NULACTA UNTUK IBU

Farmasi-id.com > Nutrisi > Nutrisi Kehamilan > NULACTA UNTUK IBU

By | 16/01/2018

Kandungan

Tiap licaps mengandung:

Fish oil 18/12 EPA/DHA 373 mg, peppermint oil 3 mg, Vitamin E 4 mg

Indikasi

Suplemen untuk wanita hamil dan menyusui

Dosis

2 x sehari 1 kapsul

Penyajian

Berikan pada waktu makan, pada pagi dan malam hari.

Kemasan dan Sediaan

Dus, 5 blister @ 12 kapsul

Izin BPOM

SD101339521

Harga

Rp 70.000

Produsen

Capsugel Ploermel – France

Importir

PT Guardian Pharmatama

Sekilas Tentang Vitamin E

  1. Mencegah rambut rontok.

  2. Melancarkan peredaran darah di kulit kepala.

  3. Menyeimbangkan produksi sebum.

  4. Menjaga kadar hormon.

  5. Mengurangi efek samping obat-obatan.


  1. Mengatasi diabetes.

  2. Memperbaiki kualitas sperma.

  3. Mencegah kulit terbakar.

  4. Menjaga kesehatan kuku.

  5. Mengatasi garis-garis halus dan kerutan.

Sumber: kuning telur, tahu, bayam, kacang tanah, kedelai, almond, alpukat, udang, labu, brokoli, dan minyak biji bunga matahari.

Sekilas Tentang Peppermint Oil

Peppermint oil berasal dari tanaman peppermint. Peppermint oil biasanya digunakan untuk perasa makanan dan minuman juga sebagai pengharum pada sabun dan kosmetik. Peppermint oil juga biasa digunakan untuk berbagai macam kondisi kesehatan dan bisa dikonsumsi secara oral dalam bentuk suplemen makanan atau juga secara topikal berupa krim kulit atau salep.

Secara klinis peppermint oil terbukti mampu mengatasi gejala sindrom iritasi usus besar. Selain itu juga dapat membantu sistem pencernaan dengan mencegah kejang pada saluran pencernaan yang disebabkan oleh endoskpi atau enema barium. beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan peppermint oil topikal dapat membantu mengatasi sakit kepala dan puting susu pecah-pecah akibat menyusui. Bila digunakan sesuai petunjuk, peppermint oil berupa suplemen makanan dan topikal aman untuk digunakan pada orang dewasa secara umum.

Indikasi

Suplemen makanan yang mengandung peppermint oil bisa digunakan untuk membantu masalah kesehatan berikut ini:


  1. Mual
  2. Muntah

  3. Morning sickness

  4. Kram saluran gastrointestinal bagian atas dan saluran empedu

  5. Diare

  6. Perut bergas


  1. Pilek

  2. Batuk

  3. Peradangan pada mulut dan tenggorokan

  4. Sinus dan infeksi pernafasan

  5. Masalah menstruasi

Dalam bentuk topikal, peppermint oil juga bisa digunakan untuk mengatasi:


  1. Sakit kepala
  2. Nyeri otot

  3. Sakit syaraf

  4. Sakit gigi

  5. Peradangan mulut




  1. Kondisi bersama

  2. Rasa gatal

  3. Ruam alergi

  4. Anti nyamuk

Uap peppermint oil juga digunakan dalam bentuk inhaler untuk membantu mengatasi gejala batuk dan pilek. Beberapa dokter menambahkan minyak peppermint ke larutan barium untuk mengendurkan usus besar selama enema barium.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kapsul enterik peppermint oil dapat membantu meredakan gejala umum dari sindrom iritasi usus besar seperti sakit perut, kembung dan perut bergas. Studi juga menunjukkan bahwa jika peppermint oil dikombinasikan dengan minyak jinten akan dapat mengatasi gangguan pencernaan.

Sekilas Tentang Minyak Ikan (Fish Oil)

Minyak ikan disebut juga sebagai asam lemak yang berasal dari hati beberapa jenis ikan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar DHA dan EPA dalam ikan atau suplemen minyak ikan memiliki beberapa manfaat, yaitu:


  1. Menurunkan kadar trigliserida.

  2. Memperlambat pembentukan plak pada pembuluh darah.

  3. Menurunkan tekanan darah.

  4. Mengurangi risiko serangan jantung.

  5. Menjaga kulit.

  1. Meningkatkan fungsi otak.

  2. Mencegah dan menunda demensia.

  3. Mencegah terjadinya peradangan.

  4. Melebarkan pembuluh arteri dan vena.

Sumber: ikan mackerel, tuna, salmon, sarden, herring, trout, dan cod.

sekilas tentang vitamin dan mineral

Vitamin (bahasa Inggris: vital amine, vitamin) adalah sekelompok senyawa organik berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme setiap organisme, yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh.

Nama ini berasal dari gabungan kata bahasa Latin vita yang artinya "hidup" dan amina (amine) yang mengacu pada suatu gugus fungsi yang memiliki atom nitrogen (N), karena pada awalnya vitamin dianggap demikian. Kelak diketahui bahwa banyak vitamin yang sama sekali tidak memiliki atom N. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim), vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim. Pada dasarnya, senyawa vitamin ini digunakan tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang secara normal.

Terdapat 13 jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik. Vitamin tersebut antara lain vitamin A, C, D, E, K, dan B (tiamin, riboflavin, niasin, asam pantotenat, biotin, vitamin B6, vitamin B12, dan folat). Walau memiliki peranan yang sangat penting, tubuh hanya dapat memproduksi vitamin D dan vitamin K dalam bentuk provitamin yang tidak aktif. Sumber berbagai vitamin ini dapat berasal dari makanan, seperti buah-buahan, sayuran, dan suplemen makanan.

Vitamin memiliki peranan spesifik di dalam tubuh dan dapat pula memberikan manfaat kesehatan. Bila kadar senyawa ini tidak mencukupi, tubuh dapat mengalami suatu penyakit. Tubuh hanya memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan ini diabaikan maka metabolisme di dalam tubuh kita akan terganggu karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Gangguan kesehatan ini dikenal dengan istilah avitaminosis. Contohnya adalah bila kita kekurangan vitamin A maka kita akan mengalami kerabunan. Di samping itu, asupan vitamin juga tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan metabolisme pada tubuh.

Mineral adalah unsur atau elemen seperti tembaga, besi, kalsium, kalium, dll yang diperlukan oleh tubuh dalam jumlah tertentu (sering dalam jumlah kecil). adalah unsur kimia yang diperlukan sebagai nutrisi penting oleh organisme untuk melakukan fungsi yang diperlukan untuk kehidupan. Namun, empat elemen struktural utama dalam tubuh manusia berdasarkan berat (oksigen, hidrogen, karbon, dan nitrogen), biasanya tidak termasuk dalam daftar mineral nutrisi utama (nitrogen dianggap sebagai "mineral" untuk tanaman, seperti yang sering dimasukkan dalam pupuk). Keempat elemen ini menyusun sekitar 96% dari berat tubuh manusia, dan mineral utama (makromineral) dan mineral minor (juga disebut elemen jejak) menyusun sisanya.

Mineral, sebagai unsur, tidak dapat disintesis secara biokimia oleh organisme hidup. Tumbuhan mendapatkan mineral dari tanah. Sebagian besar mineral dalam makanan manusia berasal dari makan tumbuhan dan hewan atau dari air minum. Sebagai sebuah kelompok, mineral adalah salah satu dari empat kelompok nutrisi penting, yang lain adalah vitamin, asam lemak esensial, dan asam amino esensial. Lima mineral utama dalam tubuh manusia adalah kalsium, fosfor, kalium, natrium, dan magnesium. Semua elemen yang tersisa dalam tubuh manusia disebut "elemen jejak". Elemen jejak yang memiliki fungsi biokimia spesifik dalam tubuh manusia adalah belerang, besi, klorin, kobalt, tembaga, seng, mangan, molibdenum, yodium dan selenium.

Sebagian besar unsur kimia yang dicerna oleh organisme adalah dalam bentuk senyawa sederhana. Tumbuhan menyerap unsur-unsur terlarut dalam tanah, yang selanjutnya dicerna oleh herbivora dan omnivora yang memakannya, dan unsur-unsur tersebut bergerak ke atas rantai makanan.
Sekilas Tentang Anemia
Anemia adalah keadaan saat jumlah sel darah merah atau jumlah hemoglobin (protein pembawa oksigen) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang memungkinkan mereka mengangkut oksigen dari jantung yang diperoleh dari paru-paru, dan kemudian mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh.

Anemia merupakan penyakit darah yang sering ditemukan. Beberapa anemia memiliki penyakit dasarnya. Anemia bisa diklasifikasikan berdasarkan bentuk atau morfologi sel darah merah, etiologi yang mendasari, dan penampakan klinis. Penyebab anemia yang paling sering adalah perdarahan yang berlebihan, rusaknya sel darah merah secara berlebihan hemolisis atau kekurangan pembentukan sel darah merah ( hematopoiesis yang tidak efektif).

Seorang pasien dikatakan anemia bila konsentrasi hemoglobin (Hb) nya kurang dari 13,5 g/dL atau hematokrit (Hct) kurang dari 41% pada laki-laki, dan konsentrasi Hb kurang dari 11,5 g/dL atau Hct kurang dari 36% pada perempuan.

Antianemia merupakan obat yang digunakan untuk mencegah atau memperbaiki anemia.

Informasi lengkap mengenai anemia dapat Anda baca di sini dan di sini.