Laderma

Farmasi-id.com > Kulit > Laderma

By | 04/06/2017

Kandungan dan Komposisi

Aloe barbadensis, aqua, vitamin E, jojoba oil, vitamin C

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

  • Ideal untuk menyamarkan bekas luka gores, luka operasi, luka bakar, dan bekas luka jerawat
  • Membantu melembabkan dan melindungi kulit kering dan sensitif
  • Membantu membuat jaringan kulit lebih lembut dan elastis
  • Membantu mengurangi gatal dan kemerahan pada bekas luka baru

Cara Penggunaan

Gunakan segera setelah luka tertutup. Oleskan dan gosokkan perlahan-lahan pada bekas luka. Gunakan secara teratur 3 kali sehari untuk hasil maksimal.

Laderma dapat digunakan pada anak-anak dan dewasa.

Peringatan dan Perhatian

Tidak untuk penggunaan pada luka terbuka.

Kemasan dan Sediaan

Dus, tube 8 ml, cream / krim

Izin BPOM

NA18160100779

Harga

Rp 95.000

Produsen

Medgenix Benelux NV – Wevelgem, Belgium

Dikemas Oleh

PT Anugerah Familindo Utama

Untuk

PT Interbat

Sekilas Tentang Vitamin E

  1. Mencegah rambut rontok.

  2. Melancarkan peredaran darah di kulit kepala.

  3. Menyeimbangkan produksi sebum.

  4. Menjaga kadar hormon.

  5. Mengurangi efek samping obat-obatan.

  6. Mengatasi diabetes.

  7. Memperbaiki kualitas sperma.

  8. Mencegah kulit terbakar.

  9. Menjaga kesehatan kuku.

  10. Mengatasi garis-garis halus dan kerutan.



Sumber: kuning telur, tahu, bayam, kacang tanah, kedelai, almond, alpukat, udang, labu, brokoli, dan minyak biji bunga matahari.
Sekilas Tentang Aloe Vera (Lidah Buaya)
Aloe vera atau lidah buaya dipercaya telah dimanfaatkan untuk kesehatan dan berbagai manfaat lainnya sejak 6000 tahun lalu oleh bangsa Mesir kuno. Tanaman ini bahkan dijuluki sebagai tanaman keabadian dan pada pahatan batu diilustrasikan aloe vera dipersembahkan sebagai hadiah pada raja Mesir, Firaun.

Catatan kuno menyebutkan bahwa selain di Mesir kuno, pada jaman dahulu aloe vera sudah populer digunakan di Cina, Jepang, Yunani, dan Meksiko. Aloe vera tumbuh di tempat yang berhawa panas atau dan dapat dibudidayakan di pot dan pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Daunnya agak runcing berbentuk taji, tebal, getas, tepinya bergerigi/ berduri kecil, permukaan berbintik-bintik, panjang 15-36 cm, lebar 2-6 cm, bunga bertangkai yang panjangnya 60-90 cm, bunga berwarna kuning kemerahan (jingga), Banyak di Afrika bagian Utara, Hindia Barat.

Batang Tanaman aloe vera berbatang pendek. Batangnya tidak kelihatan karena tertutup oleh daun-daun yang rapat dan sebagian terbenam dalam tanah. Melalui batang ini akan muncul tunas-tunas yang selanjutnya menjadikan anakan. Aloe vera yang bertanGkai panjang juga muncul dari batang melalui celah-celah atau ketiak daun.

anaman lidah buaya tahan terhadap kekeringan karena di dalam daun banyak tersimpan cadangan air yang dapat dimanfaatkan pada waktu kekurangan air. Bentuk daunnya menyerupai pedang dengan ujung meruncing, permukaan daun dilapisi lilin, dengan duri lemas dipinggirnya. Panjang daun dapat mencapai 50 – 75 cm, dengan berat 0,5 kg – 1 kg, daun melingkar rapat di sekeliling batang. Bunga aloe vera berwarna kuning atau kemerahan berupa pipa yang mengumpul, keluar dari ketiak daun. Bunga berukuran kecil, tersusun dalam rangkaian berbentuk tandan, dan panjangnya bisa mencapai 1 meter. Bunga biasanya muncul bila ditanam di pegunungan. Akar tanaman aloe vera berupa akar serabut yang pendek dan berada di permukaan tanah. Panjang akar berkisar antara 50 – 100 cm. Untuk pertumbuhannya tanaman menghendaki tanah yang subur dan gembur di bagian atasnya.

Berikut beberapa manfaat tanaman aloe vera bagi kesehatan:


  1. Menjaga kesehatan gigi dan gusi jika digunakan sebagai bahan pasta gigi;

  2. Mengatasi konstipasi (sembelit/susah buang air besar);

  3. Membantu menyembuhkan luka pada pasien diabetes;

  4. Memiliki manfaat sebagai antioksidan dan antibakteri;

  5. Membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV;

  6. Melindungi kulit dari kerusakan akibat efek radiasi kemoterapi pada pasien kanker;

  7. Menurunkan kadar gula darah;

  8. Mencegah dan mengobati kerontokan rambut;

  9. Membantu menyembuhkan bisul.
Sekilas Tentang Vitamin C

  1. Menjaga kulit tetap sehat bersinar.

  2. Menjaga kesehatan kulit.

  3. Mencegah penyakit jantung.

  4. Sebagai antioksidan.

  5. Mengobati kanker.

  6. Memerangi stroke.

  7. Memperbaiki mood.

  8. Meningkatkan kekebalan tubuh.

  9. Menyembuhkan luka.

  10. Menurunkan hipertensi.


Sumber: cabai, paprika merah, paprika hijau, kale, brokoli, pepaya, stroberi, kembang kol, kubis brussels, nanas, kiwi, mangga, jeruk.
Sekilas Tentang Ascorbic Acid (Vitamin C)
Ascorbic acid (asam askorbat) adalah suatu nutrisi yang terisolasi dalam komponen vitamin C, namun tidak seluruh ascorbic acid merupakan vitamin C. Kebanyakan orang menganggap ascorbic acid dengan vitamin C adalah sama dan ini sudah sesuatu yang umum dan lumrah.

Berikut adalah manfaat ascorbic acid:


  1. Menjaga kulit tetap sehat bersinar.

  2. Menjaga kesehatan kulit.

  3. Mencegah penyakit jantung.

  4. Sebagai antioksidan.

  5. Mengobati kanker.

  6. Memerangi stroke.

  7. Memperbaiki mood.

  8. Meningkatkan kekebalan tubuh.

  9. Menyembuhkan luka.

  10. Menurunkan hipertensi.



Sumber: cabai, paprika merah, paprika hijau, kale, brokoli, pepaya, stroberi, kembang kol, kubis brussels, nanas, kiwi, mangga, jeruk.
Sekilas tentang kulit
Kulit merupakan organ terbesar tubuh yang memiliki luasnya sekitar 2 m2 dengan ketebalan rata-rata 1-2 mm. Kulit terdiri dari lapisan epidermis, dermis dan hipodermis atau subkutis.

Sebagai organ yang sangat penting bagi kelangsungan hidup, kulit memiliki fungsi menutupi dan melindungi organ-organ dibawahnya, mencegah infeksi, mengatur suhu tubuh, mengekskresi zat buangan, mensintesis vitamin D, dan menjadi sensor peraba.
Sekilas Tentang Interbat
Interbat adalah suatu perusahaan farmasi asal Indonesia yang didirikan pada 1948 oleh Bapak Djoko Sukamto yang awalnya sebagai distributor produk-produk obat buatan perusahaan Eropa seperti Crinos S.p.A., Zambon, Gentili S.p.A., dan Cipan Pharmaceutical. Pada tahun 1959 perusahaan ini mendapatkan ijin untuk untuk memproduksi obat sendiri dan pada 1971 perusahaan ini mendapatkan sertifikat GMP (Good Manufacture Practises) atau CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) untuk fasilitas produksinya sehingga sesuai standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan pada waktu itu.

Pada tahun 1977, Interbat memindahkan semua kegiatan produksinya ke lokasi di Sidoarjo seluas dua hektar dimana di sana berdiri pabrik baru mereka. Kemudian setelah itu Interbat kembali melakukan ekspansi pabriknya hingga mencapai empat hektar untuk berbagai macam unit produksi seperti fasilitas produksi, peralatan, laboratorium mutu, dan fasilitas lainnya sehingga sesuai dengan standar WHO. Hingga saat ini Interbat telah menerima setidaknya 31 sertifikat GMP/CPOB.

Saat ini Interbat memiliki sekira 270 produk obat yang terdiri dari berbagai macam kategori mulai dari produk obat hingga suplemen. Produknya pun telah diekspor ke berbagai negara.