Infanrix-IPV+HIB

By | September 5, 2021 |

Produsen

GlaxoSmithKline Indonesia

Kandungan dan Komposisi Infanrix-IPV+HIB

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Infanrix-IPV+HIB adalah:

Per 0.5 mL Adsorbed diphtheria toxoid ≥30 IU, adsorbed tetanus toxoid ≥40 IU, pertussis toxoid 25 mcg, filamentous haemagglutinin 25 mcg, pertactin 8 mcg, inactivated poliomyelitis virus type 1 (Mahoney) 40 D-antigen units, type 2 (MEF-1) 8 D-antigen units & type 3 (Saukett) 32 D-antigen units, purified capsular polysaccharide of Haemophilus influenzae type b (Hib) 10 mcg covalently bound to approx tetanus toxoid 30 mcg.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Infanrix-IPV+HIB

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Infanrix-IPV+HIB adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Imunisasi aktif tdh difteri, pertusis, poliomielitis, & Haemophilus influenzae untuk bayi mulai usia 2 tahun. Dosis booster untuk anak yang sebelumnya telah mendapat imunisasi DPT, polio, & Hib.

Dosis

Inj IM dalam Vaksinasi primer 3 dosis pada 6 bulan pertama usia anak, dimulai dari usia 2 bln. Dosis booster dianjurkan untuk diberikan pada tahun ke 2 usia anak.

Kontraindikasi Infanrix-IPV+HIB

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Infanrix-IPV+HIB dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Hipersensitivitas terhadap komponen vaksin. Hipersensitivitas sesudah pemberian sebelumnya dari vaksin DPT, polio inaktivasi, atau Hib. Ensefalopati yang tidak diketahui penyebabnya, yang terjadi dalam waktu 7 hari sesudah vaksinasi sebelumnya.

Perhatian Penggunaan Infanrix-IPV+HIB

Tunda vaksinasi pada penyakit febris berat akut. Trombositopenia atau gangguan perdarahan. Hipersensitif terhadap neomisin & polimiksin. Suhu rektal ≥400C, kolaps atau keadaan yang menyerupai syok (episode hipotonik-hiporesponsif); bayi menangis terus-menerus & tidak dapat ditenangkan selama ≥3 jam yang terjadi dalam waktu 48 jam sesudah vaksinasi; kejang dengan atau tanpa ada demam dalam waktu 3 hari sesudah vaksinasi. Jangan diberikan secara IV. Hamil & laktasi. Dws, remaja & anak >5 tahun.

Efek Samping yang Mungkin Timbul

Kehilangan nafsu makan; iritabilitas, menangis yang tidak biasanya, gelisah; somnolen; diare, muntah; nyeri, kemerahan, & bengkak pada tempat inj; demam,

Kategori Keamanan Kehamilan

C: Studi pada binatang percobaan telah memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embroisidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita, atau studi pada wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya boleh diberikan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.

Form

Kemasan/Harga

Infanrix-IPV+Hib inj

(pre-filled syrup) 0.5 mL x 1’s

Komentar

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *