Lac Taut Radiance

Farmasi-id.com > Kulit > Suplemen Kulit > Lac Taut Radiance

By | 25/04/2019

Komposisi

Setiap 1 kaplet mengandung:

  • Fish collagen peptide (red snapper fish) 300 mg
  • Grape seed extract 10 mg
  • Yeast extract (contains 15% glutathione) 30 mg

Bahan tambahan:

Silicon dioxide, calcium stearate, maltitol and mycrocrystalline cellulose.

Kegunaan

Suplemen untuk membantu memelihara kesehatan kulit.

Aturan Pakai

1 x sehari 1 kaplet setelah makan atau sesuai petunjuk dokter.

Kemasan dan Sediaan

Botol @ 120 kaplet

Izin BPOM

SI174507871

Harga

Botol @ 120 kaplet

Produsen

AFC -HD AMS Life Science CO LTD – Japan

Pendaftar dan Importir

Gunareka Polatama

Sekilas Tentang Grape Seed Extract (Ekstrak Biji Anggur)

Grape seed atau biji anggur merupakan salah satu bahan yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Pengolahan biji anggur menjadi produk suplemen kesehatan dilakukan dengan cara mengeluarkannya dari buah anggur, kemudian di keringkan dan dihaluskan atau dilumatkan dan diektrak menggunakan berbagai zat pelarut seperti aseton, asetonitril, etil asetat, dan metanol. Jika dimakan langsung, biji anggur akan terasa pahit.

Ekstrak biji anggur ini kaya akan kandungan antioksidan termasuk asam fenolik, antosianin, flavonoid dan oligomeric proanthocyanidin complex. Karena kandungan antioksidan yang dimilikinya, maka mengonsumsi ekstrak biji anggur dapat mencegah tubuh mengalami stres oksidatif, mencegah penyakit, dan mencegah kerusakan jaringan tubuh. Antioksidan akan melindungi sel tubuh dari kerusakan dan juga mampu menurunkan risiko kanker. Berikut ini beberapa manfaat ekstrak biji anggur bagi kesehatan:

1. Mengurangi tekanan darah

Studi yang dilakukan pada 810 orang penderita hipertensi yang mengonsumsi ekstrak biji anggur 100-2000 mg per hari secara signifikan mengalami penurunan tekanan sistolik darah. Studi pada mereka yang mengalami obesitas dibawah usia 50 tahun setelah mengonsumsi ekstrak biji anggur, penyakit metabolsime atau obesitasnya mengalami perbaikan yang bagus.

2. Membantu memperlancar aliran darah

Penelitian 8 minggu terhadap 17 wanita sehat postmenopause yang mengonsumsi ekstrak biji anggur 400 mg mampu mengurangi risiko pembekuan darah. Hal itu terjadi karena ekstrak biji anggur memiliki efek pengencer darah.

3. Menjaga kesehatan jantung

Kolesterol buruk (LDL) dapat menyebabkan risiko arterosklerosis atau penumpukan plak pada arteri. Ekstrak biji anggur memiliki efek mengurangi oksidasi LDL pada jaringan jantung.

4. Meningkatkan kesehatan dan kekuatan tulang

Flavonoid yang ada pada ekstrak biji anggur terbukti meningkatkan sintesa dan kekuatan struktur tulang dengan cara meningkatkan kepadatan dan kekuatannya. Selain itu ia juga dapat mencegah rasa nyeri pada tulang, menjaga kesehatan sendi, dan tulang rawan.

5. Mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif terkait usia

Flavonoid dan gallic acid pada ekstrak biji anggur dapat mengurangi onset penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer. Itu dikarenakan keduanya memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi. Gallic acid akan menghambat pembentukan fibril beta-amiloid peptida pada otak. Fibril beta-amiloid ini merupakan salah satu ciri khas dari identifikasi penyakit Alzheimer.

6. Meningkatkan kesehatan ginjal

Mengonsumsi ekstrak biji anggur 2 gram sehari selama 6 bulan akan membuat kinerja ginjal meningkat dengan meningkatkan kemampuannya untuk melakukan penyaringan urin.

7. Mencegah infeksi jamur dan bakteri

Ekstrak biji anggur diketahui memiliki properti antijamur dan antibakteri. Infeksi jamur dan bakteri dapat terjadi melalui berbagai media seperti udara, makanan, air, benda-benda, dan lain-lain. Properti antijamur dan antibakteri yang ada pada ekstrak biji anggur diketahui efektif untuk melawan jamur Candida, bakteri (E. coli, Campylobacter, Staphylococcus aureus), dan lain-lain.

8. Mengurangi risiko kanker

Flavonoid dan proanthocyanidin pada ekstrak biji anggur memiliki kemampuan untuk mengurangi risiko kanker seperti menghambat pertumbuhan kanker payud4ara, paru-paru, hati, prostat, dan pankreas. Kedua zat ini akan mampu meningkatkan efektifitas kemoterapi yang dijalani pasien kanker. Menurut penelitian, proanthocyanidin mampu mengurangi toksisitas dan kerusakan yang diakibatkan sel kanker.

9. Menjaga kesehatan hati

Peran dan fungsi hati di dalam tubuh sangat penting dalam proses detoksifikasi berbagai jenis substansi yang berbahaya yang terkandung dalam berbagai produk seperti makanan, minuman, obat-obatan, polutan, infeksi virus, dan sebagainya. Ekstrak biji anggur mampu menurunkan enzim alanin aminotransferase (ALT) yang merupakan salah satu indikator terjadinya toksisitas hati. Efek positif ekstrak biji anggur dalam menjaga kesehatan hati lebih baik dari vitamin C.

10. Mempercepat penyembuhan luka dan menjaga kulit tetap awet muda

Proanthocyanidin pada ekstrak biji anggur memicu pelepasan faktor pemulih dan penumbuh jaringan kulit. Ini akan berperan penting dalam mempercepat proses penyembuhan luka dan juga sebagai faktor penting untuk meningkatan regenerasi sel kulit dan menjaganya tetap cerah, segar, kenyal, dan kencang.





Ekstrak biji anggur secara umum aman untuk dikonsumsi, namun jika mengonsumsinya terlalu berlebihan kemungkinan akan menimbulkan efek samping berupa pusing, mual, dan gatal. Mengonsumsi 300-800 mg per hari selama 8-16 minggu dianggap aman dan dapat ditoleransi dengan baik oleh tubuh.

Wanita hamil dan menyusui sebaiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi ekstrak biji anggur sebab belum diketahui keamanannya untuk dikonsumsi oleh wanita hamil dan menyusui. Bagi mereka yang menggunakan obat-obatan pengencer darah dan penurun tekanan darah, sebaiknya berhati-hati mengonsumsi ekstrak biji anggur.

Sekilas Tentang Cellulose (Microcrystalline Cellulose)

Cellulose (microcrystalline cellulose) adalah suatu zat atau materi yang ditemukan pada kayu, kapas, rami, dll yang biasa digunakan untuk memberi kepadatan pada suatu tablet atau kapsul. Kapsul atau tablet yang keras tapi dapat larut dengan cepat, itulah fungsi cellulose, memberikan kepadatan sekaligus untuk mengatur seberapa cepat kadar kelarutan yang diinginkan. Cellulosa juga digunakan untuk pengisi kapsul atau tablet, terlebih jika dosis obat itu rendah dan juga untuk memperkeras kapsul dan tablet itu agar tidak mudah hancur/pecah.

Cellulose pertama kali ditemukan oleh ahli kimia berkebangsaan Perancis, Anselme Payen pada tahun 1838. Tahun 1992, Kobayashi dan Shoda berhasil membuat cellulosa artifisial tanpa menggunakan enzim yang berasal dari makhluk hidup apapun termasuk tumbuhan. Cellulosa ini termasuk dalam bahan tambahan yang aman untuk digunakan dalam produksi obat. Selain dalam industri farmasi, cellulose juga digunakan dalam produksi makanan dan kosmetik.

Sekilas Tentang Silica (Silicon Dioxide)

Silica (silicon dioxide) adalah satu dari beberapa mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Silica bermanfaat sebagai mineral pembentuk tulang sekaligus melindungi komponen tulang. Silica dapat menambah kepadatan tulang dan mencegah penyakit degenerasi tulang serta kondisi seperti osteoporosis, osteopenia, kehilangan massa tulang akibat usia, dan sebagainya. Silica juga bermanfaat untuk mempercepat proses penyembuhan tulang retak, patah tulang, dislokasi sendi, dan cedera hamstring.

Silica juga dapat membuat kuku, gigi, kulit, dan rambut menjadi sehat. Silica dapat menguatkan kuku yang rapuh dan rambut yang mudah patah. Selain itu ia juga memiliki efek anti-aging atau anti penuaan sehingga mampu mencegah keriput dan kerutan pada kulit.

Sumber: sayuran hijau; bawang bombai, kentang rebus, dan biji-bijian.

Sekilas tentang kulit

Kulit merupakan organ terbesar tubuh yang memiliki luasnya sekitar 2 m2 dengan ketebalan rata-rata 1-2 mm. Kulit terdiri dari lapisan epidermis, dermis dan hipodermis atau subkutis.

Sebagai organ yang sangat penting bagi kelangsungan hidup, kulit memiliki fungsi menutupi dan melindungi organ-organ dibawahnya, mencegah infeksi, mengatur suhu tubuh, mengekskresi zat buangan, mensintesis vitamin D, dan menjadi sensor peraba.