Lintropsin

By | Juli 13, 2021 |

Produsen Lintropsin

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Lintropsin:

Tropica Mas Pharma

Kandungan dan Komposisi Lintropsin

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Lintropsin adalah:

Lincomycin.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Lintropsin

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Lintropsin adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Infeksi serius krn staph, strep, pneumokokus.

Sekilas Tentang Obat Antibiotik
Antibiotika adalah segolongan molekul, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan menekan atau memutus satu mata rantai metabolisme, hanya saja targetnya adalah bakteri molekul. Antibiotika berbeda dengan desinfektan karena cara kerjanya. Desinfektan membunuh kuman dengan menciptakan lingkungan yang tidak wajar bagi kuman untuk hidup.

Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya, dan setiap antibiotik sangat beragam keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotika yang membidik bakteri gram negatif atau gram positif, ada pula yang spektrumnya lebih luas. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut.

Antibiotika oral (diberikan lewat mulut) mudah digunakan dan antibiotika intravena (melalui infus) digunakan untuk kasus yang lebih serius. Antibiotika kadang kala dapat digunakan setempat, seperti tetes mata dan salep.

Dosis dan Aturan Pakai Lintropsin

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Lintropsin:

Dws 1 kapsul 3 x/hari. Dpt ditingkatkan s/d 1 kapsul 4 x/hari. Anak & bayi > 1 bln 30 mg/kg BB/hari dalam 3-4 dosis terbagi. Dpt ditingkatkan s/d 60 mg/kg BB/hari dalam dosis terbagi. Infeksi krn Strep β-hemolitikus Lanjutkan terapi selama ≥ 10 hari.

Pemberian Obat Lintropsin

Sebaiknya diberikan pada saat perut kosong : Berikan dengan segelas air pada saat perut kosong 1 jam sblm atau 2 jam sesudah makan.

Kontraindikasi Lintropsin

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Lintropsin dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Hipersensitif terhadap linkomisin. Gangguan fungsi hati & ginjal, endokrin & metabolik. Demam rematik, bayi. Pasien dengan terapi penghambat neuromuskular. Infeksi berat. Infeksi virus & bakteri. Laktasi.

Perhatian Penggunaan Lintropsin

Pasien dengan riwayat asma atau reaksi alergi lain. Riwayat penyakit GI terutama kolitis. Riwayat atopik individual. Hamil, laktasi. Lakukan pemeriksaan endoskopi usus besar secara berkala, tes fungsi hati & ginjal, & tes hitung darah pada penggunaan jangka lama.

Efek Samping yang Mungkin Timbul

Gangguan GI, leukopenia, neutropenia, agranulositosis, trombositopenia. Reaksi hipersensitif. Rasa haus, lemas, penurunan BB, superinfeksi (pada penggunaan jangka lama).

Interaksi Obat Lintropsin

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Lintropsin antara lain:

Obat penghambat neuromuskular, eritromisin.

Bentuk Sediaan

Kemasan dan Sediaan Lintropsin

/Harga

Lintropsin kapsul 500 mg

100’s (Rp500,000/pak)

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *