Hexilon

By | Agustus 6, 2020 | Farmasi-id.com > Sistem Muskuloskeletal > Hexilon

Kandungan dan Komposisi Hexilon

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia.

Jenis yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Hexilon adalah:

Tiap tablet mengandung 6 alpha – Methyl Prednisolone 4 mg

Tiap tablet mengandung 6 alpha – Methyl Prednisolone 8 mg

Tiap tablet mengandung 6 alpha – Methyl Prednisolone 16 mg.

Tiap vial mengandung :

Metilprednisolon natrium suksinat setara dengan Metilprednisolon 125 mg, 500 mg


Bentuk Sediaan:

Tablet 4,8,16 mg dan vial 125 mg, 500 mg.


Farmakologi:

Metilprednisolon merupakan kortikosteroid dengan lama kerja sedang/intermediate, yang termasuk kategori adrenokortikoid dan mempunyai efek antiinflamasi dan imunosupresan. Absorbsi peroral 80-90%. Waktu paruh: 3,5 jam atau lebih, 18-36 jam pada jaringan. Waktu menkapsulai kadar puncak: 1-2 jam. Metabolisme terutama di hati. Ekskresi: urine.


Indikasi:

Asma bronkiale, rhinitis alergika, dermatitis kontak, dermatitis atopik, lupus eritematosus sistemik, sindroma Stevens-Johnson dan berbagai kelainan lainnya yang responsif terhadap kortikosteroid.


Dosis:

Oral: Dosis awal 4 – 48 mg per hari.

Dosis diturunkan secara bertahap sampai didapatkan dosis efektif yang terendah

sebagai dosis pemeliharaan.
Parenteral:

Dosis yang dianjurkan : 30 mg/kg berat badan, diberikan secara intravena paling tidak lebih dari 30 menit. Dosis ini dapat diulangi setiap 4-6 jam untuk setiap 48 jam.

Dosis dapat dikurangi untuk bayi dan anak-anak tapi yang perlu lebih diperhatikan adalah kondisi penyakit dan respon dari pasien dibandingkan umur atau berat badannya.

Dosis sebaiknya tidak kurang dari 0,5 g/kg berat badan setiap 24 jam.


Kontra Indikasi:

– TBC, ulkus peptikum, infeksi jamur sistemik, herpes simpleks, diabetes melitus, varisela.

– Hipersensitif terhadap methyl prednisolone atau glukokortikoid lainnya.


Peringatan dan Perhatian:

Setelah pemberian jangka lama, penghentian pemberian obat ini harus dihentikan secara bertahap (tapering-off). Penderita yang sedang mendapat pengobatan Hexilon, hendaknya jangan divaksinasi. Dosis Hexilon pada penderita yang dalam keadaan stress harus lebih tinggi. Pemberian Hexilon pada ibu hamil harus mempertimbangkan manfaat dan resikonya. Hati-hati penggunaan jangka panjang pada anak-anak dalam masa pertumbuhan.


Efek Samping:

Pemberian jangka pendek jarang menimbulkan efek samping yang serius.

Pemberian jangka lama akan menimbulkan efek samping seperti yang ditimbulkan kortikosteroid lainnya, misalnya moon face, bufallo hump, hipertensi, osteoporosis, gangguan toleransi glukosa, gangguan sekresi hormon 5eks, striae pada kulit, petechiae, akne, edema, hipokalemia, atrofi korteks adrenal, tukak peptik, hambatan pertumbuhan pada anak, glaukoma, katarak, trombosis, psikosis.

PT Kalbe Farma merupakan suatu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Perusahaan ini didirikan pada 10 September 1966 oleh Khouw Lip Tjoen,Khouw Lip Hiang, Khouw Lip Swan, Boenjamin Setiawan, Maria Karmila, F. Bing Aryanto. Produk dari perusahaan ini sangat banyak mencakup produk obat resep, obat bebas, minuman energi, susu, suplemen, minuman kesehatan, distribusi produk dan pengemasan, dan sebagainya.

Diperkirakan nilai kapitalisasi pasar perusahaan ini mencapai Rp 15 triliun. Perusahaan ini memiliki grup perusahaan (kalbe Group) yang bergerak dalam berbagai bidang divisi usaha diantara seperti divisi obat resep (PT Kalbe Farma, PT Hexpharm Jaya Laboratories, PT Dankos Farma, dll), divisi consumer health (PT Bintang Toedjoe, PT Saka farma Lab, PT Hale International, dll), divisi nutrisi (PT Sanghiang Perkasa, PT Kalbe Morinaga Indonesia, dll), divisi distribusi dan kemasan (PT Enseval Putra Megatrading, PT Enseval Medika Prima, PT Milenia Dharma Insani, dll).

Selain di Indonesia, Kalbe Farma memiliki 10 cabang di luar negeri yaitu negara-negara ASEAN (Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Myanmar), Srilanka, Nigeria, dan Afrika Selatan.

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *