Kalpepsa

By | April 4, 2021 | Farmasi-id.com > Sistem Gastrointestinal & Hepatobilier > Kalpepsa

Kandungan dan Komposisi Kalpepsa

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Kalpepsa adalah:

Tiap 5 mL suspensi mengandung sucralfate 500 mg


Bentuk Sediaan:

Botol 100 dan 200 mL suspensi.


Farmakologi:

Sucralfate menyembuhkan tukak dengan tiga cara :membentuk kompleks kimiawi yang terikat pada pusat ulkus sehingga bertindak menjadi lapisan pelindung, menghambat aksi asam, pepsin dan garam empedu dan menghambat difusi asam lambung menembus lapisan film sucralfate-albumin.


Indikasi:

Pengobatan jangka pendek (sampai 8 minggu) pada gastritis, ulkus gaster dan ulkus duodeni.


Dosis:

Umumnya bagi orang dewasa adalah 2 sendok takar (10 mL) 4 kali sehari, sewaktu lambung kosong (1 jam sebelum makandan tidur).


Kontra Indikasi:

Penderita yang hipersensitif terhadap komponen obat ini.


Peringatan dan Perhatian:

Hati-hati diberikan pada pasien gagal ginjal kronik dan pasien dialisis dan wanita menyusui.

Penggunaan selama kehamilan hanya dilakukan jika benar-benar diperlukan.

Jika diperlukan, antasida dapat diberikan dalam jangka waktu 1/2 jam sebelum atau sesudah pemberian sucralfate.

Keamanan dan efektivitas pada anak-anak belum dapat ditetapkan.


Efek Samping:

Terjadinya efek samping sangat jarang, yang relatif sering dilaporkan hanya konstipasi dan mulut terasa kering. Keluhan lainnya adalah diare, mual, muntah, tidak nyaman di perut, flatulent, pruritus, rash, mengantuk, pening, nyeri punggung dan sakit kepala.

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *