Mintriko

Farmasi-id.com > Antibiotik > Mintriko

By | 07/04/2016

Kandungan

Metronidazole 250 mg

Metronidazole 500 mg

Indikasi

Trichomoniasis & Amoebiasis

Kontra Indikasi

Diketahui sensitif terhadap metronidazole atau turunan nitroimidazole, penggunaan bersama dengan ethyl alcohol; penderita dengan riwayat penyakit neurologi serius; gagal ginjal berat; kehamilan trimester pertama.

Perhatian

Penderita penyakit hati yangberat memetabolisir metronidazole secara lambat menyebabkan akumulasi sisa metronidazole dan metabolitnya dalam plasma, sehingga dianjurkan penggunaan dosis yang rendah dan secara hati-hati.; Metronidazole harus digunakan secara ekstra hati-hati pada penderita dengan gangguan susunan saraf pusat, diskrasia darah dan penyakit hati yang berat; penggunaan metronidazole harus dihindari selama kehamilan, terutama pada trimester pertama; pada terapi ulang atau pemakaian lebih dari 7 hari diperlukan pemeriksaan sel darah putih.

Efek Samping

Gangguan gastrointestinal, anorexia, nausea, vomiting, nyeri epigastrum dan diare, rasa logam yang tidak enak pada mulut, mulut kering, Sangat jarang: reaksi dermatologis, maculopapular.

Dosis

Trichomoniasis, pengobatan 1 hari 2 g atau 2 x 1 g; Amoebiasis: Dewasa: sehari 3 x 750 mg selama 10 hari; Anak: 35-50 mg/kgBB terbagi dalam 3 dosis selama 10 hari.

Izin BPOM, Kemasan, Sediaan

  • DKL9917108304A1: DUS, 10 STRIP @ 10 KAPTAB 500 mg
  • DKL9917108310B1: Dus, 10 strip @ 10 tablet 500 mg

Produsen

Holi Pharma

Sekilas Tentang Antibiotik
Antibiotika adalah segolongan molekul, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan menekan atau memutus satu mata rantai metabolisme, hanya saja targetnya adalah bakteri molekul. Antibiotika berbeda dengan desinfektan karena cara kerjanya. Desinfektan membunuh kuman dengan menciptakan lingkungan yang tidak wajar bagi kuman untuk hidup.

Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya, dan setiap antibiotik sangat beragam keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotika yang membidik bakteri gram negatif atau gram positif, ada pula yang spektrumnya lebih luas. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut.

Antibiotika oral (diberikan lewat mulut) mudah digunakan dan antibiotika intravena (melalui infus) digunakan untuk kasus yang lebih serius. Antibiotika kadang kala dapat digunakan setempat, seperti tetes mata dan salep.

Informasi lengkap mengenai antibiotik dapat Anda baca di sini.