Hp Pro Plus

By | Juli 8, 2019 | Farmasi-id.com > Herbal > Herbal Hati > Hp Pro Plus

Kandungan dan Komposisi Hp Pro Plus

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Berikut adalah kandungan dan komposisi dari Hp Pro Plus:

Tiap kapsul mengandung:

  • Schisandrae fructus
    • Extractum Siccum 200 mg
  • Salviae miltiorrhizae radix
    • Extractum Siccum 50 mg

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Hp Pro Plus

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Berikut ini indikasi dari Hp Pro Plus:

  • Membantu mengatasi peradangan hati
  • Membantu mencegah fibrosis hati
  • Membantu meningkatkan sirkulasi darah

Dosis dan Aturan Pakai Hp Pro Plus

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Hp Pro Plus:

Sehari 3 kali 1 kapsul.

Penyajian

Sesudah makan.

Perhatian Penggunaan Hp Pro Plus

Wanita hamil dan menyusui.

Kemasan dan Sediaan Hp Pro Plus

Dus @ Blister @ 10 kapsul.

Izin BPOM Hp Pro Plus

Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk. BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran. Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk Hp Pro Plus:

TR092300691

Harga Hp Pro Plus

Rp 85.000

Produsen Hp Pro Plus

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Hp Pro Plus:

PT Bio-Life Medilab

Tags: khasiat obat hp pro,hpPRO OBAT HATI
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Hp Pro Plus Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Hp Pro Plus, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Hp Pro Plus?

Jika Anda lupa menggunakan Hp Pro Plus, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Hp Pro Plus Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Hp Pro Plus?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Hp Pro Plus yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Salvia miltiorrhiza (Cina: 丹参; pinyin: Danshen), juga dikenal sebagai red sage, chinese, tan shen, atau Danshen, adalah suatu tanaman dalam genus Salvia yang bernilai tinggi pada akarnya. Tanaman ini berasal dari Cina dan Jepang, tumbuh antara 90-1,200 meter di atas permukaan laut, lebih memilih tempat berumput di hutan, bukit, dan sepanjang tepi sungai.

Dalam pengobatan tradisional Cina, Salvia miltiorrhiza telah digunakan untuk mencegah dan mengobati kondisi jantung dan stroke. Hasil percobaan pada hewan dan penelitian pada manusia Salvia miltiorrhiza dapat digunakan hingga batas tertentu karena yang dapat menurunkan kemampuan darah untuk membeku dalam setidaknya dua cara.

Pertama, membatasi kelengketan platelet darah. Hal ini juga mengurangi produksi fibrin, benang protein yang perangkap sel darah untuk membentuk bekuan. Kedua, efek ini membantu untuk meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu, bahan kimia dalam Salvia miltiorrhiza dapat membuat rileks dan melebarkan pembuluh darah, terutama yang di sekitar jantung. Pada penelitian hewan, bahan kimia dalam Salvia miltiorrhiza mungkin juga telah melindungi lapisan bagian dalam arteri dari kerusakan. Beberapa penelitian lain menunjukkan mungkin meningkatkan kekuatan denyut jantung dan memperlambat detak jantung.

Penggunaan Salvia miltiorrhiza telah menunjukkan kemampuan mempotensiasi efek dari warfarin obat antikoagulan yang umum, yang mengarah ke antikoagulan dan komplikasi perdarahan. Oleh karena itu, Salvia miltiorrhiza harus dihindari oleh mereka yang menggunakan warfarin. Salvia miltiorrhiza menyebabkan gangguan ketika mengukur tingkat digoxin ketika diukur menggunakan chemiluminescence immunoassays (CLIA)
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *

Sekilas tentang nutrisi hati
Untuk mengoptimalkan sistem kerja hati, kita tentu saja membutuhkan dukungan dari nutrisi yang bisa kita dapatkan dari makanan maupun asupan suplemen. Nah, untuk memudahkan Anda mengenali nutrisi yang tepat untuk suplemen yang aman untuk hati, Anda bisa memeriksa kandungan nutrisi yang aman untuk hati Anda .

1. Fruktosa

Hati kita menyimpan glikogen sebagai bahan bakar darurat. ketika simpanan glikogen dalam hati telah tinggi, hati kita akan mampu menghasilkan T3 (hormon tiroid aktif) yang mampu mengontrol metabolisme. Tanpa adanya gula yang memadai dalam bentuk fruktosa dan glikosa, tentu saja metabolisme tubuh akan menurun. Untuk mendapatkan asupan nutrisi fruktosa ini, Anda bisa mendapatkannya dari buah-buahan matang dan juga madu.

2. Vitamin B

Vitamin B terlibat dalam tahap pertama proses detoksifikasi dalam hati. Detoksifikasi adalah proses melarutkan racun dalam air yang berlanjut pada pembuangan melalui ginjal. Inilah yang membuat suplemen vitamin B penting untuk Anda dapatkan. Sebelum mengonsumsi suplemen vitamin B, penting untuk menambahkan nutrisi asam amino glisin yang merupakan komponen utama dari gelatin.

3. Gelatin

Asam amino glisin sangat penting dalam tahap kedua proses detoksifikasi racun dalam hati. Proses ini dikenal juga dengan istilah konjugasi. Kandungan glisin banyak ditemukan dalam jaringan ikat dan tulang yang dilarutkan untuk membentuk gelatin. Anda bisa mendapatkannya dari sup yang menggunakan kaldu tulang.

4. Molibdenum

Fungsi utama molibdenum yang merupakan salah mineral logam penting adalah untuk memfasilitasi pemecahan asam amino yang mengandung sulfur. tentu saja ini sangat penting untuk kesehatan hati. Molibdenum juga digunakan untuk melindungi hati dari racun alkohol.

5. N-asetil-sistein (NAC)

NAC (N-asetil-sistein) merupakan antioksidan penting yang merupakan prekursor untuk glutathione, racun terbesar yang ada dalam tubuh. Studi klinis telah menunjukkan NAC efektif untuk memerangi penyakit hati dan regenerasi hati. Selain itu, NAC telah terbukti secara klinis dapat meringankan gejala penyakit mental, seperti depresi, skizofrenia, dan gangguan kepribadian.

Selain mendapatkannya dari makanan, Anda bisa mendapatkan nutrisi-nutrisi tersebut dari suplemen yang tersedia di apotek ataupun toko obat. Semoga ini bermanfaat agar Anda dapat mengenali manfaat nutrisi yang Anda butuhkan untuk kesehatan hati.
Sekilas tentang hati
Hati merupakan organ terbesar kedua pada tubuh manusia. Hati bekerja keras melakukan banyak fungsi seperti melawan infeksi dan penyakit, mengeluarkan toksin atau racun, mengendalikan kadar kolesterol. Hati juga berperan dalam pembentukan fibrinogen dalam plasma darah. Fungsi fibrinogen dalam plasma darah yaitu berperan dalam proses pembekuan darah. Fibrinogen sangat diperlukan saat terjadi luka pada jaringan kulit. Hati memproduksi empedu, cairan berwarna hijau kekuningan yang memiliki banyak fungsi bagi sistem pencernaan dan ekskresi tubuh.

Beberapa penyakit yang bisa terjadi pada hati seperti:

Hepatitis

Hepatitis merupakan kelainan hati yang banyak dialami oleh manusia. Kata hepatitis berasal dari Bahasa Yunani kuno “hepar” yang memiliki arti hati, dan Bahasa Latin “itis” artinya memiliki arti peradangan. Istilah hepatitis menggambarkan kondisi peradangan yang dialami oleh hati. Hepatitis dapat disebabkan oleh virus. Virus merupakan agen biologi yang hanya dapat berkembangbiak pada sel organisme lain. Virus tidak digolongkan sebagai makhluk hidup karena tidak menunjukkan ciri ciri makhluk hidup. Beberapa jenis hepatitis diuraikan sebagai berikut:

  • Hepatitis A – Hepatitis A disebabkan oleh HAV (Hepatitis A Virus) yang ditularkan melalui makanan dan minuman yang terinfeksi dan beberapa kasus karena seks oral dengan penderita hepatitis A

  • Hepatitis B – Hepatitis B merupakan jenis hepatitis yang disebabkan oleh HBV (Hepatitis B Virus) yang ditularkan melalui kegiatan seks dengan penderita atau kontak dengan cairan tubuh penderita. Hati penderita ini dapat mengalami pembengkakan yang berujung pada kerusakan hati

  • Hepatitis C – Hepatitis C disebabkan oleh HCV (Hepatitis C Virus) yang ditularkan melalui transfusi darah dari penderita. Penderita penyakit ini biasanya saling berbagi jarum yang tidak steril saat menggunakan obat-obatan

  • Hepatitis D – Penyakit ini disebabkan oleh HDV (Hepatitis D Virus) yang ditularkan melalui transfusi darah atau hubungan badan. Penyakit ini hanya dapat diderita oleh orang yang sudah menderita hepatitis B. Meskipun belum ada vaksin untuk hepatitis D, tetapi pencegahan dapat dilakukan dengan vaksin hepatitis B

  • Hepatitis E – penyakit ini disebabkan oleh HEV (Hepatitis E Virus) yang ditularkan melalui makanan dan minuman yang terinfeksi kotoran penderita hepatitis E

  • Hepatitis alkoholik – Penyakit ini disebabkan oleh kelebihan konsumsi minuman beralkohol yang terakumulasi selama bertahun-tahun

  • Hepatitis autoimun – penyakit ini merupakan penyakit hepatitis keturunan yang sangat langka, disebabkan oleh fungsi sel darah putih sebagai sistem imun tubuh tidak berjalan semestinya. Sistem imun tubuh justru menyerang sel sel organ hati sehingga rusak dan tidak bekerja dengan baik

Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD)

NAFLD merupakan kondisi yang merujuk pada penumpukan lemak pada hati. Kondisi ini biasanya ditemui pada orang dengan masalah kelebihan berat badan atau obesitas. Fungsi lemak bagi tubuh salah satunya adalah melindungi organ, namun hal ini tidak berlaku bagi hati. Semakin sedikit lemak yang terakumulasi di hati maka kondisi kesehatan hati akan semakin baik. Kelainan ini terbagi dalam 4 tahap yaitu:

  • Steatosis – Penumpukan lemak dengan jumlah yang banyak ditemukan pada hati. Kondisi ini tidak berbahaya

  • Non-alcoholic steatohepatitis – Terjadi peradangan pada hati

  • Fibrosis – kondisi dimana peradangan terus menerus akhirnya menyebabkan luka di sekitar hati dan pembuluh darah, tetapi fungsi hati masih berjalan normal

  • Sirosis – Hati menyusut dan terlihat bopeng setelah sekian tahun mengalami peradangan, dapat menyebabkan gagal hati dan kanker hati

Hemokromatosis

Hemokromatosis adalah kelainan turunan dengan kecenderungan untuk menyerap zat besi lebih banyak. Normalnya tubuh menjaga penyerapan zat besi dalam batas yang dibutuhkan tubuh saja, namun penderita hemokromatosis tidak dapat melakukan itu. Hal ini disebabkan ada mutasi gen HFE yang mengatur penyerapan zat besi dalam tubuh. Zat besi dibutuhkan tubuh untuk pembentukan hemoglobin dalam sel darah merah. Fungsi hemoglobin adalah untuk mengikat oksigen dalam darah. Namun kelebihan zat besi dalam tubuh bukan menguntungkan justru menimbulkan berbagai masalah antara lain:

  • Merasa kelelahan sepanjang waktu

  • Nyeri sendi

  • Disfungsi ereksi

  • Tidak mengalami haid

Perawatan yang sesuai untuk penderita hemokromatosis adalah cuci darah. Selain itu untuk mencegah komplikasi akibat penyakit ini langkah yang perlu dilakukan antara lain:

  • Menghindari suplemen zat besi

  • Menghindari makanan dengan kandungan zat besi tinggi

  • Mengurangi jumlah asupan vitamin C

  • Menghindari konsumsi minuman keras berlebihan

Sirosis Bilier Primer

Sirosis bilier primer merupakan kondisi kelainan pada hati akibat terjadi kerusakan pada saluran empedu di hati. Empedu yang dihasilkan oleh hati pada keadaan normal akan disalurkan menuju kantong empedu. Fungsi kantong empedu adalah sebagai tempat penyimpanan sekaligus penyerapan air dan elektrolit dari empedu.

Apabila terjadi kerusakan atau penyumbatan di saluran empedu, maka empedu yang seharusnya dikeluarkan akan tertahan di hati dan lama kelamaan akan mengalami kerusakan fungsi hati. Penyakit ini disebabkan oleh sistem imun tubuh yang menyerang saluran empedu sehingga saluran empedu rusak. Kebanyakan penyakit ini diderita oleh wanita pada usia 40-60 tahun.

Kanker hati

Kanker hati merupakan kanker yang jarang ditemukan namun cukup berbahaya. Kanker ini berasal dari sel sel hati, dan bukan kanker yang tumbuh di ogrgan lain lalu menyebar ke hati. Kanker hati jarang terlihat gejala awalnya, hanya dapat terlihat saat kanker mulai memasuki tahap berbahaya. Gejala yang ditunjukkan antara lain:

  • Kehilangan berat badan

  • Kehilangan nafsu makan

  • Cepat kenyang walaupun sedikit makan

  • Muntah muntah

  • Sakit kuning

Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2018, 19 Januari). Hp Pro Plus. Diakses pada 6 Juni 2020, dari https://www.farmasi-id.com/hp-pro-plus/


Format MLA (Modern Language Association)

"Hp Pro Plus". Farmasi-id.com. 19 Januari 2018. 6 Juni 2020. https://www.farmasi-id.com/hp-pro-plus/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Hp Pro Plus", 19 Januari 2018, <https://www.farmasi-id.com/hp-pro-plus/> [Diakses pada 6 Juni 2020]


Bagikan ke Rekan Anda