LACYVIR Tablet

Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Antivirus > LACYVIR Tablet

By | 17/11/2018

Komposisi

Acyclovir 400 mg

Deskripsi

Antivirus terkait infeksi virus herpes simplex, herpes zoster, herpes genitalis pada pasien dengan gangguan sistem imun

Indikasi

Pengobatan infeksi virus herpes simplex pada kulit dan membran mukosa, termasuk infeksi herpes genitalis inisisal dan rekuren. Mencegahn kambuhnya infeksi herpes simpleks rekurens pada penderita dengan gangguan imunokompeten. Mencegah infeksi herpes

Farmakologi

Aciclovir dikonversi menjadi aciclovir monophosphate oleh virus-specific thymidine kinase kemudian diubah menjadi aciclovir triphosphate oleh enzim seluler lainnya. Aciclovir triphosphate menghambat sintesis DNA dan replikasi virus dengan cara berkompetisi dengan deoxyguanosine trifosfat untuk polimerase DNA virus dan dimasukkan ke dalam DNA virus.

  • Inhibisi kompetitif terhadap DNA polymerase virus.
  • Bergabung ke dalam dan memotong rantai DNA virus yang sedang bertumbuh.
  • Inaktivasi DNA polymerase virus.

Perhatian

Hipersensitifitas

Efek Samping

Ruam kulit, gangguan neurologis, gangguan saluran GI

Kategori Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil (Menurut FDA)

Kategori B: Studi terhadap reproduksi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin tetapi tidak ada studi terkontrol yang dilakukan terhadap wanita hamil, atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping (selain penurunan fertilitas) yang tidak dikonfirmasikan dalam studi terkontrol pada wanita pada kehamilan trimester 1 (dan tidak ada bukti risio pada trimester selanjutnya).

Dosis

Dewasa:

Infeksi herpes simpleks:

200 mg 5x/hr, tanpa dosis malam, selama 5 hr atau lebih pada infeksi berat.

Supreso Herpes Simpleks pada imunokompeten:

200 mg 4x/hr atau 400 mg 2x/hr. Herpes Zoster: 800 mg 5x/hr selama 7hr.

Anak < 2 th:

Setengah dosis

Penyajian

Dapat diberikan bersama makan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada GI

Kemasan dan Sediaan

Dus, 10 strip @ 10 tablet 400 mg

Izin BPOM

DKL1206314010A1

Produsen

Erela

Sekilas Tentang Antivirus
Antivirus merupakan zat yang digunakan untuk membasmi, menghambat pertumbuhan virus. Virus adalah parasit mikroskopik yang menginfeksi sel organisme biologis. Virus bersifat parasit obligat, hal tersebut disebabkan karena virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan memanfaatkan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan seluler untuk bereproduksi sendiri. Biasanya virus mengandung sejumlah kecil asam nukleat (DNA atau RNA, tetapi tidak kombinasi keduanya) yang diselubungi semacam bahan pelindung yang terdiri atas protein, lipid, glikoprotein, atau kombinasi ketiganya. Genom virus akan diekspresikan menjadi baik protein yang digunakan untuk memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daur hidupnya.

Istilah virus biasanya merujuk pada partikel-partikel yang menginfeksi sel-sel eukariota (organisme multisel dan banyak jenis organisme sel tunggal), sementara istilah bakteriofag atau fag digunakan untuk jenis yang menyerang jenis-jenis sel prokariota (bakteri dan organisme lain yang tidak berinti sel).

Virus sering diperdebatkan statusnya sebagai makhluk hidup karena ia tidak dapat menjalankan fungsi biologisnya secara bebas jika tidak berada dalam sel inang. Karena karakteristik khasnya ini virus selalu terasosiasi dengan penyakit tertentu, baik pada manusia (misalnya virus influenza dan HIV), hewan (misalnya virus flu burung), atau tanaman (misalnya virus mosaik tembakau/TMV).