JEVTANA

Farmasi-id.com > Onkologi > Kemoterapi Sitotoksik > JEVTANA

By | 10/06/2015
ProdusenSanofi Aventis
KomposisiCabazitaxel.
IndikasiDlm kombinasi dengan prednison/prednisolon adalah untuk terapi pada pasien dengan kanker prostat dengan metastasis refrakter hormon yang sebelumnya diterapi dengan rejimen yang mgd docetaxel.
Dosis25 mg/m2 diberikan sebagai infus IV selama 1 jam tiap 3 minggu dalam kombinasi dengan prednison atau prednisolon oral 10 mg diberikan tiap hari selama terapi. Krn tingginya insidens neutropenia,granulocyte-colony stimulating factor (G-CSF) hrs diberikan dalam waktu 24-72 jam sejak siklus pertama pemberian cabazitaxel. Pasien sebaiknya diterapi ulang hanya bila neutrofil kembali ke level ≥1500/m3.
Kontra IndikasiJumlah neutrofil <1500/m3; ggn  hati (bilirubin ≥1 x batas atas nilai normal, atau AST &ampul;/atau ALT ≥1.5 x batas atas nilai normal); pemberian bersama dengan vaksinasi demam kuning (yellow fever).
PerhatianRisiko neutropenia; risiko mual, muntah, diare, dehidrasi, neuropati perifer; gagal ginjal, aritmia jantung; gangguan hati; anemia. Lanjut usia. Hamil & laktasi.
Efek Samping yang Mungkin TimbulKebanyakan terjadi pada semua stadium: anemia, leukopenia, neutropenia, trombositopenia, diare. Kebanyakan terjadi pada stadium ≥3: neutropenia, leukopenia, anemia, neutropenia febril, diare.
Interaksi ObatDgn CYP3A4 dapat meningkatkan kadar obat dalam plasma. Dgn penginduksi CYP3A4 yang kuat dapat menyebabkan penurunan kadar obat dalam plasma. Vaksinasi dengan vaksin hidup yang dilemahkan hrs dihindari.
Kategori Keamanan Kehamilan D: Ada bukti positif mengenai risiko pada janin manusia, tetapi manfaat dari penggunaan obat ini pada wanita hamil dapat diterima meskipun berisiko pada janin (misalnya jika obat diperlukan untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).
Bentuk SediaanKemasan/Harga
Jevtana infusion conc 60 mg
1.5 mL x 1’s
Sekilas Tentang Kemoterapi Sitotoksik

Kemoterapi sitotoksik adalah kemoterapi menggunakan agen sitotoksik untuk membunuh atau merusak sel-sel kanker yang bereproduksi. Terapi ini secara spesifik menargetkan sel kanker yang membelah dengan cepat.

Kemoterapi dapat dianggap sebagai cara untuk merusak atau menekan sel, yang kemudian dapat menyebabkan kematian sel jika apoptosis dimulai. Efek samping dari kemoterapi seperti dapat merusak sel-sel normal yang membelah dengan cepat dan karenanya sensitif terhadap obat-obatan anti-mitosis: sel-sel di sumsum tulang, saluran pencernaan dan folikel rambut. Hal ini menghasilkan efek samping kemoterapi yang paling umum seperti: myelosuppression (penurunan produksi sel darah, karenanya juga imunosupresi), mukositis (peradangan pada lapisan saluran pencernaan), dan alopesia (kerontokan rambut). Karena efeknya pada sel-sel kekebalan tubuh (terutama limfosit), obat-obat kemoterapi sering digunakan dalam sejumlah penyakit yang diakibatkan oleh aktivitas berlebih yang berbahaya dari sistem kekebalan terhadap diri sendiri (disebut autoimunitas). Ini termasuk rheumatoid arthritis, systemic lupus erythematosus, multiple sclerosis, vasculitis dan lain-lain.

Sekilas tentang kanker dan tumor

Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh ketidakteraturan perjalanan hormon yang mengakibatkan tumbuhnya daging pada jaringan tubuh yang normal atau sering dikenal sebagai tumor ganas. Selain itu gejala ini juga dikenal sebagai neoplasma ganas dan seringkali ditandai dengan kelainan siklus sel khas yang menimbulkan kemampuan sel untuk:

  1. Tumbuh tidak terkendali (pembelahan sel melebihi batas normal)

  2. Menyerang jaringan biologis di dekatnya.

  3. Bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui sirkulasi darah atau sistem limfatik, disebut metastasis.


Tiga karakter ganas inilah yang membedakan kanker dari tumor jinak. Sebagian besar kanker membentuk tumor, tetapi beberapa tidak, seperti leukemia. Cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan studi, diagnosis, perawatan, dan pencegahan kanker disebut onkologi.

Tumor atau barah (bahasa Inggris: tumor, tumour) adalah sebutan untuk neoplasma atau lesi padat yang terbentuk akibat pertumbuhan sel tubuh yang tidak semestinya, yang mirip dengan simtoma bengkak. Tumor berasal dari kata tumere dalam bahasa latin yang berarti "bengkak". Pertumbuhannya dapat digolongkan sebagai ganas (malignan) atau jinak (benign).

Tumor ganas disebut kanker. Kanker memiliki potensi untuk menyerang dan merusak jaringan yang berdekatan dan menciptakan metastasis. Tumor jinak tidak menyerang tissue berdekatan dan tidak menyebarkan benih (metastasis), tetapi dapat tumbuh secara lokal menjadi besar. Mereka biasanya tidak muncul kembali setelah penyingkiran melalui operasi.