Nature’s Health Omega Junior

Farmasi-id.com > Nutrisi > Suplemen Anak > Nature’s Health Omega Junior

By | 04/11/2017

Kandungan dan Komposisi Nature’s Health Omega Junior

Setiap 1 softgel mengandung:

  • Fish Oil 250 mg
  • EPA (Eicosapentaenoic Acid) 85 mg
  • DHA (Docosahexaenoic Acid) 55 mg
  • Vitamin E (d-alpha tocopherol) 2,5 IU

Bahan lain: Natural creamy orange flavor, Stevia Powder.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

  • Membantu pembentukan & perkembangan sel-sel otak
  • Untuk daya pikir, memori & konsentrasi
  • Membantu meningkatkan kecerdasan & kemampuan belajar
  • Untuk kesehatan mata
  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Aturan Minum

2th keatas : 1-3 softgel/hari

Peringatan

Tidak untuk yang alergi ikan.

Kemasan dan Sediaan

Botol plastik @ 30 kapsul lunak

Izin BPOM

SI104302231

Harga

Rp 165.000

Produsen

Viva Pharmaceutical INC – Canada

Importir

PT Radiant Sentral Nutrindo

Sekilas Tentang Vitamin E

  1. Mencegah rambut rontok.

  2. Melancarkan peredaran darah di kulit kepala.

  3. Menyeimbangkan produksi sebum.

  4. Menjaga kadar hormon.

  5. Mengurangi efek samping obat-obatan.


  1. Mengatasi diabetes.

  2. Memperbaiki kualitas sperma.

  3. Mencegah kulit terbakar.

  4. Menjaga kesehatan kuku.

  5. Mengatasi garis-garis halus dan kerutan.

Sumber: kuning telur, tahu, bayam, kacang tanah, kedelai, almond, alpukat, udang, labu, brokoli, dan minyak biji bunga matahari.

Sekilas Tentang Eicosapentaenoic Acid (EPA)

Eicosapentaenoic Acid atau yang disingkat dengan EPA adalah suatu bentuk dari asam lemak omega-3. Peran EPA dalam tubuh sangat vital yakni untuk menjalankan fungsi-fungsi membran biologikal dan sebagai prekursor beberapa regulator lipid dalam metabolisme sel. Beberapa mikroorganisme termasuk mikroalga (Monodus subterraneus, Chlorella minutissima dan Phaeodactylum tricornutum), jamur, dan bakteri laut memiliki atau memproduksi banyak EPA. Oleh sebab itu mikroorganisme ini dijadikan sebagai bahan utama dalam produksi EPA untuk tujuan komersial.

EPA sering digunakan pada produk suplemen dan obat untuk mengurangi kadar trigliserida dan kolesterol dalam darah. Secara umum EPA bermanfaat bagi penderita penyakit jantung, mencegah efek lanjutan akibat serangan jantung, gangguan psikologi dan mental (schizophrenia, gangguan kepribadian, depresi, hiperaktif, ADHD), mencegah darah membeku dengan cepat, mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan, mengurangi gejala menopause. Selain itu EPA juga bermanfaat untuk mempercepat pemulihan setelah operasi, memperkuat memori otak, menjaga kesehatan penderita kanker, dan mengurangi efek obat kemoterapi pada pasien kanker, dan lain-lain.

Jika dikombinasikan dengan DHA (docosahexaenoic acid), maka bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung, mengatasi irama jantung tidak normal, asma, kanker, gangguan menstruasi, hay fever, hipertensi, psoriasis, sindrom Raynaud's, rheumatoid arthritis, penyakit Crohn's, dan kolitis ulseratif. Sedangkan bila dikombinasikan dengan RNA dan L-arginine maka bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka setelah operasi.

Sumber alami yang mengandung EPA biasanya juga mengandung DHA. Beberapa sumber makanan yang kaya akan kandungan EPA seperti ikan makarel, herring, tuna, halibut, salmon, menhaden, dan cod liver.

Sekilas Tentang Docosahexaenoic Acid (DHA)

Docosahexaenoic Acid atau yang lebih banyak dikenal dengan sebutan DHA, adalah suatu jenis asam lemak omega 3. DHA dibutuhkan oleh otak dan juga perkembangan janin selama kehamilan dan bagi bayi. Selain itu secara umum, DHA dibutuhkan oleh segala rentang usia.

Tubuh dapat menghasilkan DHA namun dalam jumlah yang sangat kecil, sehingga diperlukan asupan dari luar baik dari makanan maupun suplemen untuk memenuhinya. Dalam tubuh manusia, DHA utamanya ada di dalam membran sel yang mana ia membuat membran dan ruang diantaranya menjadi lebih cair yang membuat sel saraf mampu mengirim dan menerima sinyal elektrik dengan lebih mudah. Jika jumlah DHA dalam tubuh kita cukup, maka sel saraf akan lebih mudah, lebih cepat, dan lebih efisien dalam berkomunikasi. Bila kita kekurangan DHA yang terjadi adalah akan memunculkan risiko gangguan fungsi otak, penglihatan, dan lain-lain.

Selama masa kehamilan, dibutuhkan DHA yang cukup agar otak janin dapat berkembang dengan baik yang mana DHA berperan penting dalam pembentukan dan perkembangan jaringan otak. DHA akan terakumulasi pada sistem saraf pusat agar mata dan otak dapat tumbuh dengan normal. Selain itu DHA berperan dalam aktivitas otak memproses informasi, mengingat, dan mengekspresikan emosi sehingga juga berpengaruh pada kemampuan individu dalam berinteraksi sosial, mengatasi masalah, perencanaan, dan kondisi emosional lainnya.

DHA mampu memperlambat proses degenerasi otak dan mengurangi risiko demensia pada orang lanjut usia, meningkatkan penglihatan dengan mengaktifkan protein rhodopsin, menjaga kesehatan jantung (dengan mengurangi kadar trigliserida, tekanan darah, kolesterol, dan menurunkan risiko disfungsi endothelial), mengurangi peradangan yang berkaitan dengan arthritis, menghambat pertumbuhan sel kanker, mengurangi gejala asma dengan menghalangi sekresi mucus dan menurunkan tekanan darah.

Sumber alami yang telah diketahui memiliki kadar DHA dalam jumlah tinggi antara lain ikan (makarel, salmon, herring), kerang, caviar, dan minyak ikan cod.

Sekilas Tentang D-Alpha Tocopherol (Vitamin E Nabati)

D-alpha tocopherol adalah vitamin E yang bersumber dari bahan-bahan nabati. Vitamin E yang tersedia dalam bentuk ini lebih baik penyerapannya di dalam tubuh dan lebih banyak manfaatnya dibandingkan vitamin E dalam bentuk lainnya.

Berikut beberapa manfaat dari d-alpha tocopherol (vitamin E nabati):


  1. Mencegah rambut rontok.

  2. Melancarkan peredaran darah di kulit kepala.

  3. Menyeimbangkan produksi sebum.

  4. Menjaga kadar hormon.

  5. Mengurangi efek samping obat-obatan.


  1. Mengatasi diabetes.

  2. Memperbaiki kualitas sperma.

  3. Mencegah kulit terbakar.

  4. Menjaga kesehatan kuku.

  5. Mengatasi garis-garis halus dan kerutan.

Sumber: minyak biji gandum, biji bunga matahari (dipanggang kering), kacang almond (dipanggang kering, hazelnut (dipanggang kering), kacang tanah (dipanggang kering), bayam, buah kiwi, mangga, brokoli, minyak jagung, tomat.

Sekilas Tentang Minyak Ikan (Fish Oil)

Minyak ikan disebut juga sebagai asam lemak yang berasal dari hati beberapa jenis ikan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kadar DHA dan EPA dalam ikan atau suplemen minyak ikan memiliki beberapa manfaat, yaitu:


  1. Menurunkan kadar trigliserida.

  2. Memperlambat pembentukan plak pada pembuluh darah.

  3. Menurunkan tekanan darah.

  4. Mengurangi risiko serangan jantung.

  5. Menjaga kulit.

  1. Meningkatkan fungsi otak.

  2. Mencegah dan menunda demensia.

  3. Mencegah terjadinya peradangan.

  4. Melebarkan pembuluh arteri dan vena.

Sumber: ikan mackerel, tuna, salmon, sarden, herring, trout, dan cod.