MADU FOR MAMA AL MABRUROH

Farmasi-id.com > Jamu > Jamu Pelancar ASI > MADU FOR MAMA AL MABRUROH

By | 28/11/2015

Komposisi :

Madu Pilihan,Sari Kurma, Esktrak Daun Katuk, Esktrak Daun Pepaya, Nigella Sativa Semen, Ekstrak Kunyit

Khasiat:

  • Memperlancar ASI
  • Menjaga Kesehatan Kulit
  • Membersihkan Darah Kotor
  • Melancarkan Pencernaan
  • Membentuk Kolagen

Aturan Minum :

Kocok terlebih dahulu sebelum diminum, Minum 1-2 sendok makan dicampur dengan air sebanyak 200mL,aduk hingga rata lalu siap diminum.

Izin:

P-IRT 214320103800

Distributed By

AL MABRUROH

Kemasan & Harga:

Netto 350 gram

Harga : Rp.60.000,-

Berat Produk : 500 gram

Sekilas Tentang Curcuma Domestica (Kunyit)

Kunyit (curcuma domestica) merupakan tumbuhan yang biasa tumbuh di ladang dan di hutan, terutama di hutan jati. Banyak juga ditanam di perkarangan. dapat tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 2000 m dpl. Tanaman herba tahunan ini menghasilkan umbi utama berbentuk rimpang berwarna kuning tua atau jingga terang dan bagian rimpang inilah yang banyak dijadikan obat.

Khasiatnya antara lain sebagai kholagog, stomakik, antispasmodik, anti inflamasi, anti bakteria, dan kholeretik. Kunyit biasa dipakai untuk menyembuhkan luka dan kurap, mencret, nyeri haid, dan sakit perut.

Sekilas Tentang Nigella Sativa (Jinten Hitam)

Tanaman jintan hitam (nigella sativa/habatussaudah) adalah tanaman rempah yang sering kita jumpai berada di sekitar kita. Dalam bahasa inggris tanaman jintan hitam mempunyai nama black seed atau black cumin. Asal usul tanaman jintan hitam menurut sejarah berasal dari Mediterania (seputar Laut Tengah), sebelum tersebar ke berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.

Tanaman ini sudah terkenal sejak dulu karena di percaya dapat mengobati berbagai macam penyakit. Tanaman jinten hitam mengandung betakaroten yang mengandung kandungan pro vitamin A, kalsium, zat besi, sodium, minyak atsiri, lemak, dan delapan asam amino esensial. Beriktu adalah beberapa manfaat dari jintan hitam ini:


  1. Menghangatkan badan.

  2. Mengobati sakit perut.

  3. Menyembuhkan radang selaput lendir.

  4. Bermanfaat sebagai obat keracunan.

  5. Menyembuhkan penyakit asma, bronkitis dan penyakit pernapasan lainnya.


  1. Berkhasiat sebagai obat alergi.

  2. Mengatasi gangguan tidur dan stres.

  3. Memperlancar keluarnya ASI.

  4. Meningkatkan ketahanan tubuh dari serangan kanker, virus aids, hiv, dan tumor.

  5. Meningkatkan fungsi otak seperti kecerdasan, meningkatkan daya ingat, relativitas sel otak untuk mencegah kepikunan.

Sekilas Tentang Mel Depuratum (Madu)

Madu adalah cairan yang menyerupai sirup, madu lebih kental dan berasa manis, dihasilkan oleh lebah dan serangga lainnya dari nektar bunga. Rasa manis madu disebabkan oleh unsur monosakarida fruktosa dan glukosa, dan memiliki rasa manis yang hampir sama dengan gula. Madu memiliki beberapa kandungan seperti: fruktosa, glukosa, Maltosa, Sukrosa, Air, Gula paling tinggi, Abu (analisis kimia), dll.

Berikut adalah beberapa manfaat madu:


  1. Antioksidan.

  2. Meredakan sakit tenggorokan dan batuk.

  3. mengurangi bau badan.

  4. Meredakan bengkak.

  5. Mengobati luka

  6. Mengurangi alergi.

Sekilas tentang ASI (Air Susu Ibu)

Air susu ibu (disingkat ASI) adalah susu yang diproduksi oleh manusia untuk konsumsi bayi dan merupakan sumber gizi utama bayi yang belum dapat mencerna makanan padat. Air susu ibu diproduksi karena pengaruh hormon prolaktin dan oksitosin setelah kelahiran bayi. Air susu ibu pertama yang keluar disebut kolostrum atau jolong dan mengandung banyak immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit. Bila ibu tidak dapat menyusui anaknya, harus digantikan oleh air susu dari orang lain atau susu formula khusus. Susu sapi tidak cocok untuk bayi sebelum berusia 1 tahun.

Hal-hal yang mempengaruhi produksi ASI antara lain:

  • Makanan

  • Ketenangan jiwa dan pikiran

  • Penggunaan alat kontrasepsi

  • Perawatan payudara

  • Anatomis payudara

  • Faktor fisiologi

  • Pola istirahat

  • Faktor isapan anak atau frekuensi penyusuan

  • Faktor obat-obatan

  • Berat lahir bayi

  • Umur kehamilan saat melahirkan

  • Konsumsi rokok dan alkohol