Ibukal

By | April 3, 2021 | Farmasi-id.com > Sistem Muskuloskeletal > Ibukal

Kandungan dan Komposisi Ibukal

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Ibukal adalah:

Ibuprofen 100 mg / 5 mL


Bentuk Sediaan:

Suspensi.


Farmakologi:

Bekerja sebagai antiinflamasi, analgesik, dan antipiretik melalui penghambatan prostaglandin dengan menghambat enzim cyclooxygenase.


Indikasi:

Menurunkan demam pada anak-anak serta meringankan nyeri ringan sampai sedang, antara lain sakit gigi atau pada pencabutan gigi, nyeri setelah operasi, sakit kepala, gejala nyeri ringan sampai sedang pada rematik tulang sendi dan sendi terkilir, nyeri pada dismenore primer (nyeri haid).


Dosis:

• Meringankan nyeri ringan sampai sedang pada pasien dewasa : 200 mg (10 ml atau 2 sendok takar), 3-4 x  sehari.

• Meredakan nyeri dan menurunkan demam pada anak-anak :  20 mg/kgBB/hari (dalam dosis terbagi)

• tidak untuk anak dibawah 1 tahun dan di minum setelah makan.


Kontra Indikasi:

– Ulkus peptikum

– Ibu hamil trimester III

– Bronkospasme, alergi rinitis dan urtikaria karena asetosal

– Hipersensitif terhadap ibuprofen

 

Peringatan dan Perhatian:

– Pemberian AINS dapat meningkatkan risiko trombotik kardiovaskuler serius

– Pasien dengan riwayat ulkus atau perdarahan saluran cerna

– Tidak boleh diberikan untuk ibu hamil trimester III


Efek Samping:

– Gastrointestinal : mual, muntah, diare, dispepsia, nyeri perut, malena, hematemesis, stomatitis ulseratif   dan pendarahan gastrointestinal pernah dilaporkan.

– Kardiovaskuler : edema.

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *