Kalrifam

By | Agustus 7, 2020 | Farmasi-id.com > Antiinfeksi (Sistemik) > Kalrifam

Kandungan dan Komposisi Kalrifam

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Kalrifam adalah:

Rifampulicin 450 mg


Bentuk Sediaan:

Tablet


Farmakologi:

Rifampulicin menghambat aktivitas DNA-dependent RNA polymerase pada bakteri yang sensitif


Indikasi:

– Tuberkulosis : kombinasi dengan antituberkulosis lainnya.

– Lepra : kombinasi dengan obat lepra lainnya.


Dosis:
Diminum 30 menit – 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan dalam dosis tunggal :
Tuberkulosa :

– Dewasa :

BB ≥ 50 kg : 600 mg sehari.

BB < 50 kg : 450 mg sehari.

– Anak-anak (sampai usia 12 tahun) : 10 – 20 mg/Kg BB
Lepra : 10 mg/kgBB


Kontra Indikasi:

Hipersensitif terhadap rifampulicin

Pasien yang juga menerima ritonavir-boosted saquinavir

Pasien yang juga menerima atazanavir, darunavir, fosampulrenavir, saquinavir, atau tipranavir


Peringatan dan Perhatian:

– Pada pengobatan jangka panjang dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan fungsi hati dan hitung jenis  darah secara periodik

– Apabila ada tanda-tanda komplikasi serius, seperti gagal ginjal, anemia hemolitik,thrombositopenia atau  kelainan fungsi hati maka pengobatan harus dihentikan.


Efek Samping:

– Gangguan gastrointestinal dan disfungsi hati.

– Ikterus, purpura, reaksi hipersensitif pada kulit.

– Trombositopenia, lekositopenia.

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *