Kemocarb

Farmasi-id.com > Onkologi > Kemoterapi Sitotoksik > Kemocarb

By | 08/04/2017

Kandungan dan Komposisi

Carboplatin.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Karsinoma ovarium epitelial stadium lanjut.

Farmakologi

Mekanisme kerja: berikatan dengan DNA sehingga menyebabkan hambatan replikasi dan transkripsi. Ekskresi terutama melalui ginjal, 32% dalam bentuk utuh.

Dosis dan Aturan Pakai

Dewasa dengan fungsi ginjal normal (belum pernah menjalani pengobatan) 400 mg / m2 diberikan scr infus IV tunggal selama 15-60 menit, diulang hingga 4 minggu. Pasien dgn gangguan fungsi ginjal CrCl 41-59 mL/mnt 250 mg/m2, 16-40 mL/menit 200 mg / m2. Terapi myelosuppressive sebelumnya atau pada orang tua Dosis awal mungkin perlu dikurangi 20-25%.

Kontra Indikasi

Hipersensitivitas terhadap carboplatin atau bahan yg mengandung platinum. Pasien dengan gangguan ginjal berat yang sudah ada sebelumnya & myelosupresi.

Peringatan dan Perhatian 

Pantau fungsi ginjal & jumlah darah termasuk platelet, WBC & hemoglobin sebelum, selama & setelah terapi. Kontrasepsi yang memadai pada pasien dalam usia subur. Hamil & laktasi. Setelah dilarutkan, hanya bertahan selama 8 jam.

Efek Samping

Myelosupresi, leukopenia, trombositopenia & anemia. Mengurangi CrCl & meningkatkan kadar urea darah atau serum kreatinin & enzim hati. Mual & muntah. Tinnitus. Neuropati perifer. Reaksi alergi misalnya ruam eritematosa, demam & pruritus. Gangguan elektrolit. Alopecia; Gejala mirip flu; Reaksi pada tempat injeksi.

Interaksi Obat

Perubahan pada bersihan ginjal dengan obat nefrotoksisk. Al & obat-obatan nielosupresif.

Kategori Keamanan Penggunaan Pada Wanita Hamil (Menurut FDA)

Kategori D: Ada bukti positif mengenai risiko pada janin manusia, tetapi manfaat dari penggunaan obat ini pada wanita hamil dapat diterima meskipun berisiko pada janin (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).

Kemasan, Sediaan, Izin BPOM

  1. Dus, vial @ 15 ml, cairan injeksi 10 mg/ml, DKI1525400543A1
  2. Dus, vial @ 45 ml, cairan injeksi 10 mg/ml, DKI1525400543A1

Produsen

Fresenius Kabi – India

Pendaftar

Fresenius Kabi Combiphar – Indonesia

Sekilas tentang kanker dan tumor

Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal atau sering dikenal sebagai tumor ganas. Selain itu gejala ini juga dikenal sebagai neoplasma ganas dan seringkali ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk:

  1. Tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel melebihi batas normal)

  2. Menyerang jaringan biologis di dekatnya.

  3. Bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik, disebut metastasis.


Tiga karakter ganas inilah yang membedakan kanker dari tumor jinak. Sebagian besar kanker membentuk tumor, tetapi beberapa tidak, seperti leukemia. Cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan studi, diagnosis, perawatan, dan pencegahan kanker disebut onkologi.

Tumor atau barah (bahasa Inggris: tumor, tumour) adalah sebutan untuk neoplasma atau lesi padat yang terbentuk akibat pertumbuhan sel tubuh yang tidak semestinya, yang mirip dengan simtoma bengkak. Tumor berasal dari kata tumere dalam bahasa latin yang berarti "bengkak". Pertumbuhannya dapat digolongkan sebagai ganas (malignan) atau jinak (benign).

Tumor ganas disebut kanker. Kanker memiliki potensi untuk menyerang dan merusak jaringan yang berdekatan dan menciptakan metastasis. Tumor jinak tidak menyerang tissue berdekatan dan tidak menyebarkan benih (metastasis), tetapi dapat tumbuh secara lokal menjadi besar. Mereka biasanya tidak muncul kembali setelah penyingkiran melalui operasi.
Sekilas Tentang Kemoterapi Sitotoksik
Kemoterapi sitotoksik adalah kemoterapi menggunakan agen sitotoksik untuk membunuh atau merusak sel-sel kanker yang bereproduksi. Terapi ini secara spesifik menargetkan sel kanker yang membelah dengan cepat.

Kemoterapi dapat dianggap sebagai cara untuk merusak atau menekan sel, yang kemudian dapat menyebabkan kematian sel jika apoptosis dimulai. Efek samping dari kemoterapi seperti dapat merusak sel-sel normal yang membelah dengan cepat dan karenanya sensitif terhadap obat-obatan anti-mitosis: sel-sel di sumsum tulang, saluran pencernaan dan folikel rambut. Hal ini menghasilkan efek samping kemoterapi yang paling umum seperti: myelosuppression (penurunan produksi sel darah, karenanya juga imunosupresi), mukositis (peradangan pada lapisan saluran pencernaan), dan alopesia (kerontokan rambut). Karena efeknya pada sel-sel kekebalan tubuh (terutama limfosit), obat-obat kemoterapi sering digunakan dalam sejumlah penyakit yang diakibatkan oleh aktivitas berlebih yang berbahaya dari sistem kekebalan terhadap diri sendiri (disebut autoimunitas). Ini termasuk rheumatoid arthritis, systemic lupus erythematosus, multiple sclerosis, vasculitis dan lain-lain.
Sekilas Tentang Fresenius Kabi
Fresenius Kabi merupakan satu dari empat divisi yang dimiliki oleh Fresenius SE & Co, suatu perusahaan farmasi dari Jerman. Fresenius Kabi dibentuk pada tahun 1999 dengan menggabungkan divisi Farmasi (Fresenius Pharma) yang dimiliki Fresenius Group dengan divisi infusion solution dari Pharmacia & Upjohn (Kabi) yang telah diakuisisi Fresenius. Perusahaan ini didirikan untuk memenuhi permintaan pasar akan produk-produk nutrisi, terapi infus, serta memenuhi permintaan obat-obatan esensial seperti obat kanker.

Tak berselang lama pada tahun 2003, unit produksi Fresenius HemoCare akhirnya digabungkan ke dalam Fresenius Kabi karena kesamaan platform teknologi yang digunakan. Pada tahun 2004, Perusahaan ini melebarkan pasarnya hingga ke Afrika Selatan, Republik Ceko, dan mendirikan perusahaan joint venture di Australia.

Beberapa perusahaan telah diakuisisi oleh Fresenius Kabi diantaranya Labesfal (perusahaan farmasi asal Portugal), Filaxis (perusahaan farmasi asal Argentina), Kyorin (perusahaan farmasi Jepang), Laboratorio Sanderson (perusahaan farmasi Chile), akuisisi divisi Nutrisi klinis Nestle di Perancis dan Spanyol, Dabur Pharma (perusahaan obat onkologi), APP Pharmaceutical (perusahaan obat generik Amerika Serikat), dan lain-lain. Beberapa produk farmasi yang diproduksi oleh Fresenius Kabi seperti Paclitaxel, Irinotecan, Oxaliplatin, Gemcitabine, Cytarabine, Carboplatin, Topotecan, Docetaxel, dan Epirubicin.

Di Indonesia Fresenius Kabi berdiri dengan nama PT. Fresenius Kabi Indonesia dengan kantor pusat di Menara Bidakara 1, 19th Fl. Jl. Jend. Gatot Subroto, Kav. 71-73 Jakarta 12870, RT.9/RW.4, East Kuningan, Tebet, Jakarta Selatan.