Koleshiu

Farmasi-id.com > Jamu > Jamu Kolesterol > Koleshiu

By | 17/05/2019

Kandungan dan Komposisi

Tiap kapsul mengandung:

  • Guazuma ulmifolia folium 100 mg
  • Murraya paniculata folium 100 mg
  • Sonchus arvensis folium 50 mg
  • Gynura segetum folium 50 mg
  • Morinda citrifolia fructus 50 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Membantu mengurangi lemak darah.

Aturan Minum

3 x sehari 3 kapsul.

Cara Penyimpanan

Disimpan pada tempat yang kering, sejuk, dan terhindar dari sinar matahari langsung.

Kemasan dan Sediaan

Dus, Botol @ 40, 60 kapsul @ 500 mg

Izin BPOM

TR133369401

Harga

Rp Rp 60.000/dus, botol @ 60 kapsul

Produsen

CV Herbal Indo Utama

Sekilas Tentang Guazuma Ulmifolia (Jati Belanda)
Tanaman Jati Belanda memiliki ciri dapat tumbuh hingga ketinggian 10 meter, batangnya keras, permukaannya kasar dan memiliki banyak alur, berkayu, berwarna hijau keputihan. Bentuk daunnya bulat mirip telur dengan tepi bergerigi dan ujungnya runcing. Bentuk bunga tunggal dan bulat di ketiak daun. Tanaman ini biasnaya tumbuh di ketinggian 700-1200 dpl. Bagian yang dapat dimanfaatkan adalah daun, kulit kayu, dan buahnya.

Berikut ini manfaat dari tanaman Jati Belanda bagi kesehatan:



  1. Menyembuhkan sakit perut, kolera dan diare.

  2. Menurunkan berat badan (obesitas).

  3. Mengobati penyakit kaki gajah.

Sekilas Tentang Sonchus Arvensis (Tempuyung)
Tempuyung (Sanchus arvensisL.) adalah tanaman yang tumbuh secara pesat pada daerah berketinggian 50-1.650 meter di atas permukaan laut. Akarnya besar dan lurus, tangkainya berbentuk silinder dan mengeluarkan getah, daunnya oval dan rasanya pahit, bunganya kuning, dan buahnya keras, tipis berwarna coklat kekuningan. Penelitian membuktikan bahwa tempuyung mengandung alfa-laktoserol, mannitol, inositol, silica, kalium, flavonoid, dan taraxasterol. Ada 4 spesies yang ditemukan di Asia Tenggara, yaitu S.asper (L) Hill ; S.malaianus Miquuel ; S.oleraccus L dan S.arvensis L.

Seluruh bagian tanaman ini dapat dimanfaatkan untuk pengobatan. Manfaatnya antara lain:



  1. Mengatasi radang payudara.

  2. Mengobati bisul.

  3. Menurunkan tekanan darah tinggi (hipertensi).

  4. Mencegah dan meluruhkan kencing batu.

  5. Memperbaiki pendengaran berkurang.

Sekilas Tentang Murraya Paniculata (Kemuning)
Murraya paniculata (kemuning) merupakan suatu tanaman herbal yang banyak tumbuh secara liar di tanah lembab pada ketinggian sekira 950 meter dpl (di atas permukaan laut). Ia dapat tumbuh dengan baik pada lokasi yang menerima cahaya matahari dengan cukup. Ciri tanaman ini berupa pohon dengan batang berkayu yang dapat mencapai ketinggian sekira 3 hingga 7 meter dan berwarna kecoklatan. Daun tanaman ini memiliki permukaan yang licin, berbentuk menyerupai corong, area tepi rata dan merupakan daun majemuk yang memiliki 4 hingga 7 anak daun. Tanaman ini memiliki bunga berwarna putih. Buah kemuning saat muda berwarna hijau dan ketika tua berwarna merah tua.

Karakteristik tanaman kemuning ini memiliki rasa pedas, pahit, dan memiliki sifat menghangatkan. Beberapa bahan kimia yang terdapat di dalamnya seperti geraniol, eugenol, citronellol, methyl salicylate, peniculatin, dan bisabolene. Sementara itu banganya memiliki kandungan scopoletin, buahnya mengandung semi-a-carotenon, dan kulitnya mengandung mexotionin dan coumarin.

Efek farmakologis yang dimiliki oleh kemuning yakni anestesi, sedatif, antiperadangan, antirematik, dan pelancar peredaran darah. Akar, batang, dan daunnya bisa digunakan untuk pengobatan rematik, sakit pinggang, sakit gigi, peradangan otak, anestesi lokal, radang saluran napas, infeksi saluran kemih, batu kandung kemih, batu ginjal, haid tidak teratur, keputihan, obesitas, digigit serangga, bisul, eksim, gatal-gatal, keseleo, tukak lambung, dan lain-lain.
Sekilas Tentang Morinda Citrifolia (Mengkudu)
Mengkudu (Morinda Citrifolia) termasuk jenis kopi-kopian. Mengkudu dapat tumbuh di dataran rendah sampai pada ketinggian tanah 1500 meter diatas permukaan laut. Mengkudu merupakan tumbuhan asli dari Indonesia. Tumbuhan ini mempunyai batang tidak terlalu besar dengan tinggi pohon 3-8 m. Daunnya bersusun berhadapan, panjang daun 20-40 cm dan lebar 7-15 cm. Bunganya berbentuk bungan bongkol yang kecil-kecil dan berwarna putih. Buahnya berwarna hijau mengkilap dan berwujud buah buni berbentuk lonjong dengan variasi trotol-trotol. Bijinya banyak dan kecil-kecil terdapat dalam daging buah. Pada umumnya tumbuhan mengkudu berkembang biak secara liar di hutan-hutan atau dipelihara orang pinggiran-pinggiran kebun rumah.

Mengkudu tumbuh liar di tepi pantai dan ditanam di seluruh Indonesia. Tumbuhan ini dapat tumbuh pada lahan dengan ketinggian 1-1500 m dpl. Bagian yang dapat dijadikan obat adalah buah, akar, dan daunnya. Beberapa penyakit yang dapat diobati dengan mengkudu antara lain amandel, batuk, demam, influensa, kulit, kulit bersisik, masuk angin, pembesaran limpa, sakit kuning hipertensi, sakit perut, dan sariawan.
Sekilas tentang kolesterol

Kolesterol adalah metabolit yang mengandung lemak sterol (bahasa Inggris: waxy steroid) yang ditemukan pada membran sel dan disirkulasikan dalam plasma darah. Merupakan sejenis lipid yang merupakan molekul lemak atau yang menyerupainya. Kolesterol ialah jenis khusus lipid yang disebut steroid. Steroids ialah lipid yang memiliki struktur kimia khusus. Struktur ini terdiri atas 4 cincin atom karbon.

Steroid lain termasuk steroid hormon seperti kortisol, estrogen, dan testosteron. Nyatanya, semua hormon steroid terbuat dari perubahan struktur dasar kimia kolesterol. Saat tentang membuat sebuah molekul dari pengubahan molekul yang lebih mudah, para ilmuwan menyebutnya sintesis. Hiperkolesterolemia berarti bahwa kadar kolesterol terlalu tinggi dalam darah. Kolesterol dapat dibuat secara sintetik. Kolesterol sintetik saat ini mulai diterapkan dalam teknologi layar lebar (billboard) sebagai alternatif LCD.

Tingginya kadar kolestrol dalam tubuh menjadi pemicu munculnya berbagai penyakit. Pola makan sehat merupakan faktor utama untuk mengghindari hal ini. Akan tetapi, tidak semua kolestrol berdampak buruk bagi tubuh. Hanya kolestrol yang termasuk kategori LDL saja yang berakibat buruk sedangkan jenis kolestrol HDL merupakan kolestrol yang dapat melarutkan kolestrol jahat dalam tubuh. Batas normal kolesterol dalam tubuh adalah 160–200 mg. Kadar kolesterol yang tinggi dapat diturunkan dengan simvastatin, tetapi simvastatin memiliki efek samping mempercepat timbulnya Katarak atau memperburuk Katarak bagi mereka yang sensitive terhadap obat ini, oleh karena itu sebaiknya gunakan Atorvastatin yang lebih sedikit efek sampingnya dan telah ada Generiknya pula. Seorang dokter menyarankan konsumsi bekatul akan sangat baik bagi kesehatan dan menurunkan kadar kolesterol. Sebenarnya Serat apapun (Oats, Sayur, Buah) akan mengikat sebagian lemak dan dibuang bersama BAB, tetapi yang lebih utama adalah pengaturan makanan (diet).

Kadar Kolesterol pada usia 9 tahun dapat mencerminkan Kadar Kolesterol pada usia 40 atau 50 tahun. Di Texas, Amerika Serikat 1 dari 3 anak berusia 9-11 tahun mengalami Kolesterol Tinggi. Obesitas dapat memperburuk Kadar Kolesterol, tetapi 35 persen yang berbadan kuruspun dapat mengalami Kolesterol Tinggi. Sebenarnya 70 persen Kadar Kolesterol dipengaruhi oleh Enzim Tubuh di Hati, tetapi Lemak Jenuh Berantai Panjang akan memperburuk Kadar Kolesterol dan terutama Lemak Trans yang Berantai Menengah, tetapi bersifat Stabil, tidak mudah/dapat memecah menjadi Rantai Pendek. Oleh karena itu di beberapa Negara Bagian di AS, makanan ringan (snack) dan juga Restoran Cepat Saji, harus mencantumkan Kalori Total, Kalori dari Lemak dan juga Kadar TransFat. Tidak ada salahnya Screening Kolesterol mulai pada usia 9 tahun, cukup Pemeriksaan Kolesterol Total saja dan jika Kolesterol Totalnya melebihi 200, maka perlu lanjutan Pemeriksaan Kolesterol LDL (HDL tidak perlu dulu) dan juga Pemeriksaan Triglyceride. Kini telah diketahui Kadar TransFat ternyata jauh lebih berbahaya daripada Kadar Kolestrol Jenuh, oleh karena itu sekarang Amerika Serikat mulai menggunakan Minyak Sawit (bukan minyak kelapa atau minyak kacang tanah), karena bebas TransFat.