Lianhua Qingwen Capsules

Farmasi-id.com > Herbal > Herbal Flu & Batuk > Lianhua Qingwen Capsules

By | 07/04/2019

Komposisi

  • Forsythiae Fructus 57.00 mg
  • Lonicerae Japonicae Flos 42.75 mg
  • Isatidis Radix 30.75 mg
  • Dryopteris Crassirhizomatis Rhizoma 30.75 mg
  • Gypsum Fibrosum 42.10 mg
  • Pogostemonis Herba
  • Rhodiolae Crenulatae Radix et Rhizoma 6.75 mg
  • Houttuyniae Herba 41.00 mg
  • Rhei Radix et Rhizoma 18.20 mg
  • Armeniacae Amarum Semen 14.25 mg
  • Glycyrrhizae Radix et Rhizoma 14.25 mg
  • Amilum 45.00 mg

Khasiat

Membantu meredakan panas dalam, flu, demam, pegal linu, sakit kepala yang disertai tenggorokan kering dan meredakan batuk.

Cara Pakai

3 x sehari 4 kapsul sesudah makan.

Cara Penyimpanan

Simpan ditempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya matahari.

Kemasan dan Sediaan

Dus, 2 blister @ 12 kapsul

Izin BPOM

TI144348471

Harga

Rp 50.000/Dus, 2 blister @ 12 kapsul

Produsen

Shijiazhuang Yiling Pharmaceutical CO LTD

Pendaftar dan Importir

Intra Aries

Sekilas Tentang Glycyrrhiza Glabra (Akar Manis)

Akar manis tumbuh seperti rerumputan (semak) di sebagian wilayah Eropa bagian selatan (Glycyrrhiza glabra). Spesies lainnya yang berasal dari Amerika Utara adalah G. lepidopta dan yang dari Tiongkok adalah G.uralensis, yang terakhir ini banyak dipakai sebagai bahan obat-obatan Cina. Akar manis tumbuh dengan baik di tanah yang dalam, subur, cukup air dan dalam iklim yang penuh cahaya matahari. Biasanya dipanen pada musim gugur 2 atau 3 tahun setelah penanaman. Akar manis juga dikenal dengan sebutan licorice/liquorice.

Ekstrak akar manis didapat dengan cara merebus akar tanamannya dan menguapkan airnya, dapat dijual dalam bentuk bubuk ataupun sirup (cair). Zat yang terkandung di dalamnya adalah glycyrrhizin, yang sangat manis, 50 kali lebih manis daripada gula dan memiliki khasiat pengobatan. Spesies G.uralensis adalah jenis akar manis yang paling banyak mengandung zat ini. Penggunaan : Antitusiv, akar dalam bentuk serbuk sebagai pengisi/pembalut pil, dan campuran obat batuk, menghilangkan bau-bau yang tidak sedap dalam obat-obatan.

Sekilas tentang influenza/flu

Influenza, yang lebih dikenal dengan sebutan flu, merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus RNA dari familia Orthomyxoviridae (virus influenza), yang menyerang unggas dan mamalia. Gejala yang paling umum dari penyakit ini adalah menggigil, demam, nyeri tenggorokan, nyeri otot, nyeri kepala berat, batuk, kelemahan, dan rasa tidak nyaman secara umum.

Walaupun sering tertukar dengan penyakit mirip influenza lainnya, terutama selesma, influenza merupakan penyakit yang lebih berat dibandingkan dengan selesma dan disebabkan oleh jenis virus yang berbeda Influenza dapat menimbulkan mual, dan muntah, terutama pada anak-anak, namun gejala tersebut lebih sering terdapat pada penyakit gastroenteritis, yang sama sekali tidak berhubungan, yang juga kadangkala secara tidak tepat disebut sebagai "flu perut." Flu kadangkala dapat menimbulkan pneumonia viral secara langsung maupun menimbulkan pneumonia bakterial sekunder.

Biasanya, influenza ditularkan melalui udara lewat batuk atau bersin, yang akan menimbulkan aerosol yang mengandung virus. Influenza juga dapat ditularkan melalui kontak langsung dengan tinja burung atau ingus, atau melalui kontak dengan permukaan yang telah terkontaminasi. Aerosol yang terbawa oleh udara (airborne aerosols) diduga menimbulkan sebagian besar infeksi, walaupun jalur penularan mana yang paling berperan dalam penyakin ini belum jelas betul. Virus influenza dapat diinaktivasi oleh sinar matahari, disinfektan, dan deterjen. Sering mencuci tangan akan mengurangi risiko infeksi karena virus dapat diinaktivasi dengan sabun.
Sekilas tentang batuk

Batuk merupakan mekanisme pertahanan tubuh di saluran pernapasan dan merupakan gejala suatu penyakit atau reaksi tubuh terhadap iritasi di tenggorokan karena adanya lendir, makanan, debu, asap dan sebagainya.

Batuk terjadi karena rangsangan tertentu, misalnya debu di reseptor batuk (hidung, saluran pernapasan, bahkan telinga). Kemudian reseptor akan mengalirkan lewat saraf ke pusat batuk yang berada di otak. Di sini akan memberi sinyal kepada otot-otot tubuh untuk mengeluarkan benda asing tadi, hingga terjadilah batuk.
Sekilas tentang panas dalam

Panas dalam (bahasa Inggris: heatiness)adalah suatu keadaan dimana tubuh manusia mengalami panas yang berlebihan terutama di sistem pencernaan. Panas dalam bisa disebabkan oleh tidak seimbangnya makanan yang bersifat panas dan dingin.

Sebenarnya dalam dunia medis tidak dikenal istilah panas dalam, sehingga panas dalam itu nyatanya tidak ada. Hanya saja, banyak orang telanjur menganggap gejala yang timbul sebagai tanda "panas dalam". Karena ketika suhu tubuh penderita diukur, suhu tubuhnya normal. Hanya saja karena kebiasaan masyarakat menyebut panas dalam maka lahirlah istilah tersebut.

Penyebab

Panas dalam dapat disebabkan karena kekurangan vitamin C, kekurangan serat, kekurangan cairan tubuh (dehidrasi), memakan makanan yang bersifat panas dan berlemak seperti gorengan, atau bahkan karena cuaca panas. Gejala panas dalam dapat juga disebabkan oleh faktor lingkungan dan faktor emosional seperti stres. Stres menyebabkan jam makan jadi kacau, hormon tidak stabil & daya tahan tubuh menurun.

Menurut pengertian tradisional, panas dalam dapat disebabkan pula oleh tidak seimbangnya makanan yang bersifat "panas" dan "dingin". Contoh makanan yang bersifat "panas" antara lain makanan gorengan, lemak, daging, cabai, jahe, dan lainnya; Sedangkan sayur-mayur dan buah-buahan bersifat dingin.

Tanda dan gejala

Tanda dan gejala panas dalam pada setiap orang dapat berbeda-beda, tetapi gejala-gejala yang dapat terjadi adalah sebagai berikut:

  • Gangguan pada mulut seperti seriawan, bibir pecah-pecah, bau mulut.

  • Gangguan pencernaan seperti sembelit dan ambeien.

  • Gangguan tenggorokan seperti batuk, sakit tenggorokan, dan tenggorokan kering.

  • Tubuh terasa tidak fit seperti bersin-bersin dan badan meriang.


Pengobatan

Pengobatan sederhana dapat dilakukan antara lain:

  • Minum air putih secukupnya.

  • Mengkonsumsi sayuran yang kaya serat.

  • Mengkonsumsi suplemen vitamin C.

  • Menghindari makanan yang bersifat panas dan berlemak untuk sementara waktu.


Pengobatan herbal dapat dilakukan antara lain:

  • Kacang hijau. Caranya dengan rebus dua genggam kacang hijau dengan air, tambahkan dua ruas jahe dan gula batu secukupnya, minum dua kali sehari akan mengurangi gejala panas dalam.

  • Rambut jagung yang masih muda. Caranya dengan rebus segenggam rambut jagung dengan air , tambahkan sedikit jahe, dan gula batu, lalu disaring, minum airnya cukup sehari sekali saja, lakukan hingga sembuh.

  • Air kelapa hijau muda dengan madu. Caranya dengan mencampur satu buah air kelapa dengan tiga sendok makan madu dan minumlah sehari sekali secara perlahan.

  • Telur ayam kampung. Caranya dengan mencampur satu telur ayam kampung mentah dengan satu sendok madu dan sedikit sari kunyit, minum dengan sekali tegukan, dan istirahat secukupnya.