Lemocin

By | Oktober 13, 2020 | Farmasi-id.com > Health > Lemocin

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Lemocin

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Lemocin adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:


Untuk meredakan nyeri akibat inflamasi buccofaringeal, juga dapat meringankan sakit yang menyertai flu, pilek: sakit tenggorokan, nyeri ketika menelan, stomatitis, faringitis, periodontitis, gingivitis dan aphthae.

Kontra Indikasi:
Hipersensitivitas terhadap masing-masing komposisi sediaan.

Kandungan dan Komposisi Lemocin

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Lemocin adalah:

:
Tiap tablet mengandung:
Tyrothricin………………………….4 mg
Cetrimonium bromide………………2 mg
Lidocaine……………………………2 mg

Sifat Farmakologis:
Farmakodinamik
Kelompok farmakoterapeutik
Sediaan untuk tenggorokan: RO2A B 52 (Tyrothricin, kombinasi)

Mekanisme cara kerja dan efek farmakodinamik
Tyrothricin adalah campuran dari antibiotik polipeptida (terutama gramisidin dan tirosidin), yang merupakan antibiotik topikal dengan aktivitas bakteriostatik terhadap mikroorganisme gram positif. Resistensi atau resistensi silang Tyrothricin terhadap antibiotik lainnya belum pernah dilaporkan. Bahaya sensitisasi sangat kecil. Aktivitas antibakteri dari Tyrothricin ditunjang oleh anti septik dari Cetrimonium bromide yang memiliki sifat surfaktan lemah, sehingga dapat diperoleh suatu efek yang nyata.
Cetrimonium bromide merupakan senyawa amonium kuartener yang bersifat bakteriostatik. Lidocaine merupakan anestetik lokal golongan amida. Lidocaine mengubah permeabilitas membran sel terhadap ion natrium, sehingga menghasilkan efek anestesi dengan menghambat konduksi impuls saraf.
Lidocaine meringankan sakit tenggorokan dan nyeri ketika menelan yang disebabkan oleh inflamasi.

Farmakokinetik
Tyrothricin tidak diserap dari saluran cerna dan hanya memiliki aktivitas lokal.
Cetrimonium bromide diserap dengan cepat dari saluran cerna dan diekskresiakan dalam bentuk yang tidak berubah melalui feses dan urine.
Lidocaine diderap dengan cepat dari saluran cerna dan melalui biotransformasi lintas pertama di hati. Bentuk yang tidak berubah dan metabolitnya dieliminsai melalui urine.

Data Keamanan Preklinik
Belum pernah dilaporkan data keamanan preklinik yang menunjukkan bahaya penggunaan Tyrothricin, Cetrimonium bromide dan Lidocaine untuk penggunaan oral.

Dosis dan Aturan Pakai Lemocin

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Lemocin:


Dewasa:
Inflamasi akut dan berat : 1 tablet hisap setiap jam
Inflamasi ringan : 1 tablet hisap setiap 2 – 3 jam
Dosis maksimal per hari : 12 tablet hisap
Anak usia 6 sampai 12 tahun:
Dosis maksimal per hari : 3 tablet hisap
Anak usia 4 sampai 6 tahun:
Menurut petunjuk dokter

Biarkan tablet hisap larut dalam mulut. Jangan dikunyah atau ditelan.

Peringatan dan Perhatian:
Hati-hati terhadap adanya luka baru di saluran buccofaringeal.
Lemocin ditujukan hanya untuk penggunaan jangka pendek: 5 sampai 7 hari.
Jika gejala penyakit tetap berlanjut atau diikuti dengan demam tinggi, sakit kepala atau muntah, harap menghubungi dokter.

Kehamilan dan Menyusui:
Lidocaine dapat melewati plasenta. Belum pernah dilaporkan bahwa lidokain dapat berbahaya terhadap janin.
Akan tetapi, karena belum ada data klinis mengenai efek bahan-bahan aktif Lemocin terhadap kehamilan, dan karena data perklinik yang ada masih terbatas, Lemocin sebaiknya tidak digunakan selama kehamilan jika tidak benar-benar diperlukan.
Lidocaine diekskresikan melalui air susu. Oleh karena itu, Lemocin tidak dianjurkan untuk digunakan selama waktu menyusui.

Efek pada Kemampuan Mengemudi dan Menjalankan Mesin:
Tidak ada

Interaksi:
Penggunaan secara bersamaan dengan surfaktan (seperti: pasta gigi) dapat mengurangi efek Cetrimonium bromide.

Efek Samping Lemocin

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Lemocin yang mungkin terjadi adalah:


Penggunaan Lemocin yang sering, lama dan terus berkelanjutan dapat mengakibatkan iritasi lokal. Reaksi hipersensitif sangat jarang terjadi. Penggunaan Lemocin dosis tinggi dalam keadaan lambung yang kosong dapat menyebabkan nausea, sehubungan dengan adanya Lidocaine.

Overdosis:
Belum pernah dilaporkan mengenai overdosis dari penggunaan Lemocin ini.
Kadar lidokain terlalu kecil untuk dapat menyebabkan efek samping dalam hal ini overdosis akibat penggunaan Lemocin.

Cara Penyimpanan Lemocin

:
Simpan pada suhu tidak lebih dari 25 derajat Celcius, terlindung dari cahaya dan kelembaban.
Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

Harga Lemocin

Rp 48.000
HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Lemocin Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Lemocin, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Lemocin?

Jika Anda lupa menggunakan Lemocin, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Lemocin Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Lemocin?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Lemocin yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Novartis AG adalah suatu perusahaan farmas besar dunia asal Swiss yang menurut sejarahnya berdiri pada 1996 sebagai hasil dari penggabungan dua perusahaan farmasi besar yakni Ciba-Geigy dan Sandoz Laboratories yang keduanya merupakan perusahaan farmasi Swiss. Pada periode tahun 2000 hingga 2010 berbagai proses korporasi dilakukan oleh Novartis seperti membuat divisi agrobisnis bersama dengan perusahaan farmasi AstraZeneca yang kemudian bersama membentuk perusahaan baru bernama Sygenta. Di tahun 2003 Novartis menggabungkan dan mengkoordinasikan semua bisnis generiknya ke dalam satu divisi dan menggabungkan beberapa sub divisi ke dalam satu perusahaan, yang kemudian disepakati menggunakan kembali nama Sandoz sebagai nama perusahaannya. Tahun 2005 Sandoz mengakuisisi Hexal (perusahaan obat generik Jerman) dan Eon Labs (perusahaan farmasi Amerika Serikat). Tahun 2006 Novartis mengakuisisi Chiron Corporation. Chiron kemudian dibagi menjadi tiga divisi yakni Chiron Vaccines, Chiron Blood Testing, dan Chiron BioPharmaceuticals yang kemudian semuanya dimasukkan dalam Novartis Pharmaceutical ke dalam divisi yang berbeda.

Berlanjut di tahun 2009, Novartis mengakuisisi 85 persen saham perusahaan vaksin asal China, Zhejiang Tianyuan Bio-Pharmaceutical Co., Ltd. Setahun berikutnya Novartis secara penuh mengakuisisi Alcon (perusahaan produk eye care terbesar di dunia) yang kemudian berada di divisi Novartis Opthalmics sebelum akhirnya menjadikan Alcon sebagai suatu perusahaan sendiri. Pada 2018, GlaxoSmithKline mengumumkan bahwa pihaknya telah mencapai kesepakatan untuk membeli 36,5 persen saham Novartis.

Produk terkenal yang diproduksi oleh Novartis diantaranya Clozaril, Aclasta, Voltaren, Tegretol, Diovan, Neoral, Femara, Ritalin, Lamisil, dan lain-lain. Produk-produk ini telah dipasarkan di banyak negara di dunia termasuk Indonesia. Kantor pusat Novartis ada di Basel, Swiss. Di Indonesia Novartis berdiri dengan nama PT Novartis Indonesia dengan lokasi kantor di AXA Tower Lt. 26, Kuningan, Jakarta .
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 13 Oktober). Lemocin. Diakses pada 22 Oktober 2020, dari https://www.farmasi-id.com/lemocin/


Format MLA (Modern Language Association)

"Lemocin". Farmasi-id.com. 13 Oktober 2020. 22 Oktober 2020. https://www.farmasi-id.com/lemocin/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Lemocin", 13 Oktober 2020, <https://www.farmasi-id.com/lemocin/> [Diakses pada 22 Oktober 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *