NINTEDANIB

Kandungan, Indikasi, Efek Samping, Kontra, Interaksi, Dosis, Obat Apa | FARMASI-ID.COM > Sistem Pernapasan > Obat Sistem Pernapasan Golongan Lain > NINTEDANIB

Indikasi

Fibrosis paru idiopatik.

Kontra Indikasi

Hipersensitif thd nintedanib, kacang atau kedelai. Hamil.

Perhatian Khusus

Alergi terhadap produk kedelai & protein kacang. Hentikan penggunaan jika mengalami diare berat, mual & muntah meskipun ada pengobatan simtomatik. Pasien dengan predisposisi genetik thd perdarahan atau menerima terapi antikoagulan dalam dosis penuh; risiko KV yang lebih tinggi termasuk penyakit arteri koroner; kejadian tromboemboli; operasi perut sebelumnya atau riwayat perforasi organ berongga; hipertensi, pemanjangan QT. Terapi interupsi apabila mulai muncul gejala & tanda iskemia miokard akut. Periksa TD sistemik secara berkala.

Periksa kadar transaminase & bilirubin hati sebelum memulai pengobatan & secara berkala atau apabila disarankan secara klinis; mengurangi dosis atau terapi interupsi jika terlihat elevasi transaminase (AST atau ALT)> 3x ULN. Hentikan pengobatan secara permanen jika ada peningkatan pada hasil pemeriksaan fungsi hati yang dikaitkan dengan tanda atau gejala klinis dari kerusakan hati, misalnya, ikterus & perforasi GI. Co-administrasi dgn pirfenidone. Dapat menghambat penyembuhan luka. Dapat mempengaruhi kemampuan menyetir & mengoperasikan mesin. Gangguan ginjal berat (CrCl <30 mL / menit). Tidak dianjurkan pada gangguan hati sedang (Child-Pugh B) & parah (Child-Pugh C). Wanita dengan potensi melahirkan harus menggunakan kontrasepsi yang efektif selama paling sedikit 3 bulan setelah pemberian dosis terakhir. Laktasi. Anak

Efek Samping

Diare, mual, nyeri abdomen; peningkatan enzim hati. penurunan nafsu makan & berat badan; perdarahan; muntah; peningkatan ALT, AST & GGT.

Interaksi Obat

Peningkatan paparan dengan inhibitor P-gp yang kuat (seperti ketokonazol atau eritromisin). Penurunan paparan dengan induktor P-gp yang kuat (seperti rifampisin, karbamazepin, fenitoin & St. John’s wort).

Kategori Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil (Menurut FDA)

Kategori D: Ada bukti positif mengenai risiko pada janin manusia, tetapi manfaat dari penggunaan obat ini pada wanita hamil dapat diterima meskipun berisiko pada janin (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Dosis

Dosis lazim: 150 mg 2x/ hr setiap 12 jam. Pasien yg intoleransi terhadap dosis lazim 100 mg 2x/ hr. Maks: 300 mg/ hr.

Pemberian Obat

Sebaiknya diberikan bersama makanan: Telan utuh dengan air, jangan dikunyah/ dihancurkan.

Sediaan

  • Kapsul lunak 100 mg
  • Kapsul lunak 150 mg

Nama Brand

Ofev (Produsen: Boehringer Ingelheim)