Lekuicin

By | Juli 4, 2021 |

Produsen Lekuicin

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Lekuicin:

Dexa Medica

Kandungan dan Komposisi Lekuicin

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Lekuicin adalah:

Levofloxacin.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Lekuicin

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Lekuicin adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Sinusitis maksilaris akut, bronkitis kronik dengan eksaserbasi bakterial akut, pneumonia yang didapat dr lingkungan, infeksi kulit & struktur kulit tak terkomplikasi, & ISK pada pasien dws.

Sekilas Tentang Obat Kuinolon
Kuinolon merupakan suatu jenis antibiotik bakterisida spektrum luas yang berbagi struktur inti bisiklik yang berhubungan dengan senyawa 4-kuinolon. Kuinolon biasa digunakan untuk pengobatan infeksi bakteri gram positif dan bakteri gram negatif seperti pada penyakit infeksi saluran kemih, infeksi kulit, infeksi mata, infeksi telinga, pneumonia dan sebagainya.

Kuinolon bekerja dengan cara mengkonversi target mereka (gyrase dan topoisomerase IV) menjadi enzim toksik yang memecah kromosom bakteri yang menyebabkan bakteri terhambat pertumbuhannya dan tidak dapat memperbanyak diri.

Dosis dan Aturan Pakai Lekuicin

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Lekuicin:

Tab Dosis lazim: 250-500 mg 1 x/hari. Bronkitis kronik dengan eksaserbasi akut 500 mg/hari selama 7 hari. Pneumonia yang didapat dr lingkungan 500 mg/hari selama 7-14 hari. Sinusitis maksilaris akut 500 mg/hari selama 10-14 hari. Infeksi kulit & struktur kulit tak terkomplikasi 500 mg/hari selama 7-10 hari. ISK terkomplikasi, pielonefritis akut 250 mg/hari selama 10 hari. Vial Dosis lazim: 250-500 mg secara infus IV lambat 1 x/hari.

Pemberian Obat Lekuicin

Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan: Ensure adequate fluid intake.

Kontraindikasi Lekuicin

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Lekuicin dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Hipersensitif terhadap levofloksasin atau kuinolon lain. Vial: Epilepsi: riwayat gangguan tendon yang berhubungan dengan penggunaan fluorokuinolon. Anak & remaja. Hamil, laktasi.

Perhatian Penggunaan Lekuicin

Pemaparan secara berlebihan terhadap sinar matahari. Diketahui atau diduga mengalami gangguan SSP. Pemantauan glukosa darah hrs dilakukan pada pasien yang menggunakan obat hipoglikemik atau insulin. Nyeri, inflamasi, atau ruptur tendon (hentikan penggunaan obat ini). Dpt mengganggu kemampuan untuk mengemudi atau menjalankan mesin.

Efek Samping yang Mungkin Timbul

Diare, mual, vaginitis, kembung, pruritus, kemerahan pada kulit, nyeri abdomen, moniliasis genital, pusing, dispepsia, insomnia, gangguan pengekapsulan, muntah, anoreksia, cemas, konstipasi, edema, kelelahan, sakit kepala, berkeringat banyak, leukore, tidak enak badan, gugup, gangguan tidur, tremor, urtikaria.

Interaksi Obat Lekuicin

Interaksi obat merupakan suatu perubahan aksi atau efek obat sebagai akibat dari penggunaan atau pemberian bersamaan dengan obat lain, suplemen, makanan, minuman, atau zat lainnya. Interaksi obat Lekuicin antara lain:

Antasid yang mgd Mg atau Al hidroksida, teofilin, warfarin, siklosporin, digoksin, AINS, antidiabetik oral.

Kategori Keamanan Penggunaan Lekuicin Pada Wanita Hamil

Kategori keamanan penggunaan obat untuk wanita hamil atau pregnancy category merupakan suatu kategori mengenai tingkat keamanan obat untuk digunakan selama periode kehamilan apakah memengaruhi janin atau tidak. Kategori ini tidak termasuk tingkat keamanan obat untuk digunakan oleh wanita menyusui.

FDA (Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan tingkat keamanan obat untuk wanita hamil menjadi 6 (enam) kategori yaitu A, B, C, D, X, dan N. Anda bisa membaca definisi dari setiap kategori tersebut di sini. Berikut ini kategori tingkat keamanan penggunaan Lekuicin untuk digunakan oleh wanita hamil:

cellspacing=”0″ cellpadding=”1″>

C: Studi pada binatang percobaan telah memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embroisidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita, atau studi pada wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya boleh diberikan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Bentuk Sediaan

Kemasan dan Sediaan Lekuicin

/Harga

Lekuicin film-coated tablet 500 mg

10’s

Lekuicin infusion 5 mg/mL

100 mL x 1’s


Dexa Medica adalah suatu perusahaan farmasi Indonesia yang didirikan pada 1969 oleh Drs. Rudy Soetikno Apt. seroang apoteker muda yang pernah bertugas sebagai tentara. Dikarenakan pernah terjadi kelangkaan pasokan obat, maka ia bersama rekannya mulai mendirikan sebuah perusahaan farmasi kecil dengan produk obat tablet.

Karena semakin meningkatnya permintaan, maka Dexa Medica meningkatkan kuantitas produksinya sehingga pada 1975 produknya telah tersedia di seluruh pulau Sumatera, dan pada 1978, produk perusahaan ini telah tersebar di seluruh Indonesia. Sebagai perusahaan nasional, maka pada 1984 perusahaan ini mendirikan kantor pemasaran di Jakarta. Perusahaan ini pun semakin berkembang dan dibuktikan dengan produk-produknya yang berhasil menembus pasar negara-negara Asia dan Afrika sekaligus menjadikan Dexa Medica menjadi salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia. Saat ini posisi CEO perusahaan dijabat oleh Ir. Ferry A. Soetikno, M.Sc., M.B.A.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *