Ifidex

Farmasi-id.com > Health > Ifidex

By | 01/06/2016

Kandungan dan Komposisi Ifidex

Dexamethasone 0,5 mg

Dexamethasone 0,75 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan

Reumatoid artritis, asma bronkial, dermatosis alergik dan penyakit lain yang dapat diobati dengan kortikosteroid secara sistemik.

Kontra Indikasi

Penderita dengan penyakit jiwa, tuberkulosis, diabetes, penyakit jantung, ginjal, tekanan darah tinggi, herpes simplek, tukak lambung.

Perhatian

Jangan diberikan pada penderita penyakit jiwa (psikosis), tuberkulosis, herpes simplek, tukak lambung, ginjal, tekanan darah tinggi, penggunaan terus menerus pada anak dapat mempengaruhi pertumbuhan. Pada penggunaan jangka panjang hindari penghentian pemberian secara tiba-tba; hati-jati bila diberikan pada penderita infeksi fungsi sistemik, herpes simplek pada mata dan tuberkulosis.

Efek Samping

Gangguan elektrolit dan cairan tubuh, hingga terjadi hipoglikemia, hipotensi, kadang-kadang terjadi hipertensi, sakit kepala, mual, muntah, depresi, bingung, mata kabur, tidak bisa tidur. Penggunaan jangka panjang pada daerah muka akan terjadi rosacea seperti erupsi kulit, dermatitis akut dan perioral. Terhadap mata dapat menyebabkan tekanan intra okuler meninggi.

Dosis dan Aturan Pakai

Sehari 3 x 1 kaplet atau menurut petunjuk dokter.

Izin BPOM, Kemasan, Sediaan, Harga

DKL8809602604B2, DUS 20 STRIP @ 10 TABLET 0,5 mg, Rp 45.000
DKL8809602604B1,  BOTOL PLASTIK@ 1000 KAPTAB 0,5 mg, Rp 85.000

Produsen

Imfarmind

Sekilas Tentang Dexamethasone

Dexamethasone merupakan suatu jenis obat kortikosteroid yang digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit mulai dari rematik, penyakit kulit, asma, pembengkakan otak, hingga tuberkulosis. Obat ini penggunaanya bisa diberikan secara oral, injeksi otot, dan intravena. Obat ini pertama kali dibuat pada tahun 1957 dan digunakan pertama kali oleh dunia medis pada 1961.

Sebagai obat antiinflamasi, dexamethasone digunakan untuk terapi rheumatoid arthritis dan bronkospasme. Penderita kanker yang menjalani kemoterapi juga sering diberikan dexamethasone untuk melawan efek samping dari obat antikankernya. Dexamethasone dapat memperkuat efek antiemetik obat seperti ondansetron. Pada penyakit tumor otak, dexamethasone digunakan untuk melawan perkembangan edema yang dapat menekan struktur otak lainnya. Dexamethasone juga digunakan secara langsung sebagai agen kemoterapi pada kasus keganasan hematologis terutama pada pengobatan myeloma multiple.

Dexamethasone intravena juga efektif digunakan untuk mencegah mual dan muntah, khususnya pada orang yang telah menjalani operasi. Obat ini juga bisa digunakan untuk mempercepat pengobatan sakit tenggorokan. Keamanan penggunaan dexamethasone untuk digunakan oleh wanita hamil masuk dalam kategori C.