Lincyn – Promed

By | Juli 12, 2021 |

Kandungan dan Komposisi Lincyn – Promed

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Lincyn – Promed adalah: :
Tiap kapsul mengandung Linkomisin HCl 500 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Lincyn – Promed

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Lincyn – Promed adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

:
Infeksi berat oleh kuman gram positif seperti Sterptococcus,Pneumococcus dan Staphylococcus yang peka terhadap linkomisin dan resisten terhadap antibiotika lainnya.
Linkomisin digunakan pada infeksi berikut :
– Infeksi saluran nafas bagian atas: faringitis, sinusitis, tonsillitis otitis media dan scarlet fever.
– Infeksi saluran nafas bagian bawah: bronkhitis akut dan kronik serta pneumonia.
– Infeksi kulit dan jaringan lunak: sellulitas, furunkulosis, abses impetigo, acne dan luka pada kulit
– Infeksi tulang dan sendi: osteomyelitis dan septic arthritis.
– Lain-lain: septicaemia dan endokarditis. Linkomisin tidak diindikasikan untuk
pengobatan infeksi bakteri minor ataupun virus.

Kontraindikasi Lincyn – Promed

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Lincyn – Promed dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

:
– Hipersensitif terhadap linkomisin dan klindamisin.
– Neonates (bayi baru lahir)

Sekilas Tentang Obat Antibiotik
Antibiotika adalah segolongan molekul, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri. Penggunaan antibiotika khususnya berkaitan dengan pengobatan penyakit infeksi, meskipun dalam bioteknologi dan rekayasa genetika juga digunakan sebagai alat seleksi terhadap mutan atau transforman. Antibiotika bekerja seperti pestisida dengan menekan atau memutus satu mata rantai metabolisme, hanya saja targetnya adalah bakteri molekul. Antibiotika berbeda dengan desinfektan karena cara kerjanya. Desinfektan membunuh kuman dengan menciptakan lingkungan yang tidak wajar bagi kuman untuk hidup.

Antibiotik tidak efektif menangani infeksi akibat virus, jamur, atau nonbakteri lainnya, dan setiap antibiotik sangat beragam keefektifannya dalam melawan berbagai jenis bakteri. Ada antibiotika yang membidik bakteri gram negatif atau gram positif, ada pula yang spektrumnya lebih luas. Keefektifannya juga bergantung pada lokasi infeksi dan kemampuan antibiotik mencapai lokasi tersebut.

Antibiotika oral (diberikan lewat mulut) mudah digunakan dan antibiotika intravena (melalui infus) digunakan untuk kasus yang lebih serius. Antibiotika kadang kala dapat digunakan setempat, seperti tetes mata dan salep.

Dosis dan Aturan Pakai Lincyn – Promed

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Lincyn – Promed:

:
Dewasa :
Infeksi berat : 500 mg 3 x sehari (atau setiap 8 jam)
Untuk infeksi yang lebih berat : 500 mg 4 x sehari (atau tiap 6 jam)
Anak-anak (usia diatas 1 bulan) :
Infeksi berat : 30 mg/kgBB/hari dalam dosis terbagi 3 atau 4.
Infeksi lebih berat : 60 mg/kgBB/hari dalam dosis terbagi 3 atau 4.
Untuk infeksi disebabkan streptococcus â-haemolytic, pengobatan dilakukan minimal 10 hari untuk mencegah kemungkinan timbulnya rheumatic fever atau glumerulonephritis. Agar absorpsi obat optimal dianjurkan hanya mengkonsumsi air putih 1-2 jam sebelum dan sesudah minum obat. Bila terjadi diare selama pengobatan, hentikan pengobatan dengan segera.

Izin, Kemasan & Sediaan Lincyn – Promed

:
Dus @ 5 blister @ 10 kapsul . No. Reg. : DKL0233204101A1

PT PROMEDRAHARDJO FARMASI INDUSTRI
Sukabumi – Indonesia
Simpan di tempat sejuk (15-25)°C dan kering

Sekilas Tentang Promed
Promed atau Promedrahardjo Farmasi Industri adalah suatu perusahaan farmasi asal Indonesia yang berdiri pada 1997. Perusahaan ini memiliki lokasi pabrik di Sukabumi, Jawa Barat seluas 18 ribu meter persegi. Perusahaan ini telah mengantongi sertifikat CPOB sehingga kualitas produk tetap terjamin.

Perusahaan ini memproduksi berbagai jenis produk farmasi meliputi obat, vitamin, suplemen, dan sebagainya dalam berbagai bentuk sediaan. Untuk pemasaran dan distribusi produk, perusahaan ini melakukannya melalui PT Penta Valent, PT Kallista Prima, PT Lawsim Zecha, PT Binaya Jaya, dan lain-lain. Beberapa produk yang diproduksi seperti Anoxi, Fuco, Dolartam, Granitron, Luteron, dan masih banyak lagi yang lainnya. PT Promedrahardjo Farmasi Industri memiliki kantor pusat di Graha Agape, Rawamangun, Jakarta.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *