Moisderm

MOISDERM®
KRIM PELEMBAB

Apa Kandungan dan Komposisi Moisderm?

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Moisderm adalah:


MOISDERM® 10% Krim
Tiap gram krim mengandung Urea 10% dalam dasar krim dengan Sodium pidolate, Sodium lactate.

MOISDERM® 20% Krim
Tiap-gram krim mengandung Urea 20% dalam dasar krim dengan Sodium pidolate, Sodium lactate.

KHASIAT :
MOISDERM® merupakan krim pelembab yang dapat melembabkan dan menghaluskan kulit kering.

Moisderm Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Moisderm?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Moisderm adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

  • Untuk pengobatan ikhtiosis dan keadaan kulit kering lainnya
  • Hiperkeratosis atau kulit bersisik seperti pada psoriasis, dermatitis atopik

KONTRA

Moisderm Obat Apa?


Apa Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Moisderm?

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Moisderm adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

  • Hipersensitivitas terhadap MOISDERM®
  • Penyakit bakteri, virus, danjamurjikadikombinasikan dengan steroid
  • Wanita hamil

PERINGATAN/Perhatian :

  • Jangan dipakai di dekat mata atau kulit yang terluka
  • Hentikan penggunaan apabila terjadi iritasi
  • Tidak boleh digunakan secara berlebihan dalam jumlah besar pada tempat yang luas, karena dapat menyebabkan efek sistemik yang serius
  • Rasa pedih sementara dapat terjadi


Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah Aman Menggunakan Moisderm Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Moisderm, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Moisderm?

Jika Anda lupa menggunakan Moisderm, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Moisderm Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Bagaimana Cara Penyimpanan Moisderm?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Moisderm yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.


Apa Efek Samping Moisderm?

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Moisderm yang mungkin terjadi adalah:


Dapat menyebabkan kulit terbakar dan iritasi jika digunakan pada kulit yang meradang.

ATURAN PAKAI :
Dioleskan 2 kali sehari setelah mandi agar diperoleh efek pengobatan yang optimal. Frekuensi pemakaian dapat diturunkan setelah ada kemajuan/perbaikan. Untuk hiperkeratosis pada kaki, oleskan krim setelah merendam kaki teriebih dahulu dalam air hangat selama 15 menit dan dikeringkan dengan handuk.

Kemasan:
MOISDERM® 10% Krim
Tube isi 20 g netto
Reg. No.: DKL0317619729A1

MOISDERM® 20% Krim
Tube isi 20 g netto
Reg. No.: DKL0317619729B1

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

SIMPAN DI BAWAH 30°C
TERLINDUNG DARI CAHAYA

Diproduksi oleh :
PT. Interbat
Jl. H.R.M. Mangundiprojo no. 1
Buduran, Sidoarjo – 61252
Jawa Timur, Indonesia

Interbat adalah suatu perusahaan farmasi asal Indonesia yang didirikan pada 1948 oleh Bapak Djoko Sukamto yang awalnya sebagai distributor produk-produk obat buatan perusahaan Eropa seperti Crinos S.p.A., Zambon, Gentili S.p.A., dan Cipan Pharmaceutical. Pada tahun 1959 perusahaan ini mendapatkan ijin untuk untuk memproduksi obat sendiri dan pada 1971 perusahaan ini mendapatkan sertifikat GMP (Good Manufacture Practises) atau CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) untuk fasilitas produksinya sehingga sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan pada waktu itu.

Pada tahun 1977, Interbat memindahkan semua kegiatan produksinya ke lokasi di Sidoarjo seluas dua hektar dimana di sana berdiri pabrik baru mereka. Kemudian setelah itu Interbat kembali melakukan ekspansi pabriknya hingga mencapai empat hektar untuk berbagai macam unit produksi seperti fasilitas produksi, peralatan, laboratorium mutu, dan fasilitas lainnya sehingga sesuai dengan standar WHO. Hingga saat ini Interbat telah menerima setidaknya 31 sertifikat GMP/CPOB.

Saat ini Interbat memiliki sekira 270 produk obat yang terdiri dari berbagai macam kategori mulai dari produk obat hingga suplemen. Produknya pun telah diekspor ke berbagai negara.