Hernis (Siau Chang Yeng Pil)

By | Juli 8, 2019 | Farmasi-id.com > Herbal > Herbal Gangguan Kemih > Hernis (Siau Chang Yeng Pil)

Kandungan dan Komposisi Hernis (Siau Chang Yeng Pil)

Kandungan dan komposisi produk obat maupun suplemen dibedakan menjadi dua jenis yaitu kandungan aktif dan kandungan tidak aktif. Kandungan aktif adalah zat yang dapat menimbulkan aktivitas farmakologis atau efek langsung dalam diagnosis, pengobatan, terapi, pencegahan penyakit atau untuk memengaruhi struktur atau fungsi dari tubuh manusia. Kategori yang kedua adalah kandungan tidak aktif atau disebut juga sebagai eksipien. Kandungan tidak aktif ini fungsinya sebagai media atau agen transportasi untuk mengantar atau mempermudah kandungan aktif untuk bekerja. Kandungan tidak aktif tidak akan menambah atau meningkatkan efek terapeutik dari kandungan aktif. Beberapa contoh dari kandungan tidak aktif ini antara lain zat pengikat, zat penstabil, zat pengawet, zat pemberi warna, dan zat pemberi rasa. Kandungan dan komposisi Hernis (Siau Chang Yeng Pil) adalah:

  • Cinnamomi Cortex 80 mg
  • Angelicae 160 mg
  • Paeoniae Radix 160 mg
  • Poriae Cocos Sclerotium 100 mg
  • Cordydalys Rhizoma 100 mg
  • Alismatia Rhizoma 80 mg
  • Meliae Toosendan Fructus 80 mg

Sekilas Tentang Poria Pada Hernis (Siau Chang Yeng Pil)
Poria (nama lain: Wolfiporia cocos, Poria cocos) adalah suatu jenis jamur yang dalam dunia pengobatan tradisional China dan Jepang digunakan untuk berbagai jenis pengobatan karena diyakini memiliki manfaat untuk kesehatan. Jamur yang di China dikenal dengan sebutan Fu Ling ini, telah digunakan sekira 2000 tahun yang lalu untuk pengobatan. Jamur ini biasa tumbuh di tanaman akar pinus merah Jepang dan akar pinus masson dalam keluarga Pinaceae. Di China, daerah terbesar penghasil poria ada di daerah Yunnan, Hubei, Anhui, Henan, dan Sichuan. Kualitas terbaik berasal dari Yunnan, dikenal dengan sebutan Yun Ling.

Jamur poria memiliki ciri tudung atau topi berwarna coklat dengan daging berwarna putih yang memiliki banyak hifa di dalamnya. Warna kulit batang coklat keabu-abuan, Bagian yang berkhasiat dari jamur poria ini adalah sclerotium-nya yang mana sclerotium adalah tempat jamur menyimpan cadangan makanannya. Sclerotium ini bentuknya bisa bundar, lonjong atau bulat dengan ukuran tidak teratur. Jamur poria ini memiliki suatu aroma khusus.

Kandungan zat yang pada jamur ini khususnya pada sclerotium-nya meliputi triterpenoid, polisakarida, ergosterol, caprylic acid, undecanoic acid, lauric acid, dodecenoic acid, palmitic acid, dodecanoate, caprylate, dan lain-lain.

Manfaat tanaman ini bagi kesehatan dan pengobatan antara lain menurunkan kadar gula darah, membantu mengurangi asam lambung, memperkuat lambung, membantu mengatasi gangguan buang air kecil, mengatasi haid tidak teratur (pada wanita), meredakan ansietas, fatigue, ketegangan saraf, insomnia, batuk, menurunkan kadar kolesterol, dan efek antibakterinya mampu mengatasi infeksi akibat bakteri leptospira.

Indikasi, Manfaat, dan Kegunaan Hernis (Siau Chang Yeng Pil)

Indikasi merupakan petunjuk mengenai kondisi medis yang memerlukan efek terapi dari suatu produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) atau kegunaan dari suatu produk kesehatan untuk suatu kondisi medis tertentu. Hernis (Siau Chang Yeng Pil) adalah suatu produk kesehatan yang diindikasikan untuk:

Membantu melancarkan buang air kecil dan meringankan bengkak

Sekilas tentang perkemihan
Sistem perkemihan atau dunia medis menyebutnya sistem urinaria merupakan sistem yang berlangsung dalam tubuh yang berfungsi untuk mengeluarkan zat-zat sisa/racun dari hasil metabolisme tubuh.

Adapun organ-organ pokok yang bekerja dalam sistem urinaria ini adalah Ginjal, Ureter, Vesika Urinary, dan Uretra. Keempat organ tersebut bisa dibilang merupakan organ pokok dari sistem urinaria, dimana setiap organ-organ memiliki fungsi masing-masing.

Organ-organ dari sistem perkemihan tersebut sejatinya akan mengalami gangguan jika tidak dijaga kesehatanya, sehingga dapat menimbulkan gangguan atau penyakit. Berikut penyakit-penyakit yang sering ditemukan pada sistem perkemihan/urinaria:


  • Glikosuria (glukosuria) adalah ekskresi glukosa ke dalam urine sehingga menyebabkan dehidrasi karena banyak air yang akan tereksresi ke dalam urine

  • Albuminuria adalah penyakit yang terjadi akibat ginjal tidak dapat melakukan proses penyaringan, khususnya penyaringan protein. Protein (albumin) yang tidak dapat di saring, akan keluar bersama urine. Albuminuria disebabkan oleh kerusakan pada glomerulus

  • Batu ginjal adalah penyakit karena adanya pengendapan pada rongga ginjal atau kandung kemih. Endapan dapat berupa senyawa kalsium dan penumpukan asam urat. Kelaianan metabolisme, sering menahan buang air kecil dan kurang minum, dapat menjadi penyebab terbentuknya batu ginjal. Jika batu masih kecil, dapat diatasi dengan obat-obatan tertentu dan teknologi sinar laser penghancur batu ginjal. Namun, jika batu sudah membesar, harus diangkat melalui proses operasi

  • Diabetes melitus (kencing manis), dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :

    • Diabetes mellitus tipe 1, ditandai oleh kurangnya sekresi insulin akibat sel beta pankreas tidak memproduksi atau sangat sedikit memproduksi insulin sehingga diperlukan insulin eksogen untuk bertahan hidup. Jumlah penderita diabetes melitus tipe 1 sekitar 10% dari semua kasus diabetes melitus

    • Diabetes mellitus tipe 2, sekresi insulin mungkin normal atau bahkan meningkat, tetapi terjadi penurunan kepekaan sel sasaran insulin, seperti sel otot rangka dan sel hati. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor genetik dan gaya hidup. Sekitar 90% pengidap diabetes melitus tipe 2 mengalami obesitas



  • Diabetes insipidus adalah penyakit yang ditandai produksi urine berjumlah banyak dan encer, yang disertai dengan rasa haus. Pengeluaran urine sekitar 20 liter perhari. Penyakit ini disebabkan oleh kekurangan hormon ADH (antidiuretic hormone)

  • Poliuria merupakan kelainan peningkatan frekuensi buang air kecil sebagai akibat dari kelebihan produksi air seni. Pada umumnya disebabkan oleh polidipsida (rasa haus yang tidak berkesudahan) dan mengomsumsi cairan yang mengandung kafein, alkohol atau bahan (obat-obatan) yang bersifat diuretik (mempercepat pembentukan urine)

  • Gagal ginjal (anuria) adalah kegagalan ginjal dalam memproduksi urine. Anuria dapat disebabkan oleh kerusakan glomerulus, sehingga proses penyaringan tidak dapat dilakukan

  • Uremia adalah keadaan toksik saat darah mengandung banyak urea karena kegagalan fungsi ginjal dalam membuang urea keluar dari tubuh

  • Nefritis adalah radang nefron pada ginjal yang dapat disebabkan oleh infeksi bakteri Streptococcus sp yang dapat masuk melalui saluran pernapasan dan peredaran darah hingga ke ginjal. Gejala nefritis adalah hematuria (darah dalam urine), proteinuria (protein dalam urine), edema (pengumpulan air terutama pada kaki) dan kerusakan fungsi hati

  • ISK (Infeksi Saluran Kemih) adalah suatu keadaan klinis yang mana terdapat mikroorganisme pada saluran kemih

  • Kanker kandung kemih adalah tumor yang didapatkan pada buli-buli (kandung kemih) yang akan terjadi gros hematuria tanpa rasa sakit yaitu keluar kencing warna merah terus

  • BPH (Benign Prostat Hiperplasia) adalah pembesaran kelenjar prostat yang disebabkan adanya keseimbangan hormonal dalam tubuh sehingga terjadi hiperplasi (penambahan jumlah sel) pada kelenjar prostat

Dosis dan Aturan Pakai Hernis (Siau Chang Yeng Pil)

Dosis adalah takaran yang dinyatakan dalam satuan bobot maupun volume (contoh: mg, gr) produk kesehatan (obat, suplemen, dan lain-lain) yang harus digunakan untuk suatu kondisi medis tertentu serta frekuensi pemberiannya. Biasanya kekuatan dosis ini tergantung pada kondisi medis, usia, dan berat badan seseorang. Aturan pakai mengacu pada bagaimana produk kesehatan tersebut digunakan atau dikonsumsi. Berikut ini dosis dan aturan pakai Hernis (Siau Chang Yeng Pil):

Dewasa : 3 – 4 pil 3 kali sehari

Anak-anak : 1 – 2 pil 3 kali sehari

Cara Penyimpanan Hernis (Siau Chang Yeng Pil)

Simpan ditempat sejuk dan kering, terlindung dari cahaya matahari.

Kemasan dan Sediaan Hernis (Siau Chang Yeng Pil)

Dus @ Botol @ 60 pil @ 800 mg

Izin BPOM Hernis (Siau Chang Yeng Pil)

Setiap produk obat, suplemen, makanan, dan minuman yang beredar di Indonesia harus mendapatkan izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) yaitu suatu Badan Negara yang memiliki fungsi melakukan pemeriksaan terhadap sarana dan prasarana produksi, melakukan pengambilan contoh produk, melakukan pengujian produk, dan memberikan sertifikasi terhadap produk. BPOM juga melakukan pengawasan terhadap produk sebelum dan selama beredar, serta memberikan sanksi administratif seperti dilarang untuk diedarkan, ditarik dari peredaran, dicabut izin edar, disita untuk dimusnahkan, bagi pihak yang melakukan pelanggaran. Berikut adalah izin edar dari BPOM yang dikeluarkan untuk produk Hernis (Siau Chang Yeng Pil):

TR052442221

Harga Hernis (Siau Chang Yeng Pil)

Rp 55.000

Produsen Hernis (Siau Chang Yeng Pil)

Produsen obat (perusahaan farmasi) adalah suatu perusahaan atau badan usaha yang melakukan kegiatan produksi, penelitian, pengembangan produk obat maupun produk farmasi lainnya. Obat yang diproduksi bisa merupakan obat generik maupun obat bermerek. Perusahaan jamu adalah suatu perusahaan yang memproduksi produk jamu yakni suatu bahan atau ramuan berupa tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sari, atau campuran dari bahan-bahan tersebut yang telah digunakan secara turun-temurun untuk pengobatan. Baik perusahaan farmasi maupun perusahaan jamu harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Setiap perusahaan farmasi harus memenuhi syarat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sedangkan perusahaan jamu harus memenuhi syarat CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik) untuk dapat melakukan kegiatan produksinya agar produk yang dihasilkan dapat terjamin khasiat, keamanan, dan mutunya. Berikut ini nama perusahaan pembuat produk Hernis (Siau Chang Yeng Pil):

PT Citra Deli Kreasitama

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Hernis (Siau Chang Yeng Pil) Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Hernis (Siau Chang Yeng Pil), yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Hernis (Siau Chang Yeng Pil)?

Jika Anda lupa menggunakan Hernis (Siau Chang Yeng Pil), segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Hernis (Siau Chang Yeng Pil) Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Hernis (Siau Chang Yeng Pil)?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Hernis (Siau Chang Yeng Pil) yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2016, 19 Desember). Hernis (Siau Chang Yeng Pil). Diakses pada 10 Agustus 2020, dari https://www.farmasi-id.com/hernis-siau-chang-yeng-pil/


Format MLA (Modern Language Association)

"Hernis (Siau Chang Yeng Pil)". Farmasi-id.com. 19 Desember 2016. 10 Agustus 2020. https://www.farmasi-id.com/hernis-siau-chang-yeng-pil/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Hernis (Siau Chang Yeng Pil)", 19 Desember 2016, <https://www.farmasi-id.com/hernis-siau-chang-yeng-pil/> [Diakses pada 10 Agustus 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *