Natrol Acai Berry Diet

Farmasi-id.com > Nutrisi > Suplemen Kesehatan > Natrol Acai Berry Diet

By | 02/09/2017

Kandungan dan Komposisi

Setiap penyajian (2 kapsul) mengandung:

  • Chromium (from Chromax Chromium Picolinate ) 40 mcg
  • Acai Extract 4:1 (Euterpe oleracea) (berry) 500 mg
  • Green Tea Extract (Camellia Sinensis) (leaf) 160 mg
  • EGCG (Epigallocatechin Gallate) 80 mg
  • Metabolic Activator Caffeine Blend (from caffeine Anhydrous, White Tea Extract (Camellia sinensis) (leaf), Kola Nut Extract (Cola Acuminata) (Seed), Green Tea Extract (Camellia sinensis) (leaf), Green Coffee (Coffee arabica) (bean) 100 mg
  • Berry Digest Enzyme Blend Cellulose, Pectinase, AMylase, Hemicellulase, Beta Glucanase, Phytase, Glucoamylase, Lipase, Protease 5 mg

Bahan lain:

Maltodextrin, Roce powder, Hypromellose, Silica, Magnesium Stearate, Arabic Gum, Milk, Wheat and Soybeand.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Suplemen kesehatan, sumber energi, antioksidan.

Aturan Minum

2 kapsul 1 x sehari, minum sesudah makan.

Kemasan dan Sediaan

Dus, Botol @ 60 & 75 kapsul

Izin BPOM

TI124347261

Harga

Rp 300.000/botol isi 75 kapsul

Produsen

Natrol INC – United States

Importir

PT Natural Nutrindo

Sekilas Tentang Chromium
Chromium (nama lain: chromium picolinate atau chromium polynicotinate) merupakan suatu mineral yang dibutuhkan dalam jumlah kecil oleh organ tubuh agar dapat berfungsi dan bekerja dengan baik. Chromium terdiri dari dua bentuk umum yakni chromium trivalen dan chromium heksavalen. Bentuk chromium trivalen merupakan bentuk chromium yang biasa digunakan dalam produk-produk suplemen, sedangkan bentuk heksavalen merupakan racun yang dapat menyebabkan masalah kulit dan kanker paru-paru.

Chromium dibutuhkan untuk mengendalikan kadar gula darah pada orang pradiabetes tipe 1 dan 2. Chromium juga dibutuhkan untuk mengendalikan kadar gula darah pasca penggunaan steroid dan terapi HIV. Chromium juga dibutuhkan oleh para atlet untuk meningkatkan jumlah energi.

Selain itu chromium bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol dan lemak darah. Konsumsi 15-200 mcg chromium per hari selama 6-12 minggu dapat menurunkan kadar kolesterol jahat LDL dan meningkatkan HDL (kolesterol baik).
Sekilas tentang antioksidan
Antioksidan merupakan molekul yang mampu memperlambat atau mencegah proses oksidasi molekul lain. Oksidasi adalah reaksi kimia yang dapat menghasilkan radikal bebas, sehingga memicu reaksi berantai yang dapat merusak sel. Antioksidan seperti tiol atau asam askorbat (vitamin C) mengakhiri reaksi berantai ini.

Antioksidan secara nyata mampu memperlambat atau menghambat oksidasi zat yang mudah teroksidasi meskipun dalam konsentrasi rendah. Antioksidan juga sesuai didefinisikan sebagai senyawa-senyawa yang melindungi sel dari efek berbahaya radikal bebas oksigen reaktif jika berkaitan dengan penyakit, radikal bebas ini dapat berasal dari metabolisme tubuh maupun faktor eksternal lainnya.

Radikal bebas adalah spesies yang tidak stabil karena memiliki elektron yang tidak berpasangan dan mencari pasangan elektron dalam makromolekul biologi. Protein lipida dan DNA dari sel manusia yang sehat merupakan sumber pasangan elektron yang baik. Kondisi oksidasi dapat menyebabkan kerusakan protein dan DNA, kanker, penuaan, dan penyakit lainnya. Komponen kimia yang berperan sebagai antioksidan adalah senyawa golongan fenolik dan polifenolik. Senyawa-senyawa golongan tersebut banyak terdapat di alam, terutama pada tumbuh-tumbuhan, dan memiliki kemampuan untuk menangkap radikal bebas. Antioksidan yang banyak ditemukan pada bahan pangan, antara lain vitamin E, vitamin C, dan karotenoid.