Keto-G

By | Februari 22, 2021 | Farmasi-id.com > Health > Keto-G

Kandungan dan Komposisi Keto-G

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Keto-G adalah:
  • α-keto-isoleucine calcium salt 67 mg
  • α-keto-leucine calcium salt 101 mg
  • α-keto-phenylalanine calcium salt 68 mg
  • α-keto-valine calcium salt 86 mg
  • DL-α-hydroxy-methionine calcium salt 59 mg
  • L-Lysine monoacetate 105 mg
  • L-Threonine 53 mg
  • L-Tryptophan 23 mg
  • L-Histidine 38 mg
  • L-Tyrosine 30 mg
  • Total Nitrogen 36 mg
  • Total Calcium 1,25 mmol = 0,05 g

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Keto-G

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Keto-G adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

  • Untuk terapi insufisiensi ginjal kronik yang bersamaan dengan diet protein rendah kalori rendah
  • Retensi kompensasi atau dekompensasi

Farmakologi Keto-G

Asam keto, asam amino esensial berguna dalam mengontrol kadar nitrogen, kreatinin dan urea dalam waktu singkat. Pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal di mana asupan protein terbatas, pemberian keto acid, essential amino acids bermanfaat untuk mengurangi risiko gangguan metabolisme protein dan asam amino sehingga pasien tidak jatuh ke tahap yang lebih lanjut.

Ketoic acid, asam amino esensial diberikan pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal terutama pada pasien dengan tingkat filtrasi glomerulus kurang dari 25 ml / menit.

Pemberian asam keto, asam amino esensial hanya dapat mengurangi kreatinin dan nitrogen urea dengan menyesuaikan metabolisme protein dan asam amino, bukan dengan memperbaiki ginjal yang rusak yang menjadi penyebab tingginya kreatinin dan akar urea nitrogen.

Dosis dan Aturan Pakai Keto-G

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Keto-G:

Dewasa (berat badan 70 kg):

4-8 kaplet, 3 kali sehari saat makan. Kaplet ditelan utuh. Kaplet diberikan selama laju filtrasi glomerulus 5-50 ml / menit.

Kemasan dan Sediaan Keto-G

Dus @ 5 strip @ 10 kaplet salut selaput

Izin BPOM Keto-G

Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk. BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran. Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk Keto-G:

DKL1308020109A1

Produsen Keto-G

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Keto-G:

Nulab Pharmaceutical Indonesia

Pendaftar

Guardian Pharmatama

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 5 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 1

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *