Induxin

By | Agustus 6, 2020 | Farmasi-id.com > Hormon > Induxin

Komposisi:
Tiap ml injeksi Induxin mengandung 10 IU oxytocin.

Bentuk Sediaan:
Ampul.

Farmakologi:
Efek klinis penting dari oxytocin adalah menyebabkan kontraksi otot polos uterus selama masa kehamilan dan nifas.Oxytocin bekerja selektif pada otot polos uterus dan menyebabkan kontraksi ritmis pada uterus, meningkatkan frekuensi kontraksi yang telah ada, dan meningkatkan tonus otot-otot uterus. Dan hal ini tampulaknya tergantung dosis dan ambang rangsang uterus terhadap obat ini.
Oxytocin terutama bekerja pada akhir kehamilan, selama kehamilan dan segera setelah proses persalinan. Oxytocinsintetik tidak mempunyai efek pada sistem kardiovaskuler seperti peningkatan tekanan darah yang biasanya terjadi karena sekresi vasopressin oleh pituitari posterior.
Pada kehamilan cukup bulan, pemberian infus oxytocin pada kecepatan 1-16 mU per menit menghasilkan kadar fisiologi oxytocin yang akan menimbulkan kontraksi yang tidak berbeda dengan yang dihasilkan pada akhir kehamilan normal. Pemberian infus 16 mU per menit meningkatkan tonus basal rahim. Oxytocin juga bekerja pada reseptor-reseptor sel mioepitel payudar4 dan menstimulasi kontraksi  sel-sel ini, yang menyebabkan mengalirnya air susu ke duktus yang lebih besar, serta memudahkan keluarnya air susu.

Indikasi:
1. Antepartum
Oxytocin dapat meningkatkan kontraksi uterus, agar proses persalinan dapat berjalan lebih cepat untuk kepentingan ibu dan/atau fetus. Dapat digunakan untuk:
–          induksi persalinan.
–          stimulasi atau memperkuat kontraksi persalinan, seperti pada inersia uteri.
–          terapi tambahan pada abortus inkomplit ataupun abortus yang terjadi pada trimester II.
2. Postpartum
Oxytocin dapat membantu menghasilkan kontraksi uterus pada kala III persalinan, sehingga dapat mengontrol perdarahan postpartum.

Sekilas tentang hormon
“Hormon” istilah berasal dari kata Yunani “hormao” yang berarti menggairahkan atau membangkitkan. Hal ini mencerminkan peran hormon yang bertindak sebagai katalis untuk perubahan kimia lainnya pada tingkat sel yang diperlukan untuk pertumbuhan, perkembangan, dan energi. Hormon beredar bebas dalam aliran darah, menunggu untuk dikenali oleh sel target yang menjadi tujuan mereka. Sel target memiliki reseptor yang hanya dapat diaktifkan dengan jenis hormon tertentu. Setelah diaktifkan, sel tahu untuk memulai fungsi tertentu, misalnya mengaktifkan gen atau memproduksi energi kembali.

Dosis dan Aturan Pakai Induxin

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Induxin:

dan Cara Pemberian:
Pada dasarnya dosis tergantung dari respon uterus.
1. Antepartum :
a. Untuk induksi atau stimulasi persalinan
Diberikan infus intravena per drip dengan dosis 1 mL (10 unit) dalam 1000 mL cairan steril. Ini merupakan metode yang paling sesuai untuk induksi maupun stimulasi persalinan. Larutan harus tercampur dengan baik.
Dosis awal harus diatur berkisar 1-4 mU/menit, dosis dapat dinaikkan bertahap 1-2 mU/menit,      dalam interval minimal 20 menit, sampai pola kontraksi yang diinginkan (mirip dengan kontraksi pada persalinan normal) terkapsulai.
Hal yang harus diperhatikan adalah stabilitas tetesan infus (misalnya dengan menggunakan infusion pump) dan monitoring kuat, frekuensi, dan durasi kontraksi serta detak jantung janin.
Jika kontraksi menjadi terlalu kuat (hiperaktivitas), atau adanya gawat janin, infus dapat dihentikan secara mendadak dan stimulasinya pada otot uterus akan segera berkurang.
b. Terapi pada abortus inkomplit atau kehamilan yang sudah tidak dapat dipertahankan
Infus intravena per drip 10 unit oxytocin dalam 500 mL saline atau D 5%, diberikan 20-40 tetes per menit.
2. Postpartum
Untuk mengontrol perdarahan postpartum. Diberikan 10-40 unit oxytocin dalam 1000 mL larutan steril infus intravena per drip dan diberikan seperlunya sesuai dengan yang digunakan untuk mengontrol atonia uteri.
Dapat pula diberikan secara intramuskular 1 mL (10 unit) segera setelah plasenta lahir.

Kontra Indikasi:
–          Disproporsi sefalopelvik
–          Kelainan letak yang diperkirakan tidak dapat lahir spontan pervagin4m, misalnya letak lintang
–          Pada kasus-kasus gawat, dimana lebih baik melalukan tindakan operasi sectio caesaria[
–          Gawat janin
–          Pemakaian terus menerus pada inersia uteri atau toksemia yang berat
–          Kontraksi hipertonus
–          Hipersensitif
–        Induksi persalinan dimana persalinan secara spontan pervagin4m merupakan kontraindikasi,   seperti ruptur tali pusat, plasenta previa totalis, vasa previa

Peringatan dan Perhatian:
Sebaiknya tidak digunakan pada keadaan : prematur, curigaan adanya disproporsi sefalopelvik, belumnya pernah dilakukan operasi besar pada serviks atau uteri, termasuk sectio caesaria, overdistensi uterus, grande multipara, karsinoma serviks invasif. Induxin mempunyai efek antidiuretik, jadi harus digunakan secara hati-hati untuk pemakaian jangka panjang karena dapat terjadi intoksikasi air (karena Induxin diberikan secara terus menerus melalui infus). Maksud dari indikasi untuk persalinan adalah Induxin hanya boleh digunakan bila sungguh-sungguh ada indikasi medis. Pemberian harus dilakukan di rumah sakit  dan dibawah pengawasan dokter yang berpengalaman. Bila diberikan untuk induksi dan mempercepat persalinan, Induxin hanya boleh diberikan melalui infus intravena dan tidak melalui injeksi bolus intravena. Penting untuk melakukan pengawasan yang ketat pada denyut jantung janin dan motilitas uteri (frekuensi, kekuatan, dan lama kontraksi), sehingga dosis dapat disesuaikan dengan respon individu.
Bila Induxin digunakan untuk mengontrol perdarahan uteri, pemberian injeksi intravena secara cepat harus dihindarkan, karena dapat menyebabkan penurunan tekanan darah akut.

Efek Samping Induxin

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Induxin yang mungkin terjadi adalah:

:
Pada ibu: Reaksi anafilaktik, hemoragik postpartum, aritmia, afibrinogenemia, mual, muntah, kontraksi ventrikular prematur, hematoma pelvik, intoksikasi air, kontraksi tetanik, ruptur uteri.
Pada janin: Bradikardi, kontraksi ventrikel prematur dan bentuk aritmia lainnya, kerusakan permanen susunan saraf pusat, kematian fetus, perdarahan retina, rendahnya nilai Apgar pada menit ke-5, ikterik neonatorum.

Interaksi Obat:
–      Pemberian bersama dengan obat-obat simpatomimetik dapat meningkatkan efek vasopressor obat-obat tersebut.
–     Pemberian bersama dengan prostaglandin dapat meningkatkan resiko ruptur uteri dan laserasi serviks.
–    Pemberian bersama dengan ergometrine memberikan keuntungan dimana perdarahan post partum dapat dikontrol melalui dua mekanisme yang berbeda, yaitu: oxytocin memberikan efek cepat, sementara ergometrine dapat mempertahankan respon yang telah dikapsulai dari pemberian oxytocin.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Induxin Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Induxin, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Induxin?

Jika Anda lupa menggunakan Induxin, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Induxin Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Induxin?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Induxin yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 6 Agustus). Induxin. Diakses pada 3 Desember 2020, dari https://www.farmasi-id.com/induxin/


Format MLA (Modern Language Association)

"Induxin". Farmasi-id.com. 6 Agustus 2020. 3 Desember 2020. https://www.farmasi-id.com/induxin/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Induxin", 6 Agustus 2020, <https://www.farmasi-id.com/induxin/> [Diakses pada 3 Desember 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *