Nutracare Vitamin E Mixed Tocopherols

Farmasi-id.com > Vitamin & Mineral > Vitamin E > Nutracare Vitamin E Mixed Tocopherols

By | 26/03/2019

Kandungan dan Komposisi Nutracare Vitamin E Mixed Tocopherols

Setiap 1 kapsul lunak mengandung:

Vitamin E (d-alpha tocopherol beta, delta & gamma) Mixed tocopherol 400 IU

Bahan tambahan:

Gelatin, glycerin, water.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Memelihara kesehatan.

Perhatian

  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  • Tidak boleh melebihi dosis yang telah ditetapkan karena dapat menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan diantaranya bisa mengosongkan penyediaan vitamin A, menghambat absorpsi atau aksi vitamin K, menyebabkan diare, nyeri lambung, dan rasa lesu.
  • Hindarkan dari panas dan kelembapan.
  • Simpan pada suhu di bawah 30°C.

Dosis dan Aturan Pakai

1 kapsul lunak per harti sesuai anjuran dokter.

Kemasan dan Sediaan

Botol @ 30 Softgel

Izin BPOM

SI 074 326 121

Harga

Rp 180.000/Botol @ 30 Softgel

Produsen

Natural Factors Nutritional Products Ltd – Canada

Pendaftar dan Importir

PT Indocare Citra Pacific

Sekilas Tentang D-Alpha Tocopherol (Vitamin E Nabati)

D-alpha tocopherol adalah vitamin E yang bersumber dari bahan-bahan nabati. Vitamin E yang tersedia dalam bentuk ini lebih baik penyerapannya di dalam tubuh dan lebih banyak manfaatnya dibandingkan vitamin E dalam bentuk lainnya.

Berikut beberapa manfaat dari d-alpha tocopherol (vitamin E nabati):


  1. Mencegah rambut rontok.

  2. Melancarkan peredaran darah di kulit kepala.

  3. Menyeimbangkan produksi sebum.

  4. Menjaga kadar hormon.

  5. Mengurangi efek samping obat-obatan.


  1. Mengatasi diabetes.

  2. Memperbaiki kualitas sperma.

  3. Mencegah kulit terbakar.

  4. Menjaga kesehatan kuku.

  5. Mengatasi garis-garis halus dan kerutan.

Sumber: minyak biji gandum, biji bunga matahari (dipanggang kering), kacang almond (dipanggang kering, hazelnut (dipanggang kering), kacang tanah (dipanggang kering), bayam, buah kiwi, mangga, brokoli, minyak jagung, tomat.

Sekilas Tentang Glycerin (Glycerol)

Gliserin adalah gula alkohol yang dihasilkan dari hewan, tumbuhan, dan minyak. Jika yang tercantum adalah vegetable glycerin, maka yang dimaksud adalah gliserin yang dihasilkan dari minyak tumbuhan.

Vegetable glycerin (gliserin nabati) dibuat dengan memanaskan lemak nabati yag kaya akan trigliserida seperti kelapa sawit, kedelai, dan minyak kelapa pada tekanan atau bersama dengan alkali sehingga akhirnya gliserin terpecah dari asam lemak dan bercampur dengan air, membentuk cairan, tidak berbau dan rasanya agak manis. Gliserin nabati banyak digunakan dalam produk makanan, farmasi, dan kosmetik. Penggunaannya digunakan untuk membantu minyak dan bahan-bahan lain yang menggunakan air bercampur, mempermanis, dan melembabkan hasil produk.

Selain itu penggunaannya juga untuk mencegah terbentuknya kristal es pada makanan beku seperti yogurt rendah lemak, es krim, dan lain-lain. Dalam industri farmasi gliserin nabati digunakan pada produksi obat jantung, supositoria, obat batuk, dan anestesi. Gliserin digunakan untuk mencegah produk seperti lotion, krim, dan salep, mengering karena sifat gliserin yang mampu memberikan kelembapan dan memberikan keawetan. Pada produk kosmetik seperti pasta gigi, gliserin digunakan untuk mencegah pasta gigi mengering atau mengeras dalam tubenya.

Berikut adalah beberapa manfaat umum gliserin:


  1. Menjaga kesehatan kulit.

  2. Mengurangi konstipasi.

  3. Mengatasi tekanan intrakranial berlebihan.
  4. Gliserin digunakan untuk mengobati gangguan mata yang disebabkan oleh peningkatan tekanan interokular, seperti glaukoma. Ini juga dapat digunakan untuk mengurangi tekanan pada mata sebelum dan sesudah operasi mata, atau selama pemeriksaan mata medis.

  5. Mengatasi angina. Karena merupakan komponen utama dari nitrogliserin, maka ketika nitrogliserin diminum ia akan bertindak sebagai vasodilator, dengan cepat membuka pembuluh darah dalam tubuh untuk memberikan aliran darah yang lebih besar dan perfusi oksigen ke jantung untuk mengatasi angina.

Sekilas Tentang Vitamin E

  1. Mencegah rambut rontok.

  2. Melancarkan peredaran darah di kulit kepala.

  3. Menyeimbangkan produksi sebum.

  4. Menjaga kadar hormon.

  5. Mengurangi efek samping obat-obatan.


  1. Mengatasi diabetes.

  2. Memperbaiki kualitas sperma.

  3. Mencegah kulit terbakar.

  4. Menjaga kesehatan kuku.

  5. Mengatasi garis-garis halus dan kerutan.

Sumber: kuning telur, tahu, bayam, kacang tanah, kedelai, almond, alpukat, udang, labu, brokoli, dan minyak biji bunga matahari.

Sekilas Tentang Gelatin

Gelatin merupakan suatu protein yang berasal dari hewan. Gelatin diproses dengan merebus tulang rawan dan kulit untuk mengekstrak kolagennya. Kolagen merupakan protein berserat yang menghubungkan otot, tulang, dan kulit pada hewan. Ketika kolagen diproses, itu menjadi zat tanpa rasa, tidak berwarna yang disebut gelatin. Setelah gelatin dingin, ia memiliki tekstur seperti jeli. Tidak seperti kolagen, gelatin larut dalam air panas, dan teksturnya membuatnya praktis untuk digunakan dalam saus, sup, dan makanan penutup.

Manfaat kesehatan gelatin mirip dengan manfaat kolagen karena gelatin mengandung asam amino yang sama. Asam amino adalah senyawa yang bergabung untuk membuat protein, dan sangat penting untuk berfungsinya berbagai organ, serta untuk menyediakan energi.

Berikut adalah beberapa manfaat dari gelatin:


  1. Meningkatkan kesehatan kulit.

  2. Sebagai sumber protein.

  3. Membantu fungsi pencernaan.

  4. Meringankan nyeri sendi.

  5. Membantu mengendalikan kadar gula darah.


  1. Menjaga kesehatan rambut.

  2. Memperkuat tulang dan sendi.

  3. Memperkuat kuku.

  4. Menurunkan berat badan.

  5. Membantu mengatasi osteoporosis.

sekilas tentang vitamin
Vitamin (bahasa Inggris: vital amine, vitamin) adalah sekelompok senyawa organik berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap organisme, yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh.

Nama ini berasal dari gabungan kata bahasa Latin vita yang artinya "hidup" dan amina (amine) yang mengacu pada suatu gugus fungsi yang memiliki atom nitrogen (N), karena pada awalnya vitamin dianggap demikian. Kelak diketahui bahwa banyak vitamin yang sama sekali tidak memiliki atom N. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim), vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim. Pada dasarnya, senyawa vitamin ini digunakan tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara normal.

Terdapat 13 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Vitamin tersebut antara lain vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat). Walau memiliki peranan yang sangat penting, tubuh hanya dapat memproduksi vitamin D dan vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak aktif. Sumber berbagai vitamin ini dapat berasal dari makanan, seperti buah-buahan, sayuran, dan suplemen makanan.

Vitamin memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan manfaat kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu penyakit. Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan ini diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis. Contohnya adalah bila kita kekurangan vitamin A maka kita akan mengalami kerabunan. Di samping itu, asupan vitamin juga tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh.