Miozidine

Farmasi-id.com > Sistem Kardiovaskular & Hematopoietik > Obat Antiangina > Miozidine

By | 26/11/2014

Komposisi

Trimetazidine diHCl.

Indikasi

Sebagai tambahan untuk terapi antiangina yang sdh ditentukan.

Kontra Indikasi

Laktasi.

Perhatian

Tdk untuk digunakan sebagai monoterapi. Tdk untuk serangan angina maupun terapi awal untuk angina tak stabil atau infark miokard; tidak untuk digunakan pada fase sblm rawat inap di rumah sakit ataupun pada periode awal rawat inap di rumah sakit. Gagal hati & gagal ginjal berat (Bersihan kreatinin <15 mL/mnt). Hamil.

Efek Samping

Jarang: Gangguan GI seperti mual & muntah.

Dosis

1 tablet pada pagi & sore hari.

Pemberian Obat

Sebaiknya diberikan bersama makanan.

Kemasan, Sediaan, Harga

Miozidine FC tablet 35 mg, 3 × 10’s

Produsen

Pratapa Nirmala/Fahrenheit

Sekilas Tentang Obat Antiangina

Obat antiangina adalah obat yang digunakan untuk terapi perawatan atau pengobatan angina pektoris, suatu gejala dari penyakit jantung iskemik. Angina pektoris merupakan suatu kondisi berkurangnya pasokan oksigen dan menurunnya aliran darah ke dalam miokardium. Gangguan tersebut bisa karena suplai oksigen yang turun (adanya aterosklerosis koroner atau spasme arteria koroner) atau kebutuhan oksigen yang meningkat. Sebagai manifestasi keadaan tersebut akan timbul angina pektoris yang pada akhirnya dapat berkembang menjadi infark miokard. Angina pektoris dibagi menjadi 3 jenis yaitu angina klasik (stabil), angina varian, dan angina tidak stabil. Beberapa obat yang termasuk dalam obat antiangina seperti nitrat, beta-blocker, dan calcium channel blocker.

Nitrat bekerja dengan cara memperlebar pembuluh darah dengan menstimulasi EDRF (endothelium-derived relaxing factor) dan digunakan untuk meredakan angina eksersional (angina yang dipicu oleh aktivitas) dan vasospastik. Akibatnya tekanan pada ventrikel berkurang dan mengurangi ketegangan dan kebutuhan oksigen pada jantung. Biasanya nitrat short-acting digunakan untuk meredakan kondisi dimana angina telah terjadi dan nitrat longer-acting digunakan untuk pencegahan angina.

Beta blocker atau antagonis beta digunakan untuk menghambat aksi dari reseptor beta-adrenergik yang memodulasi fungsi jantung, fungsi pernapasan, dan pelebaran pembuluh darah. Cara kerjanya yakni dengan mengurangi kekuatan kontraksi otot jatung dan memperlambat denyut jantung. Obat ini efektif saat nyeri dada angina dipicu oleh aktivitas.

Obat calcium channel blocker (penghambat kalsium) merupakan obat yang berfungsi menurunkan tekanan darah dengan mengatur kalsium yang berhubungan dengan aktivitas listrik di jantung. Obat ini secara langsung akan mencegah vasospasme arteri koroner dengan cara melebarkan arteri koroner dan perifer, meningkatkan efisiensi miokard, menurunkan denyut jantung, dan meningkatkan aliran darah koroner.