitamin B yang sangat penting. Vitamin B5 membantu tubuh mengonversi makanan menjadi energi. Karena pantothenic acid ini banyak dijumpai dalam berbagai jenis makanan, maka vitamin ini memiliki nama "pantothenic" yang berarti "dari manapun" karena memang sumbernya melimpah.

Pada sel hidup, pantothenic acid ini berbentuk coenzyme A (CoA) yang manfaatnya antara lain:


  1. Membuat sel darah merah.

  2. Memelihara saluran pencernaan.

  3. Memproses vitamin B2 (riboflavin)

  4. Mensintesis kolesterol dan menurunkannya.

  5. Mencegah angiopati diabetikum.

  6. Pencegahan penyakit seperti ADHD, radang sendi, kinerja atletik, masalah kulit, alkoholisme, alergi, rambut rontok, asma, masalah jantung, sindrom carpal tunnel, gangguan paru-paru, kerusakan saraf, kolitis, infeksi mata, kejang, gangguan ginjal, ketombe, depresi, masalah diabetes, kekebalan tubuh fungsi, sakit kepala, hiperaktif, tekanan darah rendah, susah tidur, mudah marah, multiple sclerosis, distrofi otot, dan kram otot.

Sumber: mushrooms, kacang-kacangan, alpukat, susu, telur, kubis, daging organ seperti hati dan ginjal, kentang putih dan manis, sereal gandum dan ragi, kuning telur, brokoli, ikan, kerang, ayam, dan yogurt.

Sekilas Tentang Cellulose (Microcrystalline Cellulose)

Cellulose (microcrystalline cellulose) adalah suatu zat atau materi yang ditemukan pada kayu, kapas, rami, dll yang biasa digunakan untuk memberi kepadatan pada suatu tablet atau kapsul. Kapsul atau tablet yang keras tapi dapat larut dengan cepat, itulah fungsi cellulose, memberikan kepadatan sekaligus untuk mengatur seberapa cepat kadar kelarutan yang diinginkan. Cellulosa juga digunakan untuk pengisi kapsul atau tablet, terlebih jika dosis obat itu rendah dan juga untuk memperkeras kapsul dan tablet itu agar tidak mudah hancur/pecah.

Cellulose pertama kali ditemukan oleh ahli kimia berkebangsaan Perancis, Anselme Payen pada tahun 1838. Tahun 1992, Kobayashi dan Shoda berhasil membuat cellulosa artifisial tanpa menggunakan enzim yang berasal dari makhluk hidup apapun termasuk tumbuhan. Cellulosa ini termasuk dalam bahan tambahan yang aman untuk digunakan dalam produksi obat. Selain dalam industri farmasi, cellulose juga digunakan dalam produksi makanan dan kosmetik.

Sekilas Tentang Stearic Acid (Asam Stearat)

Stearic acid (asam stearat) adalah suatu asam lemak yang larut dalam air yang biasanya berasal dari lemak hewani atau lemak nabati dan minyak. Secara umum stearic acid ini digunakan dalam produksi tablet dan kapsul sebagai agen pengemulsi, agen pelarut, dan juga pelumas kapsul. Stearic acid juga digunakan dalam pembuatan lotion, deterjen, sabun, sampo, dan juga pada cocoa butter dan shea butter. Stearic acid ini aman untuk digunakan.

Sekilas Tentang Riboflavin (Vitamin B2)

  1. Mencegah katarak.

  2. Menjaga kesehatan kandungan.

  3. Mengobati dan mencegah migrain.

  4. Menjaga kesehatan kulit dan rambut.

  5. Mencegah dan mengatasi anemia.


  1. Mencegah penyumbatan pembuluh darah.

  2. Meningkatkan energi.

  3. Sumber: ikan, daging, dan unggas (ayam, bebek), hati daging dan ayam, telur, produk susu, alpukat, kismis, kacang-kacangan (termasuk almond), ubi jalar, sayuran hijau seperti brokoli, bayam, kangkung, gandum utuh (whole grain), kacang kedelai dan olahannya (termasuk tempe, tahu, oncom, dan susu kedelai), ikan salmon, rumput laut, jamur.


Sekilas Tentang Folic Acid (Asam Folat)

  1. Kehamilan (mencegah cacat lahir, meningkatkan perkembangan janin, dan meningkatkan kemungkinan hamil).

  2. Membuat sperma berkualitas.

  3. Mengatasi depresi.

  4. Melancarkan pencernaan.

  5. Mengatasi jerawat.


  1. Membantu pertumbuhan rambut.

  2. Sel darah merah.

  3. Mengurangi risiko penyakit jantung.

  4. Mencegah kanker.

  5. Mengencangkan kulit.

Sumber: hati ayam, hati sapi, daging unggas, bayam, asparagus, seledri, brokoli, buncis, lobak hijau, wortel, kacang panjang, selada, jeruk nipis, lemon, jeruk bali, buah bit, pisang, tomat, cantaloupe atau melon jingga, kacang lentil, kacang polos hitam, kacang kedelai, kacang merah, kacang hijau, serta kacang polong.

Sekilas Tentang Titanium Dioxide

Titanium dioksida merupakan suatu mineral yang terdapat bebas di alam namun saat ini bentuk sintesisnya sudah bisa diproduksi oleh pabrik. Titanium dioksida ini biasa digunakan dalam produk makanan, obat, suplemen, dan kosmetik sebagai bahan tambahan untuk memberikan warna putih cerah pada produk dan kegunaan lainnya. Titanium dioksida banyak dipakai dalam produk tabir surya karena sifatnya tahan terhadap sinar UV baik UVA maupun UVB dan mampu menyerapnya, mirip seperti zinc oksida.

Titanium dioksida juga umum digunakan sebagai pigmen dalam kapsul gelatin, pelapis tablet, sirup, dan sebagainya. FDA menyetujui penggunaan titanium dioksida untuk digunakan sebagai pewarna makanan, obat, dan kosmetik (pasta gigi dan lipstik).

sekilas tentang vitamin
Vitamin (bahasa Inggris: vital amine, vitamin) adalah sekelompok senyawa organik berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap organisme, yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh.

Nama ini berasal dari gabungan kata bahasa Latin vita yang artinya "hidup" dan amina (amine) yang mengacu pada suatu gugus fungsi yang memiliki atom nitrogen (N), karena pada awalnya vitamin dianggap demikian. Kelak diketahui bahwa banyak vitamin yang sama sekali tidak memiliki atom N. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim), vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim. Pada dasarnya, senyawa vitamin ini digunakan tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara normal.

Terdapat 13 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Vitamin tersebut antara lain vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat). Walau memiliki peranan yang sangat penting, tubuh hanya dapat memproduksi vitamin D dan vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak aktif. Sumber berbagai vitamin ini dapat berasal dari makanan, seperti buah-buahan, sayuran, dan suplemen makanan.

Vitamin memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan manfaat kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu penyakit. Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan ini diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis. Contohnya adalah bila kita kekurangan vitamin A maka kita akan mengalami kerabunan. Di samping itu, asupan vitamin juga tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh.