Nufalemzil

By | Juli 8, 2019 | Farmasi-id.com > Health > Nufalemzil

Kandungan dan Komposisi Nufalemzil

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Berikut adalah kandungan dan komposisi dari Nufalemzil:

Gemfibrozil

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Nufalemzil

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Nufalemzil:

  • Nufalemzil (gemfibrozil) digunakan dalam pengobatan hiperlipidemia fredrickson tipe Ila, IIb, III, IV, dan V pada pasien yang memiliki risiko pankreatitis
  • Mengurangi risiko penyakit jantung koroner terutama pada pria dewasa usia 40 sampai 55 tahun tanpa riwayat pernah mengalami serangan atau gejala penyakit jantung koroner sebelumnya
  • Penggunaan nufalemzil (gemfibrozil) terutama jika olahraga, diet dan pengobatan dengan agen hipolipidemia lain kurang memberikan hasil yang memuaskan
  • Meskipun obat-obat golongan fibrat dapat menurunkan risiko kejadian penyakit jantung koroner pada pasien dengan kolesterol HDL rendah atau yang kadar trigliseridanya tinggi, obat-obat golongan statin tetap merupakan obat pilihan pertama. Golongan fibrat dapat dipertimbangkan sebagai obat lini pertama untuk pasien yang memiliki kadar trigliserida serum lebih besar dari 10 mmol/L

Cara Kerja Obat

Gemfibrozil adalah obat yang digunakan untuk mengurangi kolesterol dan trigliserida (asam lemak) dalam darah, yang termasuk obat hipolipidemia golongan fibrat. Obat ini bekerja dengan cara mengaktivasi reseptor yang berperan dalam metabolisme karbohidrat dan lemak, serta diferensiasi jaringan adiposa. Hal ini menyebabkan peningkatan sintesis lipoprotein lipase sehingga meningkatkan clearance trigliserida.

Dosis dan Aturan Pakai Nufalemzil

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Nufalemzil:

  • 2 x sehari 600 mg
  • Dosis 900 mg / hari diberikan pada pasien yang intoleran pada dosis normal
  • Dosis maksimum 1500 mg / hari dapat diberikan bila diperlukan penurunan trigliserida maksimal seperti pada pasien tipe V
  • Nufalemzil digunakan 30 menit sebelum makan pagi dan makan malam

Kontraindikasi Nufalemzil

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Nufalemzil dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

  • Jangan menggunakan nufalemzil untuk pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada gemfibrozil atau obat golongan fibrat lainnya
  • Tidak boleh diberikan untuk pasien dengan disfungsi hati dan ginjal berat, termasuk primary biliary cirrhosis
  • Tidak boleh diberikan kepada penderita penyakit kandung empedu. Nufalemzil (gemfibrozil) menurunkan asam empedu dan meningkatkan sekresi kolesterol sehingga meningkatkan lithogenicity empedu dan meningkatkan potensi pembentukan batu empedu
  • Jangan mengkombinasikan obat ini dengan golongan statin seperti simvastatin atau cerivastatin karena meningkatakan risiko miopati dan rhabdomyolysis
  • Jangan mengkombinasikan dengan repaglinide karena meningkatkan risiko hipoglikemia berat
  • Pecandu alkohol sebaiknya tidak menggunakan obat ini

Efek Samping Nufalemzil

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah pemberian Nufalemzil:

  • Efek samping yang umum adalah gangguan pada saluran pencernaan diantaranya mual, muntah, dan nyeri perut
  • Efek samping yang lebih jarang misalnya lemah, vertigo, eksim, trombositopenia, anemia, leukopenia, eosinopilia, ruam kulit, dermatitis, pruritus, urtikaria, impotensi, sakit kepala, pusing, pandangan kabur, sakit kuning kolestatik, angiodema, edema larings, fibrilasi atrium, pankreatitis, miastenia, miopati, rabdomiolisis, nyeri ekstremitas, mialgia disertai dengan meningkatnya kreatin kinase
  • Efek samping lain yang perlu diwaspadai adalah peningkatan pembentukan batu empedu, hipokalemia (kadar kalium dalam darah rendah), dan peningkatan risiko kanker

Peringatan dan Perhatian Penggunaan Nufalemzil

  • Obat digunakan 30 menit sebelum sarapan dan makan malam
  • Pemakaian harus dihentikan jika muncul ruam kulit atau tanda lain yang menunjukkan reaksi alergi
  • Obat ini bisa menyebabkan pusing dan mengantuk, jangan mengemudi atau menyalakan mesin saat menggunakan obat ini
  • Belum diketahui apakah gemfibrozil diekskresikan ke dalam air susu ibu (ASI). Karena adanya potensi tumorigenicity akibat penggunaan obat ini pada hewan percobaan, sebaiknya jangan menggunakan obat ini selama menyusui
  • Sebelum memutuskan menggunakan obat ini, sebaiknya dilakukan upaya lain untuk mengontrol kadar serum lipid seperti dengan diet yang tepat, olahraga, penurunan berat badan jika anda menderita obesitas, dan pengendalian masalah kesehatan seperti diabetes mellitus dan hipotiroidisme yang berkontribusi terhadap kelainan lipid
  • Penentuan kadar transaminase serum harus dilakukan pada awal dan secara periodik selama terapi untuk evaluasi fungsi hati
  • Lakukan pemeriksaan kadar lipid secara periodik, dan hentikan pengobatan jika pengobatan tidak memberikan hasil yang memadai setelah tiga bulan pengobatan
  • Penggunaan obat harus segera dihentikan jika pasien memiliki kadar kreatinin fosfokinase tinggi, miositis, dan jika terjadi pembentukan batu empedu

Keamanan penggunaan Pada Wanita Hamil

FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan gemfibrozil kedalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada manusia, namun jika potensi keuntungan dapat dijamin, penggunaan obat pada ibu hamil dapat dilakukan meskipun potensi resiko sangat besar.

Penelitian pada hewan memang tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Namun fakta bahwa obat ini telah menunjukkan efek buruk pada janin hewan harus menjadi perhatian serius jika ingin menggunakan obat ini untuk wanita hamil. Disarankan hanya digunakan jika tidak ada pilihan lain yang lebih aman.

Interaksi Obat Nufalemzil

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Nufalemzil antara lain:

  • Jika digunakan bersamaan dengan antikoagulan warfarin, risiko perdarahan meningkat. Kurangi dosis warfarin untuk mencegah perdarahan
  • Jangan digunakan bersamaan dengan simvastatin karena meningkatkan risiko miopati dan rabdomiolisis
  • Penggunaan bersamaan dengan colchicine dapat mempotensiasi miopati. Pasien dengan disfungsi ginjal dan pasien lanjut usia memiliki risiko lebih tinggi
  • Gemfibrozil meningkatkan efek nateglinid, sehingga meningkatkan risiko hipoglikemi berat jika diberikan bersamaan
  • Jika insulin atau sulfonilurea diberikan bersama fibrat dapat memperbaiki toleransi glukosa dan efek aditif

Kemasan dan Sediaan Nufalemzil

, Sediaan, Izin BPOM

  • DKL9818210501A1, Nufalemzil 300, dus, 5 strip @ 10 kapsul 300 mg
  • DKL9818210509A1, Nufalemzil 600, dus, 5 strip @ 10 kaplet salut selaput 600 mg

Produsen Nufalemzil

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Nufalemzil:

Nufarindo

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Nufalemzil Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Nufalemzil, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Nufalemzil?

Jika Anda lupa menggunakan Nufalemzil, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Nufalemzil Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Nufalemzil?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Nufalemzil yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Gemfibrozil adalah suatu obat yang digunakan dalam terapi pengobatan ketidaknormalan jumlah kadar lipid dalam darah seperti hiperlipidemia (tingginya jumlah lipid dalam darah) tipe 3, hipertrigliseridemia (tingginya kadar trigliserida dalam darah) tipe 4, mengurangi kadar VLDL (very low density lipoprotein), meningkatkan kadar HDL (high density lipoprotein), menurunkan kadar LDL (low density lipoprotein). Obat ini juga diindikasikan untuk mengurangi risiko penyakit jantung koroner pada pasien dengan hiperlipidemia tipe 3 yang tidak merespon diet, olahraga, dan obat lainnya.

Mekanisme kerja yang sesungguhnya dari gemfibrozil ini tidak sepenuhnya diketahui dengan pasti. Namun beberapa teori mengungkapkan bahwa gemfibrozil dapat menghambat lipofisis, menurunkan asam lemak hepatik, dan menghambat sekresi VLDL hati. Aktivitas ini sekaligus akan mengurangi kadar serum VLDL dan meningkatkan HDL. Namun mekanisme sesungguhnya belum diketahui.

Efikasi gemfibrozil kemungkinan berasal dari efeknya dalam meningkatkan aktivitas lipase lipoprotein ekstra hepatik sehingga meningkatkan lipolisis trigliserida lipoprotein yang mana dipicu oleh pengaktivan peroxisome proliferator-activated receptor alpha (PPARα), suatu reseptor yang terlibat dalam metabolisme karbohidrat dan lemak serta diferensiasi jaringan adiposa. Serangkaian aktivitas ini akan meningkatkan pembersihan trigliserida, mengonversi VLDL menjadi LDL, kemudian mengonversi LDL menjadi HDL yang disertai dengan peningkatan sekresi lipid ke dalam empedu dan usus. Gemfibrozil juga menghambat sintesisa dan meningkatkan pembersihan apolipoprotein B, molekul pembawa VLDL.

Efek samping yang mungkin dapat terjadi setelah penggunaan gemfibrozil diantaranya masalah gastrointestinal, nyeri muskuloskeletal, munculnya batu empedu, hipokalemia (rendahnya kadar kalium dalam darah), peningkatan risiko kanker, dan efek lainnya yang tidak disebutkan di sini.

Pemberian gemfibrozil dikontraindikasikan pada pasien yang menderita masalah hati (karena obat ini dimetabolisme di dalam hati), penyakit saluran empedu, wanita hamil, dan pasien dengan berat badan berlebih (obesitas).

Pemberian gemfibrozil bersamaan dengan obat antikoagulan dapat menyebabkan peningkatan aksi warfarin dan antikoagulan indanedione. Penggunaan bersamaan dengan obat statin berpotensi menyebabkan kram otot, miopati, dan rhabdomiolisis. Gemfibrozil akan menghambat aktivasi enzim Cytochrome P450 dan CYP2C8, mengurangi metabolisme hepatik beberapa obat lainnya, dan memperpanjang waktu paruh dan durasi aksi obat-obatan seperti antidepresan, antipsikotik, antiepilepsi, teophylline, agen anestesi, obat kontrasepsi oral, statin, warfarin, selexipag, dan lain-lain yang tidak disebutkan di sini.

Rute administrasi gemfibrozil adalah secara oral dan kemudian diserap melalui saluran gastrointestinal. Pengikatan protein sebesar 99%, dimana 98,6 persen mengikat pada albumin, 0,8% mengikat pada eritrosit, 0,8% lainnya tidak mengikat. Gemfibrozil dimetabolisme di dalam hati oleh enzim CYP3A4. Waktu paruh plasma adalah 1,5 jam. Pada pasien gagal ginjal, waktu paruhnya mencapai 2,4 jam, dan pada pasien dengan penyakit hati waktu paruhnya mencapai 2,1 jam. Sekira 70% dari dosis obat ini akan diekskresikan melalui urin dan sebanyak 6% melalui feses.

FDA mengategorikan tingkat keamanan obat ini untuk digunakan oleh wanita hamil dimasukkan dalam kategori C. Konsultasikan dengan dokter. Gemfibrozil pertama kali dipatenkan pada 1968 dan mulai digunakan secara luas oleh dunia medis pada 1982.
Sekilas Tentang Nufarindo (Exeltis Indonesia)
PT Nufarindo merupakan suatu perusahaan farmasi yang awal mulanya berdiri dengan nama PT EMPEECO yang didirikan pada 30 April 1974 di Semarang. Pada 24 April 1977, PT EMPEECO berubah namanya menjadi PT Nusa Jaya Farma yang kemudian pada 15 Juni 1981, secara resmi digunakan nama PT Nufarindo sebagai nama resmi perusahaan.

Tahun 2012 PT Nufarindo diakuisisi oleh CHEMO Group, perusahaan multinasional asal Spanyol. CHEMO Group kemudian mengakuisisi Exeltis pada 2013 Selanjutnya CHEMO Group mendirikan perusahaan Insud Pharma untuk menggabungkan seluruh unit bisnisnya termasuk PT Nufarindo dan Exeltis Global dan kini PT Nufarindo menggunakan nama Exeltis Indonesia.

Pabrik PT Nufarindo ada di Semarang, Jawa Tengah dengan area seluas 17,8 ribu meter persegi. Produk-produk yang dihasilkan di pabrik ini merupakan produk hormonal dan non hormonal dengan berbagai sediaan seperti tablet, kapsul, liquid, semi solid, dan lain-lain. Beberapa kategori produk yang diproduksi diantaranya woman's health care, dental health care, perawatan luka, dan lain-lain. Perusahaan ini memiliki laboratorium R&D yang digunakan untuk pengembangan produk. PT Nufarindo telah menerima sertifikat CPOB untuk produk tablet dan tablet salut non beta laktam, kapsul keras non beta laktam, semi solid non beta laktam, sirup oral non beta laktam, dan produk hormonal.

Kantor pusat PT Nufarindo (Exeltis Indonesia) ada di Kirana Two Office Tower Lt. 7 Unit E, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2017, 22 November). Nufalemzil. Diakses pada 7 Juni 2020, dari https://www.farmasi-id.com/nufalemzil/


Format MLA (Modern Language Association)

"Nufalemzil". Farmasi-id.com. 22 November 2017. 7 Juni 2020. https://www.farmasi-id.com/nufalemzil/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Nufalemzil", 22 November 2017, <https://www.farmasi-id.com/nufalemzil/> [Diakses pada 7 Juni 2020]


Bagikan ke Rekan Anda