Hyscopan

By | Juli 8, 2019 | Farmasi-id.com > Sistem Gastrointestinal & Hepatobilier > Antipasmodik > Hyscopan

Kandungan dan Komposisi Hyscopan

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Hyscopan adalah:

Hyoscine butylbromide.

Hyoscine butylbromide atau scopolamine butylbromide adalah obat yang digunkan untuk terapi kram perut, kekejangan esofagus, kolik ginjal, kekejangan kandung kemih, dan lain-lain. Obat ini juga digunakan untuk mengatasi gejala sindrom iritasi usus besar, kondisi usus yang umum yang menyebabkan kejang dan nyeri di usus, serta sakit perut, diare persisten (terkadang bergantian dengan periode sembelit) dan perut kembung.

Hyoscine butylbromide bekerja dengan merelaksasi otot yang ada pada dinding perut, usus, saluran empedu, dan saluran kemih. Otot-otot tadi adalah otot polos atau otot tak sadar yang biasanya akan berkontraksi dan rileks sebagai respon terhadap neurotransmiter. Kontraksi ini tidak berada dibawah kendali sadar manusia bahkan terkadang kita tidak menyadarinya. Namun ketika otot polos ini mengalami kontraksi atau kejang, maka akan terasa sakit. Hyoscine menghentikan kejang pada otot polos dengan mencegah asetilkolin agar tidak bekerja pada otot. Hal ini dilakukan dengan menghalangi reseptor pada sel otot yang biasanya dilakukan oleh asetilkolin. Dengan mencegah asetilkolin agar tidak bekerja pada otot di saluran GI dan GU, hyoscine mengurangi kontraksi otot. Hal ini memungkinkan otot untuk rileks dan mengurangi kejang dan kram yang menyakitkan.

Hyoscine butylbromide dipatenkan pada tahun 1950 dan baru digunakan oleh dunia medis pada tahun 1951. Oleh FDA, keamanan penggunaan obat ini dimasukkan dalam kategori C.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Hyscopan

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Hyscopan adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Mengurangi peristalsik pada pasien dengan ulkus gaster atau duodenum. Terapi untuk spasme & hipermotilitas saluran GI, kolik bilier & ginjal, diskinesia & dismenore fungsional spastik.

Sekilas Tentang Obat Antipasmodik
Antispasmodik (spasmolitik) adalah obat yang dapat menekan kejang otot. Antispasmodik digunakan untuk relaksasi otot polos, terutama pada organ tubular saluran pencernaan. Efeknya adalah mencegah kejang pada lambung, usus atau kandung kemih. Baik dicyclomine dan hyoscyamine bersifat antispasmodik karena kerja antikolinergiknya. Kedua obat ini memiliki efek samping umum dan dapat memperburuk penyakit refluks gastroesofageal.

Antipasmodik dapat digunakan untuk kondisi muskuloskeletal akut ketika terapi fisik tidak tersedia atau belum sepenuhnya berhasil. Kelas antispasmodik lain untuk perawatan tersebut termasuk siklobenzaprine, karisoprodol, diazepam, orphenadrine, dan tizanidine. Efektivitas belum ditunjukkan dengan jelas untuk metaxalone, methocarbamol, chlorzoxazone, baclofen, atau dantrolene. Kondisi yang berlaku termasuk nyeri punggung atau leher akut, atau nyeri setelah cedera.

Kejang juga dapat terlihat pada gangguan gerakan yang menunjukkan spastisitas dalam kondisi neurologis seperti cerebral palsy, multiple sclerosis, dan penyakit sumsum tulang belakang. Obat-obatan biasanya digunakan untuk gangguan gerakan spastik, tetapi penelitian belum menunjukkan manfaat fungsional untuk beberapa obat. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa obat-obatan telah efektif dalam mengurangi spastisitas, tetapi tidak disertai dengan manfaat fungsional. Obat-obatan seperti baclofen, tizanidine, dan dantrolene telah digunakan untuk terapi ini.

Dosis dan Aturan Pakai Hyscopan

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Hyscopan:

10-20 mg 3-4 x/hari.

Pemberian Obat Hyscopan

Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan.

Kontraindikasi Hyscopan

Kontraindikasi merupakan suatu petunjuk mengenai kondisi-kondisi dimana penggunaan obat tersebut tidak tepat atau tidak dikehendaki dan kemungkinan berpotensi membahayakan jika diberikan. Pemberian Hyscopan dikontraindikasikan pada kondisi-kondisi berikut ini:

Glaukoma, megakolon, pembesaran prostat, insufisiensi koroner atau gagal jantung.

Perhatian Penggunaan Hyscopan

Pembesaran prostat, insufisiensi koroner, gagal jantung. Hamil trimester 1.

Efek Samping Hyscopan

Efek Samping merupakan suatu efek yang tidak diinginkan dari suatu obat. Efek samping ini dapat bervariasi pada setiap individu tergantung pada pada kondisi penyakit, usia, berat badan, jenis kelamin, etnis, maupun kondisi kesehatan seseorang. Efek samping Hyscopan yang mungkin terjadi adalah:

Mulut kering, haus, pupil dilatasi dengan fotofobia & hilangnya akomodasi mata, kulit kemerahan & kering, takikardi, tidak bisa buang air kecil, konstipasi krn kurangnya tonus & motilitas saluran GI. Muntah, pusing & hilang keseimbangan dapat tjd.

Interaksi

Obat Antihistamin, fenotiazin & antidepresan trisiklik.

Kemasan dan Sediaan Hyscopan

/Harga

Tablet salut gula 10 mg x 10 x 10 (Rp110.000).

Keamanan kehamilan US FD

Kategori A: C

Izin BPOM Hyscopan

Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk. BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran. Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk Hyscopan:

DKL8720602916A1

Produsen Hyscopan

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Hyscopan:

Armoxindo Farma

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Hyscopan Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Hyscopan, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Hyscopan?

Jika Anda lupa menggunakan Hyscopan, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Hyscopan Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Hyscopan?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Hyscopan yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2018, 7 Agustus). Hyscopan. Diakses pada 21 Oktober 2020, dari https://www.farmasi-id.com/hyscopan/


Format MLA (Modern Language Association)

"Hyscopan". Farmasi-id.com. 7 Agustus 2018. 21 Oktober 2020. https://www.farmasi-id.com/hyscopan/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Hyscopan", 7 Agustus 2018, <https://www.farmasi-id.com/hyscopan/> [Diakses pada 21 Oktober 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *