Narmig

Farmasi-id.com > Sistem Saraf Pusat > Obat Antivertigo > Narmig

By | 07/11/2018

Kandungan dan Komposisi Narmig

Tiap tablet mengandung,

Cinnarizine 25 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

  • Gangguan keseimbangan misalnya : vertigo perifer, pusing, nystagmus, tinnitus, mual, muntah dan profilaksis migren.
  • Gangguan sirkulasi cerebrovaskular misalnya : pusing, tinnitus, sakit kepala vaskuler, unsociabillity dan mudah tersinggung, kehilangan memori dan kurangnya konsentrasi.
  • Gangguan sirkulasi darah perifer.
  • Mabuk perjalanan.

Posologi

Gangguan keseimbangan sirkulasi serebral:

1 tablet 3 x sehari

Gangguan sirkulasi perifer:

2-3 tablet 3 x sehari

Mabuk perjalanan:

Dewasa:

1 tablet, 2 jam sebelum perjalanan

Anak-anak 5-12 tahun:

1/2 dosis dewasa

Dosis maksimal yang direkomendasikan sehari: 225 mg

Diminum setelah makan

Kontra Indikasi

Penyakit Parkinson; hipotensi.

Peringatan

Hamil, hipotensi (dosis tinggi), menyusui, glaukoma sudut sempit, retensi urin, hipertrofi prostat, dalam terapi penghambat MAO.

Efek Samping

Hipotensi pada dosis besar, mengantuk, sakit kepala gangguan saluran cerna; jarang terjadi reaksi kulit alergik, letih.

Kemasan dan Sediaan

Dus, 5 strip @ 10 tablet 25 mg

Izin BPOM

DKL1306314310A1

Harga

Rp 80.000/dus, 5 strip @ 10 tablet 25 mg

Produsen

Erela

Sekilas Tentang Obat Antivertigo

Obat antivertigo adalah obat yang digunakan untuk menghilangkan vertigo. Ada 3 tujuan utama untuk penggunaan obat vertigo. Yang pertama adalah menghilangkan halusinasi gerak. Obat-obatan dengan sifat 'penekan' vestibular digunakan untuk tujuan ini. Penekan vestibular utama adalah obat antikolinergik dan antihistamin. Tujuan kedua adalah untuk mengurangi tanda-tanda neurovegetative dan psikoafektif yang menyertainya (mual, muntah, kecemasan). Antidopaminergik digunakan untuk tujuan ini. Tujuan ketiga adalah untuk meningkatkan proses 'kompensasi vestibular' untuk memungkinkan otak menemukan keseimbangan sensorik baru terlepas dari lesi vestibular. Berbagai obat lain juga digunakan dalam pengobatan vertigo, termasuk benzodiazepin, agen histaminergik, simpatomimetik dan antagonis kalsium.

Sekilas Tentang Vertigo

Vertigo (dari bahasa Latin vertō "gerakan berputar") adalah salah satu bentuk sakit kepala di mana penderita mengalami persepsi gerakan yang tidak semestinya (biasanya gerakan berputar atau melayang) yang disebabkan oleh gangguan pada sistem vestibular. Vertigo sering kali dengan gejala mual dan muntah serta ketidakmampuan penderita menjaga keseimbangan badan, yang menyebabkan penderita mengalami kesulitan berdiri atau berjalan.

Vertigo dibagi menjadi tiga tipe. Tipe pertama dikenal dengan objektif di mana penderita merasa benda-benda di sekitarnya bergerak. Tipe ke dua dikenal dengan subjektif di mana penderita merasa mereka bergerak pada saat mereka sedang diam. Tipe ke tiga dikenal dengan pseudovertigo, di mana pasien merasa sensasi gerakan berputar di dalam kepalanya.

Penyakit yang paling umum yang menyebabkan vertigo adalah benign paroxysmal positional vertigo (BPPV), penyakit Meniere, dan labyrinthitis. Penyebab yang kurang umum termasuk stroke, tumor otak, cedera otak, multiple sclerosis, migrain, trauma, dan tekanan yang tidak merata di antara telinga tengah. Vertigo fisiologis dapat terjadi setelah terpapar dalam waktu lama seperti ketika berada di kapal atau hanya berputar dengan mata tertutup. Penyebab lain mungkin termasuk paparan racun seperti karbon monoksida, alkohol, atau aspirin. Vertigo biasanya mengindikasikan adanya masalah di bagian sistem vestibular. [Penyebab pusing lainnya termasuk presinkop, disekuilibrium, dan pusing yang tidak spesifik.