Mabthera

Farmasi-id.com > Onkologi > Terapi Target untuk Kanker > Mabthera

By | 16/06/2015

Produsen Roche
KomposisiRituximab.
IndikasiLimfoma non Hodgkin sel β dengan CD-20 positif (+) stadium rendah atau folikuler, yang kemoresisten atau mengalami relaps. Dlm kombinasi dengan kemoterapi CVP untuk pengobatan pasien dengan limfoma folikuler stadium III-IV. Terapi pemeliharaan untuk pasien dengan limfoma folikuler sesudah memberi respons terhadap terapi induksi. Terapi kombinasi dengan kemoterapi CHOP untuk limfoma non Hodgkin sel β besar difus dengan CD-20 positif (+). Artritis Reumatoid (AR).
DosisLimfoma non Hodgkin folikuler atau stadium rendah 375 mg/m2 luas permukaan tubuh secara infus IV, 1 x/minggu, selama 4 minggu. Limfoma non Hodgkin sel β besar difus 375 mg/m2 luas permukaan badan pada hari ke-1 dr tiap siklus kemoterapi sesudah pemberian komponen kortikosteroid dr kemoterapi CHOP secara IV. AR 1000 mg lalu berikan dosis ke-2 sebesar 1000 mg 2 minggu kemudian secara infus IV.
Kontra IndikasiHipersensitif terhadap protein murin. Infeksi aktif & berat seperti TB,s epsis & infeksi oportunistik atau pada pasien dengan gangguan sistem imun yang berat. Gagal jantung kongestif berat (NYHA kelas IV) atau penyakit jantung yang berat & tak terkontrol.
PerhatianSindrom pelepasan sitokin yang berat, sindrom lisis tumor. Pasien dengan penyakit paru yang sdh ada sblmnya, riwayat penyakit jantung, dengan jumlah neutrofil <1.5 x 109/L &ul;/atau trombosit <75 x 109/L. Reaksi infus, infeksi, imunisasi, penggunaan bersama dengan DMARD lain, keganasan. Hamil & laktasi.
Efek Samping yang Mungkin TimbulReaksi anafilaktoid, demam, menggigil/kaku, mual, urtikaria, ruam kulit, lelah, sakit kepala, pruritus, bronkospasme, dispnea, angioedema, rinitis, mual, hipotensi sementara, rasa hangat & kemerahan pada wajah, aritmia, nyeri tumor, trombositopenia, neutropenia, anemia, bronkokonstriksi. Jarang: angina pektoris, gagal jantung kongestif, reaksi bulosa berat pada kulit. Reaksi infus aktif: infeksi kebanyakan pada saluran napas atas & saluran kemih; astenia; dispepsia, nyeri perut bagian atas; hiperkolesterolemia; artralgia, spasme otot, OA; parestesia, migren.
Kategori Keamanan Kehamilan C: Studi pada binatang percobaan telah memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embroisidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita, atau studi pada wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya boleh diberikan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Bentuk SediaanKemasan/Harga
MabThera infusion 100 mg/10 mL
2 × 1’s (Rp5,754,190/boks)
MabThera infusion 500 mg/50 mL
1’s (Rp14,385,478/vial)
Sekilas tentang kanker dan tumor

Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal atau sering dikenal sebagai tumor ganas. Selain itu gejala ini juga dikenal sebagai neoplasma ganas dan seringkali ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk:

  1. Tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel melebihi batas normal)

  2. Menyerang jaringan biologis di dekatnya.

  3. Bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik, disebut metastasis.


Tiga karakter ganas inilah yang membedakan kanker dari tumor jinak. Sebagian besar kanker membentuk tumor, tetapi beberapa tidak, seperti leukemia. Cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan studi, diagnosis, perawatan, dan pencegahan kanker disebut onkologi.

Tumor atau barah (bahasa Inggris: tumor, tumour) adalah sebutan untuk neoplasma atau lesi padat yang terbentuk akibat pertumbuhan sel tubuh yang tidak semestinya, yang mirip dengan simtoma bengkak. Tumor berasal dari kata tumere dalam bahasa latin yang berarti "bengkak". Pertumbuhannya dapat digolongkan sebagai ganas (malignan) atau jinak (benign).

Tumor ganas disebut kanker. Kanker memiliki potensi untuk menyerang dan merusak jaringan yang berdekatan dan menciptakan metastasis. Tumor jinak tidak menyerang tissue berdekatan dan tidak menyebarkan benih (metastasis), tetapi dapat tumbuh secara lokal menjadi besar. Mereka biasanya tidak muncul kembali setelah penyingkiran melalui operasi.