Griseofulvin

By | Oktober 19, 2020 | Farmasi-id.com > Kulit > Antijamur & Antiparasit Topikal > Griseofulvin

Griseofulvin adalah obat yang diminum untuk mengobati infeksi jamur pada kulit misalnya di selangkangan, paha, serta kulit kepala. Selain itu, obat ini juga dapat digunakan untuk infeksi jamur yang menyerang kuku kaki dan tangan.

Griseofulvin masuk ke daftar obat-obatan utama Badan Kesehatan Dunia atau WHO. Badan ini mengategorikan griseofulvin sebagai salah satu obat terpenting yang dibutuhkan dalam sistem kesehatan dasar. Griseofulvin tersedia dalam bentuk tablet dan cairan yang diminum.

 

Tentang Griseofulvin

Jenis obatAnti jamurGolonganObat resepManfaatMengobati infeksi yang disebabkan oleh jamur pada kulit dan kukuDikonsumsi olehDewasa dan anak-anakBentuk obatTablet dan cairan yang diminum

Peringatan:

  • Griseofulvin sebaiknya tidak digunakan oleh wanita hamil atau menyusui
  • Jika Anda adalah pasangan yang sedang berencana memiliki anak, kehamilan hanya boleh terjadi setelah masa pengobatan griseofulvin selesai. Untuk wanita, Anda baru boleh hamil setidaknya sebulan setelah masa pengobatan selesai. Sedangkan untuk pria, Anda baru boleh membuahi pasangan setidaknya 6 bulan setelah masa pengobatan selesai
  • Tanyakan dosis griseofulvin untuk anak-anak kepada dokter
  • Harap berhati-hati jika Anda menderita penyakit lupus, gangguan hati, dan porfiria
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter

Dosis Griseofulvin

Untuk orang dewasa, dosis griseofulvin berkisar antara 500-1000 mg per hari. Dosis ini biasanya untuk sekali minum per hari, namun tidak menutup kemungkinan dokter akan membaginya. Dosis biasanya akan disesuaikan dengan tingkat keparahan penyakit, kondisi kesehatan, dan respons pasien terhadap obat.

Untuk pasien anak-anak, dosis juga akan disesuaikan dengan berat badan mereka.

Mengonsumsi Griseofulvin dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan griseofulvin sebelum mulai mengonsumsinya.

Telanlah tablet griseofulvin dengan dibantu air minum. Obat ini sebaiknya dikonsumsi setelah makan agar bisa diserap secara maksimal oleh tubuh.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi griseofulvin pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi griseofulvin, disarankan segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Tapi jangan menggandakan dosis griseofulvin pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Durasi pengobatan dengan griseofulvin bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan infeksi. Pengobatan bisa berlangsung beberapa minggu atau bulan.

Jangan mengonsumsi alkohol ketika menggunakan griseofulvin karena efeknya dikhawatirkan dapat berbahaya bagi tubuh.

Pada beberapa kasus, griseofulvin dapat membuat kulit penggunanya menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Jika Anda mengalami hal ini, lindungilah kulit dari sinar matahari saat melakukan aktivitas di luar dan gunakan losion tabir surya.

Penting bagi Anda untuk tetap menggunakan griseofulvin walau kondisi tampulak sudah membaik atau paling tidak hingga dua minggu setelah gejala infeksi hilang. Hal ini dilakukan untuk memastikan infeksi benar-benar sembuh dan tidak kembali.

Ketika Anda menjalani pengobatan dengan griseofulvin, usahakan untuk tetap rutin menemui dokter agar perkembangan kondisi Anda bisa diketahui.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Griseofulvin

Sama seperti obat-obat lain, griseofulvin juga berpotensi menyebabkan efek sampuling. Beberapa efek samping yang biasa terjadi setelah mengonsumsi obat anti jamur ini adalah:

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Griseofulvin Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Griseofulvin, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Griseofulvin?

Jika Anda lupa menggunakan Griseofulvin, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Griseofulvin Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Griseofulvin?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Griseofulvin yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 16 Oktober). Griseofulvin. Diakses pada 25 Oktober 2020, dari https://www.farmasi-id.com/griseofulvin/


Format MLA (Modern Language Association)

"Griseofulvin". Farmasi-id.com. 16 Oktober 2020. 25 Oktober 2020. https://www.farmasi-id.com/griseofulvin/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Griseofulvin", 16 Oktober 2020, <https://www.farmasi-id.com/griseofulvin/> [Diakses pada 25 Oktober 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *