Mejen 6 A (Jamu Iboe)

Farmasi-id.com > Jamu > Jamu Diare > Mejen 6 A (Jamu Iboe)

By | 28/01/2016

Komposisi :

  • Kedawung (Parkiae Semen) 900 mg
  • Merica Hitam (Piperis nigri Fructus) 300 mg
  • Sidowayah (Woodfordiae Fructus et Flos) 900 mg
  • Cengkeh (Caryophylli Flos) 600 mg
  • Pala (Myristicae Semen) 600 mg
  • Ketumbar (Coriandri Fructus) 1200 mg
  • Klembak (Rhei Radix) 900 mg
  • Krangean (Litseae Folium) 600 mg

Khasiat dan Kegunaan :

Membantu mengurangi frekuensi buang air besar dan memadatkan tinja.

Cara Pemakaian :

Satu bungkus diseduh dengan 100 ml air matang panas, tambahkan sedikit garam. Minumlah dua kali sehari 1 bungkus sampai sembuh.

Peringatan dan Perhatian :

Tidak boleh diberikan pada anak di bawah 5 tahun dan penderita harus minum oralit. Bila dalam penggunaan 3 hari tidak sembuh, hubungi dokter Anda.

Kemasan:

Bungkus @ 6 gram

Izin:

POM TR. 082 286 081

Produsen:

PT. Jamu Iboe Jaya – Jawa Timur, Jawa Timur

Sekilas tentang diare

Diare merupakan penyakit di mana penderita mengalami buang air besar yang sering dan masih memiliki kandungan air berlebihan. Kondisi ini dapat merupakan gejala dari luka, penyakit, alergi (fructose, lactose), penyakit dari makanan atau kelebihan vitamin C dan biasanya disertai sakit perut, dan seringkali enek dan muntah. Diare dapat disebabkan oleh bakteri, virus, parasit, cacing dan jamur, intoksikasi makanan yang mengandung bakteri atau toksin (makanan beracun), alergi susu sapi atau makanan tertentu, gangguan penyerapan (malabsorbsi) karbohidrat, lemak dan protein.

Diare (bahasa Inggris: diarrhea) juga didefinisikan sebagai sebuah penyakit di saat tinja atau feses berubah menjadi lembek atau cair yang biasanya terjadi paling sedikit tiga kali dalam 24 jam.

Di negara berkembang, diare adalah penyebab kematian paling umum kematian balita, dan juga membunuh lebih dari 2,6 juta orang setiap tahunnya.
Sekilas Tentang Jamu Iboe Jaya
Pada 1910 Siem Tjiong Nio dan ibunya, Tan Swan Nio, melakukan proses pembuatan jamu dengan mendirikan usaha bernama Djamoe Industrie en Chemicalen Handel "IBOE" Tjap 2 Njonja di Surabaya. Pada waktu itu, di Surabaya sedang terjadi musim batuk dan jamu yang dihasilkan oleh usaha ini berhasil menyembuhkannya. Usaha jamu tersebut semakin berkembang dengan jumlah karyawan yang semakin bertambah untuk memenuhi permintaan produk jamu yang meningkat dan pada 1938, pemasaran dan penjualan produknya dilakukan hingga ke pulau Dewata, Bali.

Pada 1950, perusahaan ini melakukan beberapa modernisasi pada alat-alat produksinya seperti mesin giling dan mesin gerabah. Di tahun 1973, nama perusahaan berubah menjadi PT. Jamu Iboe Jaya yang bertahan hingga sekarang. PT. jamu Iboe Jaya memiliki pabrik di area seluas 2,38 hektar di Sidoarjo yang digunakan sebagai area pabrik untuk produksi jamu, research and development, kontrol kualitas, dan kegiatan lainnya dengan jumlah karyawan sebanyak 200 orang. Produk yang dihasilkan PT. Jamu Iboe meliputi jamu tradisional, suplemen herbal, dan minuman kesehatan.