Grazeo

By | November 21, 2020 | Farmasi-id.com > Sistem Muskuloskeletal > Grazeo

KOMPOSISI:

Tiap tablet mengandung:

Grazeo 10
– Piroxicam 10 mg

Grazeo 20
– Piroxicam 20 mg

 

Indikasi:
– Untuk pengobatan gangguan muskuloskeletal akut, gout akut, rheumatoid arthritis, osteoarthritis, ankylosing spondylitis

Kontra Indikasi:

– Penderita yang hipersensitifterhadap piroxicam
– Penderita dengan obat anti inflamasi non steroid lainnya, atau dengan aspirin yang mengalami gejala asma, urthicaria, rhinitis, angio edema
– Penderita yang mempunyai riwayat tukak lambung, perforasi atau perdarahan lambung
– Penderita dengan tekanan darah sistolik

Efek Samping:

– Terjadi gangguan gastrointestinal, misalnya ulkus peptikum, perih, mual, gangguan epigastrik, gangguan abdominal, konstipasi, diare dan flatulen
– Kadang-kadang timbul edema, pusing, sakit kepala, pruritis, rash, somnolen, serta penurunan hemoglobin dan hematokrit
– Kadang-kadang alergic, asma, renal, dan hepatik

PERINGATAN:

– Kejadian Trombotik Kardiovaskuler Uji klinis dengan berbagai COX-2 selektif dan AINS nonselektif sampai dengan tiga tahun menunjukkan peningkatan resiko trombotik Kardiovaskuler (KV) serius, infark miokard dan stroke, yang dapat berakibat fatal. Semua AINS, baik COX-2 selektif maupun non selektif, dapat menyebabkan resiko yang sama. Resiko meningkat pada pasien dengan penyakit KV atau memiliki faktor resiko penyakit KV. Untuk mengurangi resiko efek samping tersebut. AINS harus diberikan dengan dosis efektif terendah dan lama pengobatan sesingkat mungkin. Dokter dan pasien harus waspada terhadap terjadinya efek samping tersebut, walaupun tidak ada gejala KV sebelumnya. Pasien harus diberi informasi mengenai tanda dan/atau gejala KV serius dan langkah yang harus dilakukan jika tanda dan/atau gejala tersebut muncul

– Tidak ada bukti bahwa penggunaan bersama asetosal dapat mengurangi peningkatan resiko efek samping trombolik KV serius oleh AINS. Penggunaan AINS bersama dengan asetosal justru meningkatkan resiko efek samping serius pada saluran cerna (lihat PERINGATAN Saluran Cerna)

– Hipertensi AINS, termasuk GRAZEO, dapat menyebakan munculnya hipertensi baru atau Tnemperberat hipertensi yang sudah ada yang dapat berakibat pada peningkatan efek samping KV. AINS dapat menurunkan efek anti hipertensi Tiazid atau diuretik kuat AINS, termasuk GRAZEO, harus digunakan dengan hati-hati pada pasien hipertensi. Tekanan darah harus dimonitor sejak awal dan selama terapi dengan AINS

– Gagal Jantung Kongestif dan Edema Retensi cairan dan edema telah terlihat pada beberapa pasien yang menggunakan AINS. GRAZEO harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan retensi cairan atau gagal jantung

– Saluran Cerna-Resiko Ulserasi, Pendarahan, dan Perforasi AINS, termasuk Grazeo dapat menyebabkan efek samping saluran cerna serius, termasuk inflamasi, pendarahan, ulserasi, dan perforasi lambung dan usus yang dapat berakibat fatal. Efek Samping serius ini dapat terjadi kapanpun, dengan atau tanpa gejala peringatan. Hanya satu dari 5 pasien yang mengalami efek samping serius pada saluran cerna atas yang menunjukkan gejala Ulkus pada saluran cerna atas, perdarahan atau perforasi yang disebabkan AINS terjadi pada sekitar 1% pasien yang diobati selama 3 – 6 bulan, dan pada kira-kira 2-4% pasien yang diobati selama satu tahun. Penggunaan yang lebih lama cenderung meningkatkan kemungkinan terjadinya efek samping seluruh saiuran cerna serius. Namun terapi jangka pendek bukan berarti tanpa resiko. AINS harus diresepkan dengan sangat hati-hati pada pasien yang memiliki riwayat penyakit tukak atau perdarahan saluran cerna. Pasien dengan riwayat tukak peptik dan/atau perdarahan saluran cerna yang menggunakan AINS memiliki resiko perdarahan saluran cerna 10 kali lipat dibandingkan dengan pasien tanpa faktor resiko tersebut. Faktor lain yang meningkatkan resiko terjadinya pendarahan saluran cerna adalah penggunaan bersama kortikosteroid atau antikoagulan oral, penggunaan AINS yang lama, merokok, penggunaan alkohol, usia lanjut, dan status kesehatan yang buruk. Sebagian besar laporan spontan efek samping saluran cerna fatal terjadi pada pasien usia lanjut atau pasien yang sangat lemah. Oleh karena itu perhatian khusus harus diberikan dalam mengobati populasi ini. Untuk mengurangi resiko efek samping saluran cerna pada pasien yang diobati dengan AINS, dosis efektif terendah harus diberikan dengan lama pengobatan sesingkat mungkin. Dokter dan pasien harus waspada terhadap tanda dan gejala ulcerasi dan perdarahan saluran cerna selama terapi dengan AINS. Jika dicurigai adanya efek samping saluran cerna yang serius, segera dilakukan evaluasi serta pengobatan tambahan. Untuk pasien beresiko tinggi, terapi alternatif yang tidak melibatkan AINS dapat dipertimbangkan

– Hati-hati penggunaan pada penderita dengan gangguan fungsi hati dan orang tua, gangguan fungsi ginjal, gangguan jantung, hipertensi, atau keadaan yang ada hubungannya dengan retensi cairan dalam tubuh

– Tidak dianjurkan pemakaian pada anak-anak, wanita hamil dan menyusui karena keamanannya belum diketahui secara pasti

– Pemakaian pada penderita tukak lambung harus dibawah pengawasan dokter. Piroxicam dan Aspirin tidak boleh diberikan secara bersamaan

– Penderita yang menerima antikoagulan secara oral, sulfonil urea, atau hidantoin harus dimonitor secara teliti

ATURAN PAKAI:
– Untuk gangguan Muskuloskeletal akut : Hari pertama dan kedua masing-masing 40 mg, selanjutnya 20 mg sehari selama 7-14 hari
– Untuk Gout akut : Dosis tunggal 40mg/hari, 4-6 hari berikutnya 40mg sehari dosis tunggal/terbagi
– Untuk osteoarthritis, rheumatoid arthritis, ankylosing spondylitis : 20 mg sehari sebagai dosis tunggal atau terbagi. Lama pemakaian cukup 3 hari karena pemakaian lebih dari 3 hari tidak memberi kemanfaatan dan mungkin ada efek samping yang meningkat

CARA PENYIMPANAN:
Simpan ditempat yang sejuk dan kering

Kemasan:
– Grazeo 10 dus, 5 strip @ 10 tablet No.Reg: DKL9431104110A1
– Grazeo 10 dus, 10 strip @ 10 tablet No.Reg: DKL 9431104110 A1
– Grazeo 20 dus, 5 strip @ 10 tablet No.Reg: DKL 9431104110 B1
– Grazeo 20 dus, 10 strip @ 10 tablet No.Reg: DKL 9431104110 B1

Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah Aman Menggunakan Grazeo Saat Mengemudi atau Mengoperasikan Mesin?

Jika Anda mengalami gejala efek samping seperti mengantuk, pusing, gangguan penglihatan, gangguan pernapasan, jantung berdebar, dan lain-lain setelah menggunakan Grazeo, yang dapat mempengaruhi kesadaran atau kemampuan dalam mengemudi maupun mengoperasikan mesin, maka sebaiknya Anda menghindarkan diri dari aktivitas-aktivitas tersebut selama penggunaan dan konsultasikan dengan dokter Anda.

Bagaimana Jika Saya Lupa Menggunakan Grazeo?

Jika Anda lupa menggunakan Grazeo, segera gunakan jika waktunya belum lama terlewat, namun jika sudah lama terlewat dan mendekati waktu penggunaan berikutnya, maka gunakan seperti dosis biasa dan lewati dosis yang sudah terlewat, jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat. Pastikan Anda mencatat atau menyalakan pengingat untuk mengingatkan Anda mengenai waktu penggunaan obat agar tidak terlewat kembali.

Apakah Saya Dapat Menghentikan Penggunaan Grazeo Sewaktu-waktu?

Beberapa obat harus digunakan sesuai dengan dosis yang diberikan oleh dokter. Jangan melebih atau mengurangi dosis obat yang diberikan oleh dokter secara sepihak tanpa berkonsultasi dengan dokter. Obat seperti antibiotik, antivirus, antijamur, dan sebagainya harus digunakan sesuai petunjuk dokter untuk mencegah resistensi dari bakteri, virus, maupun jamur terhadap obat tersebut. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

Jangan menghentikan penggunaan obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter, karena beberapa obat memiliki efek penarikan jika penghentian dilakukan secara mendadak. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini

Bagaimana Cara Penyimpanan Grazeo?

Setiap obat memiliki cara penyimpanan yang berbeda-beda, cara penyimpanan dapat Anda ketahui melalui kemasan obat. Pastikan Anda menyimpan obat pada tempat tertutup, jauhkan dari panas maupun kelembapan. Jauhkan juga dari paparan sinar Matahari, jangkauan anak-anak, dan jangkauan hewan.

Bagaimana Penanganan Grazeo yang Sudah Kedaluwarsa?

Jangan membuang obat kedaluwarsa ke saluran air, tempat penampungan air, maupun toilet, sebab dapat berpotensi mencemari lingkungan. Juga jangan membuangnya langsung ke tempat pembuangan sampah umum, hal tersebut untuk menghindari penyalahgunaan obat. Hubungi Dinas Kesehatan setempat mengenai cara penangangan obat kedaluwarsa.
Cara Mengutip Untuk Daftar Pustaka
Jika Anda ingin mengutip tulisan ini pada daftar pustaka, Anda bisa melakukannya dengan menggunakan berbagai format berikut ini:

Format APA (American Psychological Association)

Farmasi-id.com. (2020, 21 November). Grazeo. Diakses pada 3 Desember 2020, dari https://www.farmasi-id.com/grazeo/


Format MLA (Modern Language Association)

"Grazeo". Farmasi-id.com. 21 November 2020. 3 Desember 2020. https://www.farmasi-id.com/grazeo/


Format MHRA (Modern Humanities Research Association)

Farmasi-id.com, "Grazeo", 21 November 2020, <https://www.farmasi-id.com/grazeo/> [Diakses pada 3 Desember 2020]


Bagikan ke Rekan Anda
Berikan Ulasan Produk Ini

Seberapa Baik Produk Ini?

Klik bintang untuk memberi peringkat!

Peringkat rata-rata: 0 / 5. Jumlah pemberi peringkat: 0

Belum ada pemeringkatan, jadilah yang pertama.

Leave a Reply

Email address will not be published. Required fields are marked *