Libronil

Farmasi-id.com > Sistem Endokrin & Metabolik > Libronil

By | 03/02/2015

Kandungan dan Komposisi Libronil

Glibenclamide 5 mg.


Bentuk Sediaan:

Kaplet.


Farmakologi:

Mekanisme kerja utama dari glibenclamide untuk menurunkan kadar gula darah adalah dengan meningkatkan sekresi insulin oleh sel beta pankreas.


Indikasi:

DM tipe 2 ( NIDDM )  yang kadar gula darahnya tidak terkontrol dengan diit dan aktivitas fisik.


Dosis:

Awal 2,5 mg/hari sebelum makan pagi. Dapat ditingkatkan 2,5 mg dengan interval tiap 3-5 hari sampai kadar glukosa darah terkontrol, maksimal: 20 mg/hari. Dosis >10 mg/hari dapat dibagi dalam 2 x pemberian.


Kontra Indikasi:

IDDM (Diabetes Mellitus Tipe I).

Koma dan prakoma diabetikum.

Gangguan fungsi ginjal, hati, atau adrenokortikoral.

Hipersensitivitas terhadap glibenklamid / penderita dengan riwayat alergi terhadap sediaan sulfonilurea.

Neonatus dan anak-anak, wanita hamil dan menyusui.

Ketoasidosis diabetik.

Penderita diabetes yang menjalani pembedahan, luka berat atau infeksi.


Peringatan dan Perhatian:

Lansia, penderita gangguan ginjal atau hati ringan. Dapat timbul sensitivitas silang dengan sulfonamid.


Efek Samping:

Hipoglikemia, gangguan gastrointestinal (saluran cerna), ruam kulit, diskrasia darah, reaksi hipersensitivitas.

Sekilas Tentang Kalbe Farma

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.