HEXAXIM

Kandungan, Indikasi, Efek Samping, Kontra, Interaksi, Dosis, Obat Apa | FARMASI-ID.COM > Vaksin Antiserum & Imunologikal > Vaksin Difteri > HEXAXIM

Kandungan

Diphtheria toxoid not less than 20 IU; tetanus toxoid not less than 40 IU; Bordetella pertussis antigens: Pertusis toxoid 25 mcg, filamentous haemagglutinin 25 mcg; inactivated poliovirus: type 1 (Mahoney) 40 D antigen units, type 2 (MEF-1) 8 D antigen units, type 3 (Saukett) 32 D antigen units; hepatitis B surface antigen 10 mcg; H influenzae type b polysaccharide 12 mcg (polyribosylribitol phosphate) conjugated to tetanus protein 22-36 mcg

Indikasi

Vaksinasi utama & penguat terhadap difteri, tetanus, pertusis, hepatitis B, polio dan penyakit invasif yang disebabkan oleh jenis H influenzae b (Hib) pada  bayi & balita dari 6 minggu-24 bln.

Kontra Indikasi

Hipersensitivitas. Reaksi alergi terhadap glutaraldehid, formaldehida, neomycin, streptomycin, polimiksin B, vaksin pertusis. Ensefalopati etiologi yang tidak diketahui dalam waktu 7 hari setelah vaksinasi sebelumnya dengan vaksin yang mengandung pertusis. Gangguan neurologis yang tidak terkontrol atau epilepsi.

Perhatian 

Menunda imunisasi pada pasien dengan penyakit demam akut atau infeksi ringan hingga berat. Temp ≥40 ° C, pingsan atau kondisi seperti syok, menetap, menangis terus-menerus ≥3 jam dalam waktu 48 jam dari vaksinasi; kejang-kejang yang disertai atau tanpa disertai demam dalam selang  3 hari setelah vaksinasi. Pengobatan imunosupresif atau imunodefisiensi. Postvaccination pada individu dengan riwayat kejang demam. Guillain-Barre syndrome atau neuritis brakhial, trombositopenia atau gangguan perdarahan; Tes urine positif dalam waktu 1-2 minggu setelah vaksinasi. Jangan diberikan secara IV, intradermal atau SK. Dosis tambahan diberikan pada pasien dengan gagal ginjal kronis. Pada bayi sangat prematur (≤28 minggu kehamilan). Kehamilan dan laktasi.

Efek Samping

Anoreksia; menangis, mengantuk; muntah; nyeri pada area yg diinjeksi, eritema, bengkak, iritabilitas, pireksia. Tangisan tidak normal; diare; indurasi pada area yang diinjeksi.

Dosis

IM Vaksinasi primer 3 dosis 0,5 mL dengan interval minimal 4 minggu & sesuai jadwal 6, 10, 14 minggu; 2, 4, 6 bln. Vaksinasi penguat diberikan pada usia 2 thn setidaknya 6 blm setelah pemberian dosis primer terakhir.

Kemasan dan Sediaan

Dus, 1 prefilled syringe @ 0,5 ml + 2 separate needles, cairan injeksi.

Izin BPOM

DKI1459703243A1

Harga

Rp 780.000/dus

Produsen

Sanofi Pasteur – France

Pendaftar

Aventis Indonesia Pharma