Nexa

By | April 6, 2021 | Farmasi-id.com > Sistem Kardiovaskular & Hematopoietik > Nexa

Kandungan dan Komposisi Nexa

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Nexa adalah:

Tranexamid acid 500 mg , 250 mg/mL dan 500 mg/5mL.

 

Bentuk Sediaan:

Tablet dan ampul.

 

Farmakologi:

Aktivitas antiplasminik :menghambat aktivitas dari aktivator plasminogen dan plasmin.

Aktivitas hemostatis: mencegah degradasi fibrin, pemecahan trombosit, peningkatan kerapuhan vaskuler dan pemecahan faktor koagulasi.

 

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Nexa

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Nexa adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Untuk fibrinolisis lokal seperti : epistaksis, prostatektomi, konisasi serviks.

Edema angioneurotik herediter.

Perdarahan abnormal sesudah operasi.

Perdarahan sesudah operasi gigi pada penderita hemofilia.

 

Dosis dan Aturan Pakai Nexa

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Nexa:

Fibrinolisis lokal : Oral : 1-1,5 gram 2-3 x sehari, Parenteral : Dosis yang dianjurkan adalah 500-1000 mg (iv) dengan injeksi lambat (1ml/menit) 3 x sehari

Edema angioneuritik herediter :Oral : 1-1,5 gram 2-3 x sehari.

Perdarahan abdominal setelah operasi :

1 gram 3 x sehari  pada 3 hari pertama, kemudian dilanjutkan oral 1 gram 3-4 x sehari. Untuk mencegah perdarahan ulang dapat diberikan per oral 1 gram 3-4 kali sehari selama 7 hari.

Khusus untuk perdarahan setelah operasi gigi pada penderita hemofilia :Segera sebelum operasi : 10 mg/kg BB (IV), Setelah operasi : 25 mg/kg BB (oral) 3-4 x sehari selama 6-8 hari.

 

Kontra Indikasi:

Penderita subarachnoid hemorrhage dan penderita dengan riwayat tromboembolik.

Penderita dengan kelainan pada penglihatan warna.

Penderita yang hipersensitif terhadap asam traneksamat.

 

Peringatan dan Perhatian:

Bila diberikan secara intravena, dianjurkan untuk menyuntikkannya perlahan-lahan.

Hati-hati digunakan pada penderita insufisiensi ginjal karena risiko akumulasi.

Tidak diindikasikan pada hematuria yang disebabkan oleh parenkim renal, pada kondisi ini sering terjadi presipitasi fibrin dan mungkin memperburuk penyakit.

Digunakan pada wanita hamil hanya jika secara jelas diperlukan.

Hati-hati diberikan pada ibu menyusui untuk menghindari risiko pada bayi.

 

Efek Samping:

Gangguan-gangguan gastrointestinal : mual, muntah-muntah, anorexia, eksantema dan sakit kepala dapat timbul pada pemberian secara oral.

Dengan injeksi intravena yang cepat dapat menyebabkan pusing dan hipotensi. Untuk menghindari hal tersebut maka pemberian dapat dilakukan dengan kecepatan tidak lebih dari 1 mL/menit.

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *