Mustika Rapet Air Mancur

Farmasi-id.com > Herbal > Herbal Keputihan > Mustika Rapet Air Mancur

By | 11/02/2019

Kandungan dan Komposisi Mustika Rapet Air Mancur

Tiap kapsul 500 mg mengandung total ekstrak yang setara dengan:

  • Granati pericarpium 768 mg
  • Parameriae cortex 628,4 mg
  • Gallae fructus 907,6 mg
  • Colae semen ekstrak 25 mg
  • Panax ginseng ekstrak 4 mg
  • Tribulus terrestris ekstrak 11 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Mengurangi lendir yang berlebihan pada organ kewanitaan.

Dosis dan Aturan Pakai

Minumlah secara teratur pagi dan sore @ 1 kapsul.

Cara Penyimpanan

Simpan di tempat kering.

Kemasan dan Sediaan

Dus, 10 Catchcover @ 1 Strip @ 2 & 4 kapsul

Izin BPOM

TR172308341

Harga

Rp 3.500/1 Strip @ 4 kapsul

Produsen

PT Air Mancur

Sekilas Tentang Parameriae Laevigata / Parameriae Cortex (Kayu Rapet)

Parameriae laevigata/parameriae cortex atau yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan kayu rapet adalah suatu tanaman dengan ciri tanaman bersemak menjalar, batang membelit dan berambut, berkayu, berwarna cokelat. Daunnya memiliki ciri pangkal hingga ujung daun meruncing, saat muda daunnya berwarna hijau kemerahan dan setelah tua/matang akan berwarna hijau. Bunga kayu rapet berwarna putih, dengan bentuk mahkota menyerupai corong. Buahnya berupa buah polong berbentuk bulat berwarna cokelat kehitaman. Tanaman kayu rapet bisa tumbuh pada dataran rendah hingga ketinggian sampai 1200 m dpl (di atas permukaan laut).

Bagian yang dijadikan sebagai produk herbal adalah kulit kayunya (cortex). Kandungan yang ada di dalamnya berupa tanin, asam protokatekol, dan lain-lain. Khasiatnya antara lain sebagai antipiretik dan desinfektan. Sebagai tanaman herbal, kayu rapet biasa digunakan untuk merapatkan rahim dan mengobati keputihan.

Sekilas Tentang Panax Ginseng (Ginseng)

Ginseng merupakan salah satu tanaman berkhasiat obat yang telah lama dimanfaatkan di berbagai negara seperti Cina, Korea, Amerika, dan Jepang.

Hampir semua bagian tanaman seperti biji, bunga, daun dan batang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Namun, bagian akar dan umbinya yang paling sering dimanfaatkan. Akar ginseng mengandung berbagai senyawa seperti saponin (panaxosida atau ginsenosida), antioksidan, peptida, polisakarida, asam lemak, glikosida (panaquilon), poliasetilena, pitosterol dan minyak esensial. Selain itu, dalam akar ginseng juga terkandung zat pahit, vitamin B1, dan B2. Zat ginsenosida (triterpenglikosida) berperan dalam memberikan efek adaptogen seperti antistres, antiletih, meningkatkan sistem imun, dan sebagai antioksidan yang kuat.

Sekilas tentang keputihan

Keputihan atau Fluor Albus atau Leukorea adalah suatu debit lengket kuning keputihan yang keluar dari vagina. Biasanya, keputihan dalam jumlah tertentu adalah normal, sebagai ketidakseimbangan temporer flora vagina alami. Jumlah normal yang lebih besar terjadi pada kehamilan, yang diharapkan menurun setelah melahirkan/ selama menyusui.

Namun, keputihan mungkin merupakan gejala gangguan pada organ reproduksi atau di tempat lain dalam tubuh. Sebuah cairan putih kekuningan atau krem, terutama jika kental, sering berisi nanah dan dapat merupakan tanda infeksi seperti trikomoniasis, kandidiasis, dan vaginitis bakteri. Debit trikomoniasis biasanya kekuningan, berbau, dan gatal. Debit kandidiasis adalah cairan putih kental dengan iritasi dan gatal-gatal. Wanita dengan bakterial vaginosis sering mengeluhkan debit kuning keabu-abuan dengan bau amis ofensif (fishy odor). Leukorea juga dapat menjadi tanda infeksi leher rahim dan penyakit menular 5ek5ual.

Keputihan merupakan sekresi vaginal pada wanita. Keputihan pada dasarnya dapat digolongkan menjadi dua golongan yaitu keputihan normal (fisiologis) dan keputihan abnormal (patologis). keputihan fisiologis adalah keputihan yang biasanya terjadi setiap bulannya, biasanya muncul menjelang menstruasi atau sesudah menstruasi ataupun masa subur. Keputihan patologis dapat disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.